IKLAN PRODUK HUBUNGI ADMIN

ENSIKLOPEDI PRAMUKA.....

Sejarah Panjang Gerakan Pramuka telah melahirkan banyak peristiwa,tokoh,benda tradisi istilah kependidikan istilah organisasi dan berbagai hal lainya yang pelu di dokumentasikan......

KA MABINAS GERAKAN PRAMUKA DARI MASA KE MASA

KA.Mabinas Gerakan Pramuka Dari Masa ke Masa:Diawali oleh Ir Soekarno, Soeharto,Baharudin Jusup Habibie,K.H.Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarno Putri dan Soesilo Bambang Yudhoyono...

PANJI GERAKAN PRAMUKA...

ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Sri Sultan Hamengku Buwono IX menerima Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Pramuka dari Presiden Soekarno pada tanggal 14 Agustus 1961 di Istana Merdeka

APEL BESAR...

Para penggalang Putra dan Putri mengikuti Apel Besar Hari Pramuka yang Diselenggarakan tanggal 18 Agustus 1986 di Istana Merdeka Jakarta.......

KA KWARNAS GERAKAN PRAMUKA DARI MASA KE MASA.

Ka Kwarnas Gerakan Pramuka dari masa ke masa : Sri Sultan Hamangkubuwono IX 1961-1974, H.M. Sarbini 1974-1978(meninggal Th 1977), Mashudi 1974-1993, Himawan Sutanto 1993-1998, H.A. Rivai Harahap 1998-2003,Azrul Azwar 2003-2013,Adhyaksa Dault 2013-2018.

Aug 21, 2014

Susilo Bambang Yudhoyono (Kamabinas, periode 2004 - 2014) : Sambutan Hari Pramuka ke 53 Tahun 2014




AMANAT PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
SELAKU KAMABINAS GERAKAN PRAMUKA
PADA
PERINGATAN HARI PRAMUKA KE 53, 14 AGUSTUS 2014
BUMI PERKEMAHAN CIBUBUR, JAKARTA


Bismillahirrohmanirrahim,
Assalamu’ alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam Sejahtera Untuk Kita Semua

Para tamu undangan dan para hadirin yang saya hormati dan saya muliakan,
Saudara Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, beserta kakak-kakak dan adik-adik pramuka yang saya cintai dan saya banggakan.

Hari ini kita bersyukur ke khadirat Tuhan Yang Maha Kuasa Allah SWT karena atas rahmat dan karunianya pada hari yang bersejarah ini kita dapat menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 Gerakan Pramuka.

Saya ingin menggunakan kesempatan yang membahagiakan ini untuk menyampaikan selamat ulang tahun kepada para anggota, Pelatih dan Pembina Pramuka di seluruh tanah air serta di kantor-kantor perwakilan di luar negeri. Semoga peringatan Hari Pramuka yang khidmat ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan peran dan aktivitas Gerakan Pramuka sebagai organisasi kepanduan dalam membangun tunas-tunas muda yang memiliki watak, kepribadian, karakter dan jati diri bangsa yang kokoh.

Saya juga ingin menyampaikan ucapan selamat bekerja dan selamat berkarya kepada jajaran Kwartir Nasional Gerakan Pramuka masa bakti 2013 – 2018 yang telah saya lantik dan saya kukuhkan pada tanggal 2 Juni 2014 yang lalu. Semoga ditangan saudara-saudara, Gerakan Pramuka dapat terus melakukan revitalisasi, tumbuh, berkembang dan maju dalam mempersiapkan tunas-tunas muda menjadi generasi yang siap memegang kendali negeri ini di masa depan.

