Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

Usaha Dana Pramuka (3) : Tata Organisasi Tim Sponsorship Kegiatan Pramuka

Gambar
Pengantar Pada tulisan bagian 2 tentang Tahapan Kerja Tim Sponsoorship Kegiatan Pramuka telah dijelaskan tahap-tahap yang harus dilakukan dalam menyukseskan upaya mencari sponsor kegiatan. Tata organisasi adalah cara membagi pekerjaan pada masing-masing tahap dalam sebuah model organisasi. Organisasi yang baik harus mampu mewadahi seluruh tahapan kerja, membagi seluruh pekerjaan dan mengatur hubungan kordinasi, pelaporan dan tanggungjawab masing-masing personal yang diserahi tugas. Tidak ada bentuk baku organisasi tim sponsorship kegiatan pramuka. Yang harus diperhatikan, bentuk organisasi yang disusun harus mampu membagi habis tugas  perencanaan, penjualan dan negosiasi,  produksi dan implementasi, pertanggungjawaban dan laporan, serta tugas-tugas evaluasi. Masing-masing pekerjaan bisa disatukan namun bisa dibedakan dalam struktur/kotak organisasi yang berbeda, tergantung besar kecilnya kegiatan atau juga tergantung besar kecilnya target sponsor yang harus didapatkan. Keduduk

Usaha Dana Pramuka (2) : Tahapan Kerja Tim Sponsorship Kegiatan Pramuka

Gambar
Pengantar Sukses tidaknya meraih kerjasama atau dukungan sponsor terhadap program dan kegiatan pramuka tergantung bagaimana cara mengelola kerjasama tersebut. Pihak mitra sponsor umumnya mensaratkan kerja yang tertata dan terencana rapi, dilaksanakan sesuai komitmen, dipertanggungjawabkan dengan bukti-bukti yang transparan dan apa adanya serta dilaporkan sesuai fakta, waktu dan standar yang ditetapkan. Hal itu karena pihak mitra sponsor harus mempertanggungjawabkan seberapa  besar “manfaat” yang diperoleh atas “dana atau dukungan” yang telah diberikan kepada kegiatan dimaksud. Agar pekerjaan kerjasama sponsorship dapat terlaksana dengan baik, berkelanjutan dan harmonis, maka pelaksanaan kegiatan sponsorship harus dikelola dengan menejemen yang baik dan berdasarkan tahapan yang baik dan tertata. Tanpa upaya itu maka kerjasama sponsorship akan berpotensi gagal dan  mengecewakan mitra sehingga kerjasama tidak berkelanjutan. Tahapan-tahapan menjalin kerjasama sponsorship terdiri dar

Usaha Dana Pramuka (1) : Jenis Sponsorship Kegiatan Pramuka

Gambar
Pengantar Undang-undang No 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, Bab VII tentang Keuangan, Pasal 43 ayat 1 menyatakan : Keuangan Gerakan Pramuka diperoleh dari (a) iuran anggota sesuai dengan kemampuan, (b) sumbangan masyarakat yang tidak mengikat, dan (c) sumber lain yang tidak lain yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Gerakan Pramuka dalam melaksanakan program dan kegiatannya dapat menjalin kerjasama sponsorship dengan berbagai pihak seperti perusahaan, yayasan, dan beragam jenis lembaga lainnya. Kerjasama sponsorship   merupakan salah satu bentuk usaha dana yang sejalan dengan Undang-undang No 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka dimaksud. Sponsorship sering diartikan sebagai dukungan dana oleh sebuah perusahaan atau lembaga  kepada suatu organisasi, orang, atau aktivitas yang dipertukarkan dengan publisitas merek dan merupakan suatu upaya kerjasama  untuk memban g un citra dan memperluas pasar (konsumen).  Potensi Kegiatan Pramuka sebagai M