Postingan

TOPIK TERPOPULER

SISTEM TANDA KECAKAPAN (KURIKULUM & RAPORT) KEPRAMUKAAN

Gambar
  PENGANTAR Mengacu pada UU N0 12 Tahun 2010   tentang Gerakan Pramuka, pada Pasal 7   ayat 2 disebutkan bahwa   Kegiatan pendidikan kepramukaan dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan spiritual dan intelektual, keterampilan, dan ketahanan diri yang dilaksanakan melalui metode belajar interaktif dan progresif. Selanjutnya pada Pasal 7 aya3, disebutkan bahwa metode belajar interaktif dan progresif diwujudkan melalui interaksi:   pengamalan kode kehormatan pramuka; kegiatan belajar sambil melakukan; kegiatan yang berkelompok, bekerja sama, dan berkompetisi;   kegiatan yang menantang; kegiatan di alam terbuka;   kehadiran orang dewasa yang memberikan dorongan dan dukungan; penghargaan berupa tanda kecakapan; dan satuan terpisah antara putra dan putri. Pada Pasal 9, dijelaskan lebih lanjut bahwa kecakapan Pramuka terdiri dari Kecakapan Umum dan Kecakapan Khusus. Sistem Tanda Kecakapan merupakan salah satu butir dalam Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan. Yang tercantum dalam Dalam Ang

VIRTUAL EVENT PRAMUKA : MENYUSUN RUNDOWN (URUTAN & TEKNIK PENYAJIAN ACARA)

Gambar
   PENGANTAR Rundwon dalam sebuah pelaksanaan virtual event,  secara umum dapat dimaknai sebagai susunan atau urutan penyajian tiap segmen acara yang telah disiapkan sebelumnya. Rundown sangat penting sajian acara virtual event dapaat  ditonton secara menarik, mengalir dari satu segmen ke segmen berikutnya, dinamis atau tidak menjemukan, interaktif dan partisipatif atau mampu memberi ruang audiens/ pemirsa  untuk berinteraksi dan berpartisaspi.   Rundown memiliki posisi yang penting, sebab walaupun kita memiliki  segmen-segmen acara yang bagus, namun susunan atau urutannya tidak tertata dengan baik,  sajian acara virtual yang dilaksanakan dapat menjemukan para penontonya. Rundown memiliki banyak fungsi, Bagi penonton, rundown harus menjadi susunan acara yang memikat sehingga penonton terpuaskan dan mampu bertihan melihat acara dari awal sampai akhirt. Bagi panitia, rundown merupakan alat kordinasi kerja baik pada saat persiapan, pelaksanaan maupun evelaui. Yang dimaksud dengan alat

VIRTUAL EVENT PRAMUKA : JENIS-JENIS FORMAT KONTEN VIRTUAL EVENT

Gambar
   Gambar Ilustrasi, hanya sekedar contoh   PENGANTAR Virtual Event yang menarik bersifat multi sesi atau kalau dalam acara TV disebut varietyshow (acara multi segmen) dan multi poin atau terdapat beberapa titik/partisipan yang akan dilibatkan sebagai pengisi acara dan tampil secara langsung.    Virtual event dalam bentuk multi sesi atau vairiety show memerlukan proses kreatif untuk merencanakan, memproduksi dan menyajikan beragam format konten yang dibutuhkan. Sebagaimana acara TV, terdapat banyak sekali format konten yang dapat dirancang untuk keperluan viertual event. Namun demikian pemilihan variasi format konten harus betul-betul dirancang secara selektif, agar warna-warni penyajian kontennya tetap menarik, dapat dilihat benang merahnya, bisa dibedakan mana konten inti dan mana tambahan, serta penempatan tiap konten diatur dalam sebuah rundown (urutan acara) yang menarik, indah, nyaman dan enak dilihat dan didengar. Sebaiknya hindari virtual event dengan format konten tu

VIRTUAL EVENT PRAMUKA : TATA KELOLA & ORGANISASI PELAKSANA

Gambar
    PENGANTAR Vietual event dapat dilaksanakan dengan cara sederhana misalnya webinar, diskusi daring, pelatihan online dsb, hingga dilaksanakan dengan materi yang cukup komplek – multi sessi – multi point seperti Pesta Saiaga, Jambore, Raimuna, Perkemahan Wirakarya, Upacara Hari Pramuka, Upacara Ulang Tahun Gudep, dsb. Tentu semakin sederhana acara akan semakin sederhana pula tata kelola dan pengorganisasian tim pelaksana, sebaliknya semakin komplek acara akan membutuhkan pula tata kelola yang lebih komplek dan tim pelaksana yang lebih banyak. untuk dapat menyajikan sebuah virtual event yang menarik, multi sessi (beragam acara), multi point (disiarkan dari beragam tempat dimana partisipan berada), dibutuhkan tata kelola yang membedakan penanganan fungsi-fungsi tertentu. Fungsi-fungsi tersebut selanjutnya disususn dalam sebuah struktrur organisasi sesuai kebutuhan. Makin sederhana virtual event memungkinkan beberapa fungsi digabung menjadi satu dan ditangani oleh satu unit orga