Selamat Datang di ENSIKLOPEDIA PRAMUKA
go to my homepage
Go to homepage

Jan 19, 2013

Permainan Pramuka Penggalang : Pindahkan Kawanmu, Tanpa Menyentuh Tanah




Konsep :

Permainan ini adalah bagian untuk melatih kebugaran fisik/jasmani para penggalang. Unsur permainan yang mengutamakan kekuatan dan kecepatan fisik sangat penting untuk membantu kebugaran dan kesehatan  fisik para penggalang yang memang sedang berada diusia pertumbuhan dan perubuhan fisik. Disamping itu permainan ini tepat untuk melatih kerjasama kelompok, kreativitas, dan mengembangkan kemampuan menyusun taktik dan strategi. Dengan para penggalang yang harus mampu bekerja sama untuk memindahkan teman-temannya dari satu tempat ke tempat lain tanpa boleh menyentuh tanah maka dengan sendirinya akan dapat melatih aspek fisik sekaligus psikisnya.

Alur pemain
  • Pembina atau Pb Pembina memberikan  aba-aba peluit kepada para pengalang untuk berbaris dalam bentuk berbanjar  regu demi regu.  Atur posisi pasukan dengan merentangkan kanan ke kiri  dan kenan, kemuka dan kebelakang. Setelah jarak antar penggalang cukup longgar maka ajaklah para penggalang melakukan pemanasan  dengan senam ringan, jalan di tempat, lari ditempat, melompat dan gerakan-gerakan  senam ringan lainnya.
  • Setelah pemanasan cukup, rapatkan barisan, ajak bermain tepuk tangan dan nyanyi hingga suasana menjadi, cair, riang dan gembira. Kemudian Pembina atau Pb Pembina menjelaskan tentang permainan “Pindahkan  Kawanmu dengan Berjalan Tanpa Kaki”.
  • Permainan ini  menuntut setiap regu harus mempu memindahkan anggotanya dari garis star menuju  menuju garis finis yang ditetapkan.  Anggota yang dipindahkan tidak boleh berjalan dengan kaki/angota badan menyentuh tanah, maka harus digendong, digotong ramai-ramai atau dengan cara-cara lain sesuai dengan strategi dan kreativitas maing-masing regu.   
  • Pembina atau Pb Pembina bisa mengantarkan permainan ini dengan menjelaskan arti penting  : kerja kelompok,  kecerdasan menyusun strategi,  kuatan dan kecepatan serta keselamatan dalam bermain.
  •  Sebelum permainan mulai Pembina atau Pb Pembina bisa mengajak para Penggalang untuk berlatih dahulu atau simulasi.
  • Penentuan  menang kalah  dalam permainan  ini bisa ditentukan dengan waktu, yaitu :  tiap regu dipersilakan bergiliran melakukan permainan kemudian di catat waktu dan jumlah kegagalannya. Setelah semua regu bermain, hasil waktu tiap regu kemudian dibandingkan. Regu yang paling cepat dan paling bersih dari kegagalan itulah yang menang.
  • Penentuan pemenang juga bisa dilakukan dengan cara kedua yaitu :  2 atau 4 regu bermain bersama, siapa yang paling cepat dan paling bersih  mencapai finish dari kegagalan itulah yang menang. 
Manfaat permainan
  • Melatih kebugaran fisik dan psikis para penggalang
  • Melatih jiwa kerja sama beregu para penggalang
  • Melatih sifat tenggang rasa dan tolong menolong para penggalang
  • Menanamkan sifat saling menanggung beban “berat sama dipikul ringan sama dijinjing” sesama penggalang.
  • Melatih jiwa kepemimpinan para penggalang
  • Melatih kemampuan para penggalang  memecahkan permasalahan permasalahan dengan menyusun strategi dan taktik yang tepat serta mampu mengembangkan  kreativitas kelompok.

Spesifikasi
  • Format              :  Permainan Pasukan
  • Waktu               :  Fleksibel  (anata 15 – 30 menit)
  • Tempat             :  Di dalam terbuka/lapangan
  • Sifat                 :  Kompetisi beregu   

