IKLAN PRODUK HUBUNGI ADMIN

Jun 1, 2013

Kata Kerja Operasional : Alat Bantu Merumuskan Tujuan Latihan Kepramukaan




Arti Penting Merumuskan Tujuan Latihan
Salah satu fungsi tertinggi dan puncak tugas seorang Pembina Pramuka adalah sebagai Perencana Latihan dan Kegiatan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Faktor-faktor yang harus diperhatikan oleh seorang Pemina Pramuka dalam menyusun perencanaan kegiatan dan latihan adalah :
  • Tujuan apa yang ingin dicapai
  • Materi apa yang akan diberikan
  • Metode dan sarana prasarana seperti apa yang dipilih
  • Prosedur evaluasi apa yang akan dipakai untuk melihat/mengobservasi perubahan perilaku peserta didik.
Faktor-faktor di atas disusun dan dirumusan secara komprehensif agar latihan kepramukaan tidak menjemukan dan stagnan. Untuk itu dalam merumuskan faktor-faktor di atas penting untuk mempertimbangkan :
  • Aspirasi, keinginan dan lingkungan peserta didik
  • Perbedaan indivisual (individual differences) antar peserta didik
  • Kecerdasan, minat dan bakat khusus masing-masing peserta didik
  • Perkembangan jasmani dan kesehatan masing-masing peserta didik
  • Kecenderungan emosi dan karakter peserta didik
  • Hobi dan penggunaan waktu senggang
  • Lingkungan sosial budaya
  • Latar belakang keluarga, dll.

Merumuskan Tujuan Latihan Kepramukaan
Tujuan latihan kepramukaan adalah memuat gambaran perubahan perilaku peserta didik setelah mengikuti latihan dan kegiatan kepramukaan  baik menyangkut tertatanamnya  nilai-nilai yang baik, luhur, pantas, benar, dan indah untuk kehidupan, meningkatnya pemahaman dan penguasaan terhadap ilmu pengeahuan dan meningkatnya kemampuan menguasai ketrampilan tertentu yang berguna bagi diri, kelarga, masyarakat, bangsa dan umat manusia.

Tujuan latihan kepramukaan adalah tujuan yang ingin dicapai berdasar materi latihan rutin/mingguan atau tujuan kegiatan tertentu. Pencapaian tujuan ini merupakan bagian dari upaya pencapaian pencapaian tujuan satuan dan tujuan umum Pendidikan kepramukaan. Kemampuan para Pembina Pramuka merumuskan tujuan latihan pramuka mingguan akan bermanfaat dalam hal :
  • Menghindari terjadinya latihan kepramukaan sebaga hal yang rutin/tidak ada inovasi
  • Menghindari terjadinya ketidaksambungan antara aspirasi peserta didik dengan materi yang diberikan
  • Menghindari pemborosan waktu kegiatan
  • Tidak adanya fokus dan tujuan yang harus dicapai bersama sehingga para peserta didik tidak termotivasi untuk berprestasi dan berkarya
  • Tidak adanya alat/instrumen evaluasi untuk mengukur perubahan perilaku peserta didik, dll.

Kata Kerja Operasional
Dibawah ini adalah daftar kata kerja operasional yang dapat dijadikan sebagai alat bantu merumuskan tujuan latihan kepramukaan sekaligus menunjukan target ubahan perilaku para peserta didik setelah mengikuti agenda latihan kepramukaan tertentu.


