Berkemah : Tenda Bentuk & Jenisnya



Bentuk Tenda, 
Bentuk tenda bermacam-macam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk memudahkan mengenali perbedaan bentuk tenda, selain dari bentuk kainnya, dapat juga dibedakan dari jumlah tiangnya. Dari jumlah tiang bisa dibedakan antara tenda bertiang satu  dan tenda bertiang dua.

Tenda bertiang satu
  • bentuk runjung,
  • bentuk huruf A, 
  • bentuk huruf A bersegi lima.


 Bentuk Runjung.
 Kurang bermanfaat untuk jika digunakan untuk beregu.
 Bentuk ini memerlukan banyak alat tenda namun malah
 banyak pula tempat/ruang  yang terbuang.



Bentuk Huruf A Rendah,
Biasanya digunakan sebagai tenda pelindung dan tenda untuk  satu orang. Tenda- satu orang dapat juga diberi beratap lapis dua, untuk menahan air hujan. Ukuran tenda satu orang: tinggi 1 m, lebar 1,10 m dan panjang 2,5 m. Ujung sebelah dalam dapat digunakan untuk menyimpan alat-alat makan, barang-barang pribadi, dan lain-lain. Bila akan digunakan 2 orang, sebelah ujung dapat dinaikkan sedikit dan dilebarkan sedikit, sehingga terasa lapang, lihat gambar di bawah ini :





Bentuk Huruf A Tinggi
Bentuk tenda ini baik untuk digunakan 2 orang dan memberi keleluasaaan untuk duduk di dalamnya. Bentuk ini juga mudah dipasang dan mudah pula dibuatnya, karena kain yang digunakan tidak perlu dipotong-potong dan dijahit kembali. (lihat gambar di samping kiri)


Kain yang digunakan berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran: lebar 1,9 m, panjang 3,2 rn. Untuk lipatan ke dalam masing-masing sisi ditambah 0,2 m. Kalau tenda ini didirikan akan memiliki ukuran:tinggi 1,6 m,lebar bawah 2 m,dan dalam 1 m. (lihat Gbr 1)


Pada dinding belakang dibuat jendela berkelambu yang memiliki penutup (dapat digulung). Untuk mengencangkan dinding tenda pada kedua sudut dinding bagian belakang sebaiknya diberi bertali yang direntang dari puncak tiang ke penjuru bawah belakang. Untuk memasang tali itu, di kedua penjuru bawah dibuat lubang yang letaknya di bawah gelang-gelang pemancang pasak. Banyaknya gelang-gelang untuk tenda bentuk ini 7 buah, yaitu: di keempat penjuru 4, di tengah-tengah sisi dinding berlubang angin 1, dan di kedua pintu 2. Bila tidak ada tiang tenda, puncak tenda dapat digantung dengan tali pada sebuah dahan kayu, Nampak seperti kelambu gantung (lihatgambar disamping kanan)



Tenda ini dapat juga digunakan untuk 4 orang dengan cara memasangnya seperti tenda dinding biasa, dengan ukuran tinggi 1,5 m, lebar 2 m, dan dalam 2,1 m (lebar kain). Untuk pintu terpaksa ditambah kain lain yang dipasang dengan peniti. (lihat gambar disamping kiri)



Bentuk Huruf A Bersegi Lima
Perbedaannya dengan bentuk huruf A Tinggi, sebelah belakang tenda ini dilebihkan sehingga bersegi lima. Pada bagian bawah tenda ini diberi tambahan dinding, supaya tenda memiliki ukuran tinggi 1,6 m. Sedangkan bila tidak diberi tambahan, tinggi tenda hanya 1,,2 m. Tambahan sudut merupakan tambahan ruang yang dapat digunakan untuk menyimpan barang-barang pribadi. Tenda bentuk ini dapat digunakan untuk 3 orang, seperti gambar di bawah ini.




Tenda bertiang dua buah
  • bentuk lancip,
  • bentuk huruf A,
  • bentuk pondok.

Bentuk Lancip
Bentuk tenda yang beratap lancip ini kurang praktis digunakan (lihat gambar di bawah ini)

Bentuk Huruf A
Bentuk tenda ini biasa dipakaisebagaitenda pelindung (shelter) dan sebagai serambi dari tenda regu atau tenda pimpinan.


Bila tenda pelindung ini akan disempurnakan bentuknya dapat ditambah bagian belakangnya, tambahan ini dapat digunakan untuk menyimpan barang-barang pribadi pekemah.
Untuk menjaga lubang angin pada pintu tenda dari sinar matahari langsung, atap bagian depin dapat diperpanjang. Lebih sempurna lagi bila ditambahkan atap kedua untuk menahan air hujan dan panas matahari

Bentuk Pondok
Bentuk pondok ini sangat digemari para pekemah dalam jumlah lebih dari 2 orang. perbedaan utama dari tenda bentuk huruf A, tenda pondok ini berdinding tegak lurus, selain dinding atapnya yang miring. Keuntungannya agak leluasa untuk dudut atau membungkuk didalamnya. Jika  lebih tinggi lagi dinding tegak lurusnya  akan menjadikan  atap tenda lebih naik lagi. Tenda untuk 2 orang berukuran: tinggi 1 m, lebar 1,3 m, panjang/dalam 2 m, dan tinggi dinding tegak 0,4m.


Tenda regu lazim  menggunakan bentuk pondok dengan ukuran yang lebih besar agar dapat menampung 8 orang anggota regu.  Tenda regu dapat berupa satu tenda bentuk pondok  yang masing-masing dihuni Sanggota regu atau terdiri dari dua tenda bentuk pondok yang masing-masing dihuni 4 anggota dan dipisahkan oleh serambi.



Bila satu tenda yang digunakan, atap kedua dapat diperluas sehingga membentuk serambi juga. Ukuran tenda regu (satu tenda)  adalah : tinggi 1,6 m, lebar 2,7 m, dan panjang/dalam 4 m. Atap kedua berukuran lebih lebar 0 ,2 m dari tenda regu  yang ditutupinya,  0,15 m lebih tinggi ketika dipasang dari tenda di bawahnya dan 1,5 m lebih luas ke depan untuk serambi.
 


Bila dua tenda ½ regu yang digunakan, masing-masing tenda berukuran: tinggi 1,6 m, lebar 2,1 m, dan panjangnya 2 m. Atap kedua dipakai 3 lembar, 2 lembar di atas 2 tenda dan 1 lembar sebagai serambi penghubung 2 tenda ½ regu tersebut.



Lihat topik/entri terkait :



Sumber :
Buku Petunjuk Praktis Berkemah, Idik Sulaeman, Penerbit Grameda Jakarta, 1983
Buku Pedoman Kepramukaan, Kwarnas Gerakan Pramuka, Penerbit Kedai Pramuka Kwarnas, 1980




Lebih baru Lebih lama