Prosedur Bermain

Tahap pemanasan dan penjelasan
  • Kakak Pembina berdiri di di depan pasukan yang duduk berbarnjar, kemudian   membuka acara dengan bernyanyi, tepuk tangan, cerita lucu,  atau  meminta 1 atau 2 orang Penggalang untuk menceritakan pengalaman atau memberikan pendapat pribadinya tentang topik tertentu (topik hendaknya dikaitan dengan pengamalan Kode Kehormatan dalam kehidupan sehar-hari)
  • Permainan ini adalah permainan dengan satuan terpisah antara penggalang putra dan puti. Dengan jumlah anggota tiap regu sama  misalnya  7 - 10 orang penggalang.
  • Permainan ini membutuhkan  persiapan tempat atau  lapangan yang cukup luas yang memungkinkan jarak dari start sampai finis antara 50 – 100 meter.
  • Bentuk permainan ini adalah setiap regu bertugas memindahkan para anggotanya dari garis start ke garis finish. Anggota  yang dipindahkan dari garis start ke garis finish tanpa menyentuh tanah – jika menyentuh tanah maka nilai akan dikurang.  Anggota regu harus dipindahkan satu-persatu.
  • Peserta terakhir yang boleh tidak dipindahkan  adalah dua orang untuk penggalang putri  dan satu orang untuk penggalang  putra.
  • Setiap  regu dipersilakan bebas berkreasi  dalam menentukan cara memindahkan anggota, misalnya ada yang digendong (karena ringan), ada yang digotong bersama (karena gemuk), dll. Para penggalang bisa memanfaatkan tongkat pramuka untuk alat bantu memindahkan kawannya.
  • Sebelum permainan di mulai tiap regu  dipersilahkan untuk berdiskusi  selama 15 menit, untuk menentukan strategi  cara memindahkan atau menentukan siapa dipindahkan terlebih dahulu dengan cara apa, siapa yang ditengah dan siapa yang diakhir  (berat dan tinggi badan tiap anggota regu dipastikan akan menjadi bahan diskusi yang seru).
  • Selama diskusi berlangsung Kakak Pembina harus melakukan observasi dengan jeli. Kakak Pembina akan dapat mengamati bagaimana para penggalang mangatur strategi  menyelesaikan persoalan,  siapa yang paling berinisiatif, siapa yang  kreatif mengemukakan ide-idenya, siapa yang akomodabtif dan problem solver, dsb. Observasi yang mendalam sehingga menemukan tema-tema yang menarik akan menjadi bahan yang menarik pula pada saat diskusi di akhir permainan nanti.
Tahap pelaksanaan permainan
  • Selesai diskusi Kakak Pembina meminta setiap regu untuk siap-siap di depan garis start dan mempersilakan setiap regu untuk “mengumandangkan”  yel-yel regunya dengan penuh semangat sebelum perlombaan dimulai.
  • Setalah semus siap Kakak  Pembina memberi aba-aba mulai dengan peluit, maka tiap regu mulai memindahkan anggotanya satu persatu sesuai dengan strategi yang telah dirancang pada saat diskusi.
  • Jika ada anggota yang  sedang dipindahkan gagal karena menyentuh tanah, maka akan dicatat sebagai 1 kegagalan dan regu tersebut dapat menerus perjalanan untuk memindahkan anggotanya itu hingga garis finish.
  • Kakak Pembina mencatat  durasi waktu tiap regu yang telah selesai memindahkan semua anggotanya. Setelah semua berhasil meraih finish Kakak Pembina menentukan regu pemenang dengan memilih  regu paling cepat waktu tempuhnya dan paling sedikit kegagalannya (yang menyentuh tanah).
  • Selama permainan berlangsung anggota yang menonton, anggota yang akan dipindahkan dan anggota yang sudah dipindahkan  dapat memberikan semangat kepada regunya dengan tepuk tangan, sorak sorai dan yel-yel penyemangat.
  • Permainan  selesai, Kakak Pembina mengajak bertepuktangan dan bernyanyi. Mengapresiasi kerja keras semua anggota regu, memberikan hadiah dan mengajak istrirahat sejenak.
Tahap akhir
  • Kakak Pembina menanyangkan kepada para penggalang apa pengalaman yang didapat melalui permainan ini baik pada saat diskusi persiapan maupun pada saat pelaksanaan.
  • Pengalaman para penggalang di catat point-pointnya untuk selanjutnya didiskusikan
  • Kakak Pembina menunjuk salah satu orang penggalang untuk memimpin diskusi dengan  arahan dan bantuan dari Kakak Pembina.
  • Selesai diskusi Kakak Pembina menyimpulkan hasil-hasilnya dengan tidak lupa menanamkan nilai-nilai dan pengalaman baru bagi para Penggalang yang akan berguna bagi kehidupannya.
Dikusi dan Kesimpulan

Sebagai media belajar dan menanamkan nilai-nilai, maka melalui permainan dan diskusi, maka terbuka perluang untuk disismpulan hal-hal sbb :  

  • Kerjasama kelompok memberikan pelajaran bahwa yang kuat harus mau menolong yang lemah, yang lemah dengan segela keterbatasannya harus mampu memberikan kontribusi kepada yang kuat. Tidak akan ada kerjasama kelompok jika tidak ada semangaat  "take & give"
  • Dalam mencapai target, maka pemecahan masalah untuk merumuskan teknik dan strategi sangat penting untuk dirumuskan terlebih dahulu.  Salah satu unsur merumuskan strategi adalah dengan analisis situasi (siapa yang kurung dan ringan, siapa yang besar dan gemuk, siapa yang harus dipindah dahulu dengan cara apa, dsb).
  • Mencapai kesepatan dalam sebuah diskusi sangat penting apalagi waktunya terbatas (hanya 15 menit). Ini mengajarkan bahwa perbedaan pendapat setajam apapun jika didiskusikan harus ada kesimpulan akhirnya sebagai acuan bertindak. Diskusi yang tidak ada ujung pangkalnya akan membahayakan pencapaian terget.
  • Kakak Pembina bisa mengaitkan  makna permainan ini dengan kandungan Kode Kehormatan Pramuka Penggalang dan bahkan bisa dengan usaha pencapaian SKU Penggalang.
 
Selamat  Memandu, Salam Pramuka.

Sumber :
Ditulis dari berbagai sumber, diadaptasi seperlunya untuk keperluan "ensklopedi paramuka"  (-aiw)




 
Situs ini merupakan layanan informasi pendidikan kepramukaan yang merujuk ke berbagai sumber yang bisa di pertanggung jawabkan.... Semoga Bermanfaat