Ranah Kognitif
  • Pengetahuan : Mengutip, Menyebutkan, Menjelaskan, Menggambar, Membilang, Mengidentifikasi, Mendaftar, Menunjukkan, Memberi label, Memberi indeks, Memasangkan, Menamai, Menandai, Membaca, Menyadari, Menghafal, Meniru, Mencatat, Mengulang, Mereproduksi, Meninjau, Memilih, Menyatakan, Mempelajari, Mentabulasi, Memberi kode, Menelusuri, Menulis
  • Pemahaman : Memperkirakan, Menjelaskan, Mengkategorikan, Mencirikan, Merinci, Mengasosiasikan, Membandingkan, Menghitung, Mengkontraskan, Mengubah, Mempertahankan, Menguraikan, Menjalin, Membedakan, Mendiskusikan, Menggali, Mencontohkan, Menerangkan, Mengemukakan, Mempolakan, Memperluas, Menyimpulkan, Meramalkan, Merangkum, Menjabarkan
  • Penerapan : Menugaskan, Mengurutkan, Menerapkan, Menyesuaikan, Mengkalkulasi, Memodifikasi, Mengklasifikasi, Menghitung, Membangun , Membiasakan, Mencegah, Menentukan, Menggambarkan, Menggunakan, Menilai, Melatih, Menggali, Mengemukakan, Mengadaptasi, Menyelidiki, Mengoperasikan, Mempersoalkan, Mengkonsepkan, Melaksanakan, Meramalkan, Memproduksi, Memproses, Mengaitkan, Menyusun, Mensimulasikan, Memecahkan, Melakukan, Mentabulasi, Memproses, Meramalkan
  • Analisis : Menganalisis, Mengaudit, Memecahkan, Menegaskan, Mendeteksi, Mendiagnosis, Menyeleksi, Merinci, Menominasikan, Mendiagramkan, Megkorelasikan, Merasionalkan, Menguji, Mencerahkan, Menjelajah, Membagankan, Menyimpulkan, Menemukan, Menelaah, Memaksimalkan, Memerintahkan, Mengedit, Mengaitkan, Memilih, Mengukur, Melatih, Mentransfer
  • Sintesis :  Mengabstraksi, Mengatur, Menganimasi, Mengumpulkan, Mengkategorikan, Mengkode, Mengombinasikan, Menyusun, Mengarang, Membangun, Menanggulangi, Menghubungkan, Menciptakan, Mengkreasikan, Mengoreksi, Merancang, Merencanakan, Mendikte, Meningkatkan, Memperjelas, Memfasilitasi, Membentuk, Merumuskan, Menggeneralisasi, Menggabungkan, Memadukan, Membatas, Mereparasi, Menampilkan, Menyiapkan Memproduksi, Merangkum, Merekonstruksi
  • Penerapan : Membandingkan, Menyimpulkan, Menilai, Mengarahkan, Mengkritik, Menimbang, Memutuskan, Memisahkan, Memprediksi, Memperjelas, Menugaskan, Menafsirkan, Mempertahankan, Memerinci, Mengukur, Merangkum, Membuktikan, Memvalidasi, Mengetes, Mendukung, Memilih, Memproyeksikan
Ranah Afektif
  • Menerima : Memilih, Mempertanyakan, Mengikuti, Memberi, Menganut, Mematuhi, Meminati
  • Menanggapi : Menjawab, Membantu, Mengajukan, Mengompromika, Menyenangi, Menyambut, Mendukung, Menyetujui, Menampilkan, Melaporkan, Memilih, Mengatakan, Memilah, Menolak
  • Menilai : Mengasumsikan, Meyakini, Melengkapi, Meyakinkan, Memperjelas, Memprakarsai, Mengimani, Mengundang, Menggabungkan, Mengusulkan, Menekankan, Menyumbang
  • Mengelola : Menganut, Mengubah, Menata, Mengklasifikasikan, Mengombinasikan, Mempertahankan, Membangun, Membentuk pendapat, Memadukan, Mengelola, Menegosiasi, Merembuk
  • Menghayati : Mengubah perilaku, Berakhlak mulia, Mempengaruhi, Mendengarkan, Mengkualifikasi, Melayani, Menunjukkan, Membuktikan, Memecahkan
Ranah Psikomotor
  • Menirukan : Mengaktifkan, Menyesuaikan, Menggabungkan, Melamar, Mengatur, Mengumpulkan, Menimbang, Memperkecil, Membangun, Mengubah, Membersihkan, Memposisikan, Mengonstruksi
  • Memanipulasi : Mengoreksi, Mendemonstrasikan, Merancang, Memilah, Melatih, Memperbaiki, Mengidentifikasikan, Mengisi, Menempatkan, Membuat, Memanipulasi, Mereparasi, Mencampur
  • Pengalamiahan : Mengalihkan, Menggantikan, Memutar, Mengirim, Memindahkan, Mendorong, Menarik, Memproduksi, Mencampur, Mengoperasikan, Mengemas, Membungkus
  • Artikulasi : Mengalihkan, Mempertajam, Membentuk, Memadankan, Menggunakan, Memulai, Menyetir, Menjeniskan, Menempel, Menseketsa, Melonggarkan, Menimbang