Hadirin sekalian yang saya hormati,

Mantapkan Pembentukan Karakter Kaum Muda Melalui Gugus Depan Terakreditasi yang menjadi tema besar peringatan Hari Pramuka tahun ini, saya nilai memiliki dua kata kunci. Kata kunci pertama adalah pembentukan karakter kaum muda. Kegiatan kepramukaan sejak didirikan 50 tahun yang lalu hingga saat ini berperan penting dalam membentuk karakter kaum muda yang cerdas, berakhlak mulia, terampil dan trengginas. Kita menyadari bahwa kemajuan bangsa dan negara kita dimasa depan terletak ditangan kaum muda, untuk tujuan itulah saya menilai penting peningkatan kwalitas pramuka sebagai pembentuk karakter kaum muda. Gerakan Pramuka dapat menjadi wahana pendidikan watak, kepemimpinan dan juga bela negara berdasarkan nilai-nilai universal yang terkandung dalam Pancasila, Trisatya dan Dasa Darma Pramuka.

Sejarah mencatat sejak didirikan 14 Agustus 1961 Gerakan Pramuka telah menajadi wadah mendidik dan membina karakter dan jati diri bangsa kita. Gerakan Pramuka selalu relevan dengan perkembangan jaman, Gerakan Pramuka memiliki peranan konstruktif dalam mencetak generasi muda yang berkarakter pembangunan. Generasi muda yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, cerdas, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, berkepribadian tangguh, berbudi pekerti luhur, rukun dan bersatu dengan sesama warga bangsa dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika . Generasi muda yang seperti itulah yang mampu mengemban tugas negara untuk masa depan Indonesia yang lebih cerah dan gemilang.

Saudara-saudara kata kunci yang kedua adalah akreditasi Gugus Depan sebagai bagian dari pemantapan Gugus Depan Pramuka yang lebih berkualitas. Akreditasi Gugus Depan saya nilai merupakan bagian penting dari revitalisasi Gerakan Pramuka, melalui akreditasi Gugus Depan kita tingkatkan kwalitas pemaknaan dan penerapan nilai-nilai yang terkandung di dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka dan sekaligus kegiatan kepramukaan yang lebih beragam. Dalam hal ini menjadi penting agar pengembangan Gugus Depan tidak hanya dari aspek peningkatan kwantitas semata tetapi juga kwalitas dalam pelatihan dan pembinaannya. Melalui akreditasi Gugus Depan juga dapat menjadi penunjang bagi revitalisasi Gerakan Pramuka utamanya dalam memfasilitasi perluasan akses para Pramuka di negeri kita, dalam berinteraksi dengan Pramuka dari mancanegara. Peningkatan interaksi dari antara Gerakan Pramuka di dunia dapat memperbesar semangat persaudaraan antar bangsa, menjalin hubungan yang lebih erat dan harmonis serta sarana membangun tatanan dunia yang makin damai, adil dan sejahtera.

Saudara-saudara,

Kita bersyukur sejak dicanangkannya revitalisasi Gerakan Pramuka pada tahun 2006, delapan tahun yang lalu, Gerakan Pramuka telah menunjukkan aktivitas yang lebih nyata dan lebih beragam. Gerakan Pramuka telah menjadi pilar penting dalam sistem pendidikan nasional secara bertahap. Citra, aktivitas dan kinerja Gerakan Pramuka juga berkembang secara baik, minat kaum muda terhadap Gerakan Pramuka Alhamdulillah terus meningkat.

Gerakan Pramuka saat ini telah menjelma menjadi satu wadah utama dalam pendidikan karakter bangsa dan peningkatan daya saing kaum muda. Di era global dan persaingan yang ketat saat ini, pendidikan karakter bangsa menjadi sangat penting untuk menggembleng generasi muda agar memiliki jiwa ksatria, pantang menyerah, unggul, mandiri dan mampu menghadapi tantangan jaman.
Sejarah perjuangan kebangsaan kita mencatat bahwa kemerdekaan yang kita raih merupakan hasil jerih payah para pendahulu kita yang memiliki karakter tangguh, ulet serta memiliki rasa semangat kebangsaan yang tinggi. Pada saat yang sama Gerakan Pramuka juga harus menjadi benteng dari berbagai paham yang sesat dan menyesatkan, paham-paham keagamaan yang menyimpang, apa lagi yang diwarnai dengan tembakan kekerasan dan mengarah pada aksi-aksi terorisme itu harus kita cegah.

