IKLAN PRODUK HUBUNGI ADMIN

Oct 26, 2014

Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pendega : Sejarah Pembentukannya

sumber : google image

Awal Pembentukan

Keputusan Muker Ampuda III
  • Muker Ampuda atau Musyawarah Kerja Andalan Pusat dan Daerah III dilaksanakan di Pasar MInggu Jakarta tanggal 4 sampai dengan 8 Agutsus 1966.Salah satu keputusan dari Muker Ampuda III adalah : Para Pramuka Penegak Pandega diberi kesempatan untuk bergerak dengan membentuk badan pimpinan dari mereka, oleh mereka dan untuk mereka, di bawah pimpinan mereka sendiri. Badan pimpinan itu merupakan badan pembantu kwartir yang bersangkutan dalam  menggerakkan Pramuka Penegak Pandega.
Keputusan  Perpanitera 1
  • Secara Nasional, Dewan Kerja terbentuk melalui Pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega Puteri Putera Nasional ke 1 (PERPPANITERANAS I) yang diselenggarakan di Bogor pada tanggal 21-26 Agustus 1969 bertempat di desa Cimanggis, kecamatan Cimanggis, Kabupaten Bogor Jawa Barat. 
  • Agenda Pokok Perpanitera 1 adalah : (a) Mengadakan musyawarah untuk  menetapkan cara kerja dan  pengorganisasian dalam penggerakan pramuka penegak dan pandega serta memilih dan membentuk Dewan Kerja Penegak Pandega tingkat nasional. (b) menyusun program kegiatan yang kreatif, rekreatif da relevan bagi penagak pandega. (c) mempererat tali persaudaraan di kalangan penegak dan pandega. (d) meningkatkan pengetahuan, pengalaman dan ketrampilan para penegak dan pandega. (e) Memantapkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Mahas Esa.
  • Pada saat itu sebelum DKN terbentuk beberapa Kwartir Daerah telah memiliki wadah pembinaan seperti Dewan Kerja tetapi keberadaannya belum diatur secara nasional. Baru kemudia melalui pertemuan Pamuka Penegak dan PERPPANITERANAS I diperoleh kesepakatan membentuk badan yang mengelola Pramuka Penegak dan Pandega dalam Kwartir yang disebut Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega.
  • Dalam PERPPANITERANAS I yang diselenggarakan oleh Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega dengan bimbingan Andalan Nasional disepakati bahwa untuk pengelolaan Pramuka Penegak dan Pandega tidak diadakan pemisahan antara peserta didik putera tan puteri. Dasar pemikiran tidak diterapkannya sistem satuan terpisah dalam pengelolaan Pramuka Penegak dan Pandega mengingat bahwa Dewan Kerja merupakan “satuan gerak” bukan “satuan bina” sekaligus disesuaikan dengan kebijakan nasional tentang pengorganisasian pengurus Gerakan Pramuka bahwa hanya ada satu organisasi Gerakan Kepanduan di Indonesia. Tidak ada organisasi Gerakan Kepanduan Putera saja atau puteri saja.
  • Pembentukan DKN yang pertama adalah pada Perppanitra I di Cimanggis, Agustus 1969, dan terpilih ketuanya sdr. SUNYOTO dari DKI, dan pada PW Nas II Gisting dia juga yang memimpin Muspanitra I, diikuti DKD seluruh Indonesia yg ada pada roasi terakhir PW saat itu.
Dari Perpanitera ke Musppanitera
  • Sejarah Musspanitera dimulai dari Pelaksanaan PW Nasional kedua tahun 1971. Lokasi di Gisting, Lampung - Kegiatan Pembuatan DAM irigasi dan penghijauan - inilah cikal bakal dari pelaksanaan Musppanitra nasional II.
  • Musspanitera Nasional III dilaksanakan di PW Nasional ketiga tahun 1974 lokasi di Minasa te’ne, Sulsesl – kegiatan proyek pemukiman kembali. 
  • Hasil Musppanitera Nasional III ini adalah keputusan kwartir nasional nomor 106/1974 tentang petunjuk penyelenggaran dewan kerja. Berdasar Jukran tersebut untuk pertama kali ketua dan wakil ketua DKN masuk dalam jajaran Andalan Nasional. Pelaksanaan LPK Nasional 1 tahun 1975
  • Musppanitra nasional III Tahun 1978 – Lokasi Pusdika Cibubur, Jakarta. Peserta utusan 17 DKD seluruh Indonesia, denngan keputusan  : (a) karena dirasakan belum sempurna, maka DKN berikutnya ditugasnyak membuat pola pembinaan penegak pandega dan menyempurnakan PPDK. (b) mengkonsep kembali dan melaksanakan LPK. (c)  Agar paling lambat pada sidang paripurna 1980, seluruh kwarda sudah membentuk DKD (27 Kwarda)

Catatan :
Materi ini masih bersifat rintisan, sedang dilakukan riset untuk melengkapi sejumlah data yang masih kurang.

Lihat entry/topik terkait :
Sumber
  • Buku "Patah Tumbuh Hilang Berganti, 75 Tahun Kepanduan dan Kepramukaan", Kwarnas Gerakan Pramuka, Jakarta,  1987
  •  https://www.facebook.com/supriadi.kala?fref=nf



Share:

DAPATKAN APLIKASI ENSIKOPEDIA PRAMUKA DI GOOGLE PLAY FREE

DAPATKAN APLIKASI ENSIKOPEDIA PRAMUKA DI GOOGLE PLAY FREE

FACEBOOK FAN

PENGGUNAAN METODE DISCOVERY UNTUK MENANAMKAN NILAI-NILAI KODE KEHORMATAN PRAMUKA

PENGGUNAAN METODE DISCOVERY UNTUK MENANAMKAN NILAI-NILAI KODE KEHORMATAN PRAMUKA
Meski metode ini awalnya digunakan untuk pelatihan science namun dengan modifikasi dan kreativitas metode ini menarik untuk dijadikan metode pendidikan dan penanaman nilai-nilai yang terkandung dalam kode kehormatan pramuka. (Klik gambar untuk baca artikel selengkapnya)

INFO ENTRY/TOPIK

Hingga hari ini ensiklopediapramuka on line ini telah memuat 680 entry/topik tentang Gerakan Pramuka, Pramuka & Kepramukaan. Semoga dapat memenuhi harapan para pembaca untuk lebih memahami dan dapat menerapkan pendidikan kepramukaan dengan lebih baik. Silakan klik abjad pada daftar isi yang terkait dengan tema yang anda butuhkan, maka anda akan terhubung dengan tulisan lengkap terkait dengan tema dimaksud. Salam.

JUMLAH PENGUNJUNG

DAFTAR ISTILAH KEPRAMUKAAN INDONESIA - INGGRIS

DAFTAR ISI ENSIKLOPEDI : BERDASAR ABJAD (KLIK "ABJAD" UNTUK MEMILIH TOPIK YANG DIBUTUHKAN)

ENTRI/TOPIK TERPOPULER