Selamat Datang di ENSIKLOPEDIA PRAMUKA
go to my homepage
Go to homepage

Nov 28, 2012

SKK & TKK Penggalang : Bidang Ketrampilan & Teknik Pembangunan (bagian 1)




Bagian 1 :
SKK Pramuka Penggalang Bidang Ketrampilan dan Teknik Pembangunan :  Peternak Ulat, Peternak Kelinci, Peternak Lebah, Juru Kebun, Penenun, Juru Bambu, Juru Anyam, Juru Kayu, Juru Batu, Juru Logam, Juru Kulit  (Bersambung ke bagian 2)


Peternak Ulat Sutera.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • membuat sedikitnya 10 batang stek dan menanamnya menurut ketentuan-ketentuan yang diperlukan usaha peternakan ulat sutera sampai menjadi pohon besaran yang berurnur 3 bulan,
  • memelihara sedikitnya 200 ulat sutera dari saat menetas keluar dari telur sampai waktu membuat kokon dan menjadi kepompong,
  • dapat menyeleksi kokon dan mengkonservasi kokon-kokon sehingga tahan disimpan lama.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka harus:
  • telah memenuhi SKK Peternak UIat Sutera Tingkat Purwa,
  • dapat memangkas pohon-pohon besaran dalam rangka usaha peternakan ulat sutera,
  • melaksanakan ketentuan-ketentuan kebersihan dan kesehatan yang diperlukan untuk peternakan ulat sutera,
  • dapat memintal kokon-kokon dengan alat pemintalan tangan sampai menjadi streng benang sutra yang sudah siap untuk dijual.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Petemak Ulat Sutera Tingkat Madya,
  • dapat memelihara kepompong-kepompong sampai menjadi kupu-kupu, mengawinkannya sampai bertelur, dan memelihara telurnya sampai menetas menjadi ulat-ulat sutera,
  • membuat alat-alat pemliharaan ulat-ulat sutera dan waktu menetas keluar dari telur sampai waktu membuat kokon,
  • dapat menyelenggarakan suatu usaha peternakan ulat sutera, disertai piñata-bukuan teknis dan komersial seperlunya.
Gambar TKK Ulat Sutera.



SKK Peternak Kelinci.
Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • dapat membuat kandang kelinci yang sederhana, tetapi kuat dan sesuai untuk peternakan kelinci,
  • dapat memelihara sedikitnya