Pesatnya kemajuan teknologi informasi harus pula dibentengi dengan kepribadian luhur bangsa kita yang dilandasi nilai-nilai luhur Pancasila. Teknologi informasi tidak boleh membuat bangsa ini kehilangan kesantunan, kepribadian dan rasa saling hormat menghormati. Ancaman saat ini dan masa depan bukan hanya dalam bentuk ancaman peperangan melainkan dalam berbagai bentuk infiltrasi budaya, sosial, ekonomi dan politik baik dari dalam maupun dari luar termasuk gerakan ekstrim dan radikal yang dapat merobek kedamaian dan kerukunan kita sebagai bangsa.

Melalui pendidikan dan nilai-nilai yang terkandung didalam Tri Satya dan Dasa Darma dengan metode kepramukaan yang tidak membosankan dan agar selalu diperbaharui sesuai dengan perkembangan serta minat kaum muda. Ancaman-ancaman tersebut akan dapat diminimalkan. Disinilah peran penting Gerakan Pramuka menjadi filter atau penyaring bagi berbagai infiltrasi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kehidupan bangsa.

Hadirin sekalian, anak-anak ku, kakak-kakak, adik-adik Pramuka yang saya banggakan

Mengakhiri amanat ini saya ingin menyampaikan beberapa pesan dan harapan kepada adik-adik anggota Pramuka diseluruh tanah air,
  1. Jadilah anggota Pramuka yang memiliki mental kepribadian yang kuat, bersemangat, ulet, pantang menyerah, disiplin, inovatif dan senantiasa bekerja keras .
  2. Mantapkan nilai-nilai Pancasila, Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka dalam diri adik-adik agar menjadi manusia Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Cerdas, berbudi luhur dan mempunyai daya saing yang tinggi.
  3. Banggalah menjadi anggota Pramuka dan banggalah menjadi tunas-tunas muda generasi emas Indonesia. Gantungkan cita-citamu setinggi langit, raihlah mimpi mu di masa depan dengan giat belajar, berlatih dan tentu saja beribadah pada Tuhan Yang Maha Kuasa.
  4. Satukan kata, hati dan perbuatan dalam menempuh jalan kehidupan serta meraih cita-cita dimasa depan. Kedepankan idealisme, kerja keras, kejujuran dan martabat adik-adik sebagai seorang Pramuka sejati.
Itulah pesan saya pada kesempatan terakhir saya menghadiri upacara Hari Pramuka sebagai Ketua Majelis Pembimbing Nasional sebagai Presiden Republik Indonesia. Pada kesempatan yang baik ini kepada adik-adik Pramuka, Para Pengurus Kwartir Nasional hingga Kwartir Ranting di seluruh tanah air saya beserta ibu negara ibu Ani Yudhoyono mohon diri, mohon pamit, Insya Allah saya akan mengakhiri masa jabatan saya sebagai Presiden pada tanggal 20 Oktober mendatang.

Pencayalah Gerakan Pramuka akan tetap ada di hati kami hingga akhir hayat nanti.

Terima kasih
Jayalah Pramuka dan Jayalah Indonesia kita
Dirgahayu Gerakan Pramuka.
Salam Pramuka.
Wassalamu’ alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh 

Sumber :
http://pramuka.or.id/news/sambutan.php, diakses tanggal 21 Agustus 2014

Share:

Aug 20, 2014

Hiking : Perjalanan Spiritual




Jenis Kegiatan
  • Perjalanan (malam/siang) dengan jarak, tugas, dan halangan-halangan tertentu yang dapat menumbuhkan suasana spiritualitas atau kejiwaan peserta didik. Jarak, tugas dan halangan yang diberikan bisa terkait dengan hal-hal agama, jejak tokoh, jejak peristiwa, maupun lokasi-lokasi yang bernilai sejarah dan peradaban yang diakui masyarakat banyak.
  • Perjalanan spiritual umumnya dilaksanakan sebagai bagian dari pendadaran atau pelantikan calon penegak, penegak bantara atau laksana atau juga pandega.
  • Perjalanan spiritual dapat pula dikemas sebagai sebuah event baik tingkat Gudep maupun Kwartir seperti miasalnya : Perjalanan Malam Muharaam - Peringatan 1 Muharam. Perjalanan Gerilya - Peringatan hari lahir kota, dsb.