Contoh Penerapan Kata Kerja Operasional untuk Merumuskan 
Tujuan Latihan Kepramukaan

Agenda Latihan
Seorang Pembina Pramuka akan melatih peserta didiknya  morse dan semaphore. Ia ingin agar para peserta didik tidak sekedar terampil tetapi mampu menghayati morse dan semphore sebagai media komunikasi lama di tengah berbagai media komunikasi modern. Kakak Pembina juga ingin menanamkan  empati  terhadap perkembangan teknologi komunikasi dari masa ke masa.

Perumusan Tujuan
Untuk mencapai keinginan tersebut, maka tujuan latihan morse dan semapore dapat dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasiona sbb :
  1. Peserta didik mampu mendemontrasikan morse dan semaphore sebagai media komunikasi secara benar (ranah psikomotorik - memanipulasi)
  2. Peserta didik mampu membandingkan morse dan semaphore sebagai media komunikasi lama dengan berbagai perangkat media komunikasi baru seperti handphone, radio, telepon, dll. (ranah kognitif - pemahaman)
  3. Peserta didik  mampu mengubah perilakunya dalam menggunakan media berkomunikasi agar lebih tepat guna dan berdaya guna, tidak boros, tidak berbohong/jujur dalam berkomunikasi, jelas dalam berkomunikasi, dll (ranah  afektif - menghayati)
Materi & Metode
Dengan menetapkan tujuan seperti di atas maka Kakak Pembina dengan sendirinya akan melatih morse dan semaphore tidak sekedar bisa terampil tetapi juga berupaya untuk menyajikan materi morse dan semaphore dibandingkan dengan media komunikasi modern. Agar menarik perbandingan-perbandingan itu dilakukan dengan metode permainan, studi kasus, demonstrasi, dsb.

Ilustrasi di atas menunjukan bahwa agenda latihan yang sama akan dapat dikembangkan dengan materi dan metode yang berbeda karena adanya variasi tujuan yang ingin dicapai.


Selamat memandu dengan penuh inovasi. Salam Pramuka


Lihat topik/Entru terkait :

Sumber :
ART Gerakan Pramuka (Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka No. 203 tahun 209)
http://www.psb-psma.org
http://www/id.wikipedia.org
http://www.file.upi.edu

Share:

DAPATKAN APLIKASI ENSIKOPEDIA PRAMUKA DI GOOGLE PLAY FREE

DAPATKAN APLIKASI ENSIKOPEDIA PRAMUKA DI GOOGLE PLAY FREE

FACEBOOK FAN

PENGGUNAAN METODE DISCOVERY UNTUK MENANAMKAN NILAI-NILAI KODE KEHORMATAN PRAMUKA

PENGGUNAAN METODE DISCOVERY UNTUK MENANAMKAN NILAI-NILAI KODE KEHORMATAN PRAMUKA
Meski metode ini awalnya digunakan untuk pelatihan science namun dengan modifikasi dan kreativitas metode ini menarik untuk dijadikan metode pendidikan dan penanaman nilai-nilai yang terkandung dalam kode kehormatan pramuka. (Klik gambar untuk baca artikel selengkapnya)

INFO ENTRY/TOPIK

Hingga hari ini ensiklopediapramuka on line ini telah memuat 680 entry/topik tentang Gerakan Pramuka, Pramuka & Kepramukaan. Semoga dapat memenuhi harapan para pembaca untuk lebih memahami dan dapat menerapkan pendidikan kepramukaan dengan lebih baik. Silakan klik abjad pada daftar isi yang terkait dengan tema yang anda butuhkan, maka anda akan terhubung dengan tulisan lengkap terkait dengan tema dimaksud. Salam.

JUMLAH PENGUNJUNG

DAFTAR ISTILAH KEPRAMUKAAN INDONESIA - INGGRIS

DAFTAR ISI ENSIKLOPEDI : BERDASAR ABJAD (KLIK "ABJAD" UNTUK MEMILIH TOPIK YANG DIBUTUHKAN)

ENTRI/TOPIK TERPOPULER