Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2021

LATIHAN PRAMUKA DI ERA PANDEMI : PELUANG & TANTANGAN

Gambar
    PENGANTAR Pendidikan dan Latihan Pramuka di era Pandemi Covid 19 membutuhkan beragam inovasi dan adaptasi karena adanya pembatasan interaksi antar Pembina dan Peserta Dididk.   Implementasi metode pendidikan pramuka di alam terbuka yang berubah ke alam virtual, metode belajar berkelompok yang berubah ke belajar individu   atau belajar kelompok   berbasis jejaring virtual, metode pembinaan karakter yang berbasis interaksi langsung dengan “role model” (Kakak Pembina) berubah dengan interaksi yang ”diperantarai teknologi media komunikasi dan informasi”, prinsip belajar sambil bekerja dan belajar dari pengalaman di alam nyata, berubah menjadi belajar sambil bekerja dan mencari pengalaman di dunia maya, dst, merupakan beberapa isu “strategis, pedagogis dan metodis” yang perlu dirumuskan agar mampu menghadirkan latihan pramuka yang efektif dan tetap sejalan dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan. Pada kenyataannya berbagai pihak telah berusaha menghadirkan kegiatan l

SISTEM TANDA KECAKAPAN (KURIKULUM & RAPORT) KEPRAMUKAAN

Gambar
  PENGANTAR Mengacu pada UU N0 12 Tahun 2010   tentang Gerakan Pramuka, pada Pasal 7   ayat 2 disebutkan bahwa   Kegiatan pendidikan kepramukaan dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan spiritual dan intelektual, keterampilan, dan ketahanan diri yang dilaksanakan melalui metode belajar interaktif dan progresif. Selanjutnya pada Pasal 7 aya3, disebutkan bahwa metode belajar interaktif dan progresif diwujudkan melalui interaksi:   pengamalan kode kehormatan pramuka; kegiatan belajar sambil melakukan; kegiatan yang berkelompok, bekerja sama, dan berkompetisi;   kegiatan yang menantang; kegiatan di alam terbuka;   kehadiran orang dewasa yang memberikan dorongan dan dukungan; penghargaan berupa tanda kecakapan; dan satuan terpisah antara putra dan putri. Pada Pasal 9, dijelaskan lebih lanjut bahwa kecakapan Pramuka terdiri dari Kecakapan Umum dan Kecakapan Khusus. Sistem Tanda Kecakapan merupakan salah satu butir dalam Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan. Yang tercantum dalam Dalam Ang

VIRTUAL EVENT PRAMUKA : MENYUSUN RUNDOWN (URUTAN & TEKNIK PENYAJIAN ACARA)

Gambar
   PENGANTAR Rundwon dalam sebuah pelaksanaan virtual event,  secara umum dapat dimaknai sebagai susunan atau urutan penyajian tiap segmen acara yang telah disiapkan sebelumnya. Rundown sangat penting sajian acara virtual event dapaat  ditonton secara menarik, mengalir dari satu segmen ke segmen berikutnya, dinamis atau tidak menjemukan, interaktif dan partisipatif atau mampu memberi ruang audiens/ pemirsa  untuk berinteraksi dan berpartisaspi.   Rundown memiliki posisi yang penting, sebab walaupun kita memiliki  segmen-segmen acara yang bagus, namun susunan atau urutannya tidak tertata dengan baik,  sajian acara virtual yang dilaksanakan dapat menjemukan para penontonya. Rundown memiliki banyak fungsi, Bagi penonton, rundown harus menjadi susunan acara yang memikat sehingga penonton terpuaskan dan mampu bertihan melihat acara dari awal sampai akhirt. Bagi panitia, rundown merupakan alat kordinasi kerja baik pada saat persiapan, pelaksanaan maupun evelaui. Yang dimaksud dengan alat

VIRTUAL EVENT PRAMUKA : JENIS-JENIS FORMAT KONTEN VIRTUAL EVENT

Gambar
   Gambar Ilustrasi, hanya sekedar contoh   PENGANTAR Virtual Event yang menarik bersifat multi sesi atau kalau dalam acara TV disebut varietyshow (acara multi segmen) dan multi poin atau terdapat beberapa titik/partisipan yang akan dilibatkan sebagai pengisi acara dan tampil secara langsung.    Virtual event dalam bentuk multi sesi atau vairiety show memerlukan proses kreatif untuk merencanakan, memproduksi dan menyajikan beragam format konten yang dibutuhkan. Sebagaimana acara TV, terdapat banyak sekali format konten yang dapat dirancang untuk keperluan viertual event. Namun demikian pemilihan variasi format konten harus betul-betul dirancang secara selektif, agar warna-warni penyajian kontennya tetap menarik, dapat dilihat benang merahnya, bisa dibedakan mana konten inti dan mana tambahan, serta penempatan tiap konten diatur dalam sebuah rundown (urutan acara) yang menarik, indah, nyaman dan enak dilihat dan didengar. Sebaiknya hindari virtual event dengan format konten tu