Peserta
  • Diutamakan calon penegak, penegak atau pandega.
  • Bisa bersifat massal, kelompok kecil atau individu
Tujuan
  • Mendewasakan kejiwaan peserta didik,
  • Menggembleng ketahanan mental.
  • Meskipun juga bertujuan untuk meningkatkan daya tahan fisik namun ini bukan yang utama, tujuan utamanya tetap bersifat membangun ketahan dan mendewasakan kejiwaan peserta didik.
Persiapan Pengelolaan Kegiatan
  • Persiapkan rute perjalanan dengan matang termasuk mempertimbangkan aspek resiko yang akan dihadapi.
  • Survey rute, amati dan catat dengan baik rute perjalanan dengan mengutamakan keselamatan.
  • Susun tata terbit  dengan sederhana, mudah dipahami dan berdasar kondisi lapangan
  • Siapkan sistem monitoring dan emergency respon jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan
  • Siapkan kotak obat standar PPPK.
  • Siapkan skenario perjalanan baik yang dapat menumbuhkan suasana spiritualitas atau menumbuhkan perenungan untuk mengembangkan olah batin/kejijawaan  peserta didik.
Jarak Tempuh
  • Minimal  : 5 km dan yang dalam keadaan normal dapat ditempuh dalam waktu 1 - 2 jam.
  • Maksimal : 7 - 15 km dengan pos-pos yang bervariasi sehingga bisa ditempuh semalam suntuk. 
Pelaksanaan

Contoh Perjalanan Spritual Tamu Ambalan/Calon Penegak
  • Bagian dari rangkain  upacara pendadaran yang dilakukan oleh calon Penegak sebelum mereka diterima sebagai anggota penuh dari Ambalannya.
  • Calon Penegak  secara pribadi harus melakukan perjalanan spiritual. Tanpa diberitahu sebelumnya si  Calon Penegak disuruh berpakaian seragam dan diajak pergi dari rumahnya menuiu tempat start, oleh seorang Pramuka anggota Dewan Ambalannya yang akan bertindak sebagai pengantar atau pendamping.
  • Di tempat start dijelaskan oleh si Pendamping/Pengantar  bahwa Calon Penegak diminta untuk berangkat menuiu tempat tujuan akhir dengan arah kompas sekian derajat. Perjalanan tersebut dapat diumpamakan sebuah bahtera yang harus dikemudikan ke tempat bahagia, dengan si Calon Penegak sebagai Kapten yang akan mengemudikan bahtera tersebut.
  • Pada suatu tempat di mana ada jalan bercabang, si Calon pasti bingung, manakah arah yang benar yang harus ditempuh. Bertanyalah pada diri sendiri dengan pertolongan kompas, putuskan dengan keyakinan dan ambil jalan yang pasti benar. Pemuka yangterus mengikuti tidak akan memberitahu dan tidak bersedia ditanya, sebab dalam perjalanan ini ia hanya penumpang biasa.
  • Kalau arah yang ditempuh terlampau menyimpang sehingga akibatnya tempat finish akan sangat jauh, barulah Pemuka memperingatkan untuk memeriksa kembali arah yang benar. Dengan demikian maka "pengantar" perlu menguasai medan.
  • Sepanjang perjalanan dalam pos-pos tertentu Calon Penegak dipersilakan untuk berhenti melakukan perenungan, berdoa dan kegiatan spiritualitas lainnya (baca kitab suci, dll).
Contoh Perjalanan Malam Tradisional 1 Muharam

  • Merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh DKC Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Yogyakarta sejak tahun 1980 an.
  • Diselenggarakan dalam rangka memperingati Malam 1 Muharam atau Malam Tahun Baru Hijriah, dilaksanakan semalam suntuk.
  • Rute perjalanan dibagi beberapa pos dengan tiap pos bisa berupa masjid, pesantren, madrasah atau  rumah tokoh agama. Di tiap pos ada penugasan juga ada pengayaan ruhaniah.
  • Diikuti oleh Sangga yang merupakan perwakilan Ambalan dan Racana se Kwarcab Kota Yogyakarta.
  • Di akhir kegiatan ditetapkan pemenang yang berhak memperole penghargaan.
  • Jumlah peserta sangat bervariasi, umumnya diikuti antara 100 - 300 peserta (10 s/d 30 sangga)
Contoh Perjalanan/Gerak Jalan Kesatria Jaya

  • Acara Perjalanan/Gerak Jalan Tradisional untuk  memperingati pendudukan Kota Yogya sehari semalam oleh para gerilyawan Republik Indonesia.
  • Perjalanan atau Gerak Jalan ini disebut dengan  KESATRIA JAYA diselenggarakan oleh Kwarda XII DIY diikuti oleh para Pramuka dan masyarakat umum.
  • Kegiata perjalanan ini dapat sisebut sebagai perjalanan spiritual ini, sebab bukan nilai kemampuan fisiknya yang penting, tetapi nilai spiritualnya dalam mengenang perjuangan para pejuang dalam usaha merebut kemerdekaan.
  • Peserta perjalanan dibagi dalam 4 titik start dari 4 penjuru Kota Yogyakarta menuju ke tengah Kota Yogyakarta. Para peserta dapat menggunakan seragam/atribut pejuang  sesuai dengan aspirasi masing-masing.
Evaluasi
  • Setelah selesai kegiatan bukalah forum curah gagasan untuk  evaluasi, masukan, kritik dan saran.
  • Masukan, kritik dan saran peserta dapat digunakan untuk perbaikan kegiatan sejenis di masa depan
Salam Pramuka. Selamat Mengembara.

Lihat entry/topik terkait :


Sumber :
  • Idik Sulaeman "Hiking, Petualangan Praktis Bagi Siapapun Yang Akan Melakukannya", Penerbit Aku Suka,  Bandung, 2005.
  • Sumber-sumber lain yang relevan, ditulis ulang untuk keperluan ensiklopediapramuka on line oleh Anis Ilahi Wh
Share:

DAPATKAN APLIKASI ENSIKOPEDIA PRAMUKA DI GOOGLE PLAY FREE

DAPATKAN APLIKASI ENSIKOPEDIA PRAMUKA DI GOOGLE PLAY FREE

FACEBOOK FAN

PENGGUNAAN METODE DISCOVERY UNTUK MENANAMKAN NILAI-NILAI KODE KEHORMATAN PRAMUKA

PENGGUNAAN METODE DISCOVERY UNTUK MENANAMKAN NILAI-NILAI KODE KEHORMATAN PRAMUKA
Meski metode ini awalnya digunakan untuk pelatihan science namun dengan modifikasi dan kreativitas metode ini menarik untuk dijadikan metode pendidikan dan penanaman nilai-nilai yang terkandung dalam kode kehormatan pramuka. (Klik gambar untuk baca artikel selengkapnya)

INFO ENTRY/TOPIK

Hingga hari ini ensiklopediapramuka on line ini telah memuat 680 entry/topik tentang Gerakan Pramuka, Pramuka & Kepramukaan. Semoga dapat memenuhi harapan para pembaca untuk lebih memahami dan dapat menerapkan pendidikan kepramukaan dengan lebih baik. Silakan klik abjad pada daftar isi yang terkait dengan tema yang anda butuhkan, maka anda akan terhubung dengan tulisan lengkap terkait dengan tema dimaksud. Salam.

JUMLAH PENGUNJUNG

DAFTAR ISTILAH KEPRAMUKAAN INDONESIA - INGGRIS

DAFTAR ISI ENSIKLOPEDI : BERDASAR ABJAD (KLIK "ABJAD" UNTUK MEMILIH TOPIK YANG DIBUTUHKAN)

ENTRI/TOPIK TERPOPULER