Rubrik Penilaian Giat Orientering dalam Kepramukaan

 


Orientering sebagai kegiatan kepramukaan harus diletakkan sebagai alat pendidikan. Oleh sebab itu penilaian dan evaluasi terhadap kegiatan ini sangatlah penting.   Dalam tulisan ke 4ini, penulis akan membahas Rubrik Penilaian Giat Orientering, melengkapi 4 tulisan sebelumnya. 

  

FOKUS PADA PENILAIAN KARAKTER 

Prinsip: Menilai proses, bukan kecepatan. Maksudnya "penilaian"  dalam kegiatan orientering tidak didasarkan pada siapa yang paling cepat mencapai titik, tetapi pada bagaimana peserta menjalani proses untuk mencapai titik tersebut. Kakak Pembina sudah memahami jika yang dinilai kecepatan, maka yang dihargai adalah siapa paling cepat, peserta cenderung terburu-buru, sering mengabaikan kompas dan peta, bisa mengurangi kerja sama regu.

Pada sisi lain jika yang diniali "proses" maka Kakak Pembina akan mendapatkan yang dihargai adalah mereka yang  memiliki cara berpikir paling fokus dan efektif, cara membaca peta dengan cermat dan fokus, cara berdiskusi dan mengambil keputusan dalam regu, cara menyelesaikan  perjalanan atau tugas regu dengan kompak.

Ketika Kakak Pembina menilai proses dan bukan kecepatan sejatinya sedang menempatkan cara peserta belajar sebagai hal utama. Dalam orientering, yang dinilai bukan siapa yang paling cepat mencapai titik, tetapi bagaimana peserta membaca arah, bekerja sama dalam regu, dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab. 

Tabel di di awah ini merupakan ilustrasi untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam;

Dalam penilaian kegiatan kepramukaan yang mengutamakan proses maka Regu B meski lebih lambat, namun lebih layak memperoleh penilaian lebih baik dari Regu A.

ASPEK PENILAIAN YANG DIREKOMENDASIKAN
Asepek-aspek penilaian yang derokemendasikan dalam kegiatan pionering terdiri dari hal-hal di bawan ini. Namun Kakak-kakak dapat menambahkan atau menguranginya sesuai keperluan dan kondisi peserta didik.

Rubrik penilaian yang direkomendasikan terdiri dari: Ketelitian Navigasi: membaca peta, menggunakan kompas, Kerja Sama Regu: pembagian peran dan efektifitas diskusi kelompok, Kedisiplinan: mengikuti aturan, manajemen waktu, Pengambilan Keputusan: menentukan rute, mengatasi kesalahan yang terjadi,  Sikap terhadap Teknologi: tidak bergantung pada HP, menggunakan digital secara bijak serta yang terakhir Refleksi, mampu menjelaskan kesalahan, mampu membandingkan manual vs digital.

 

 
FORMAT PENILAIAN

Di bawah ini adalah format penilaian sederhana. Kakak Pembina bisa mengembangkan sesuai kebutuhan. 

 
 Bisa pakai skala 1–4: Nilai 4 = sangat baik, 3 = baik, 2 = cukup dan 1 = perlu bimbingan

Metode Penilaian, dapat menggabungkan 3 pendekatan yaitu Observasi (selama kegiatan),  Produk (hasil rute / catatan) dan Refleksi (diskusi akhir)

PENUTUP

Berdasar 5 tulisan seri yang sudah kami sampaikan, dapat disebimpukan bahwa Orientering bukan sekadar kegiatan mencari titik, tetapi latihan mengambil keputusan dengan penuh tanggung jawab. Melalui perencanaan kegiata yang tepat, pengorgansiasian tim pelaksana yang solid, skenario kegiatan yang menarik dan menantang, manajemen risiko dan penilaian yang tepat, kegiatan ini tidak hanya aman, menarik, menantang  tetapi juga membentuk karakter peserta didik sesuai tujuan kepramukaan.

Selamat berlatih.

Ditulis oleh: Anis Ilahi Wh - diramu dai berbagai sumber

Tulusna terkait:

Manajemen Risiko Orientering Kepramukaan

 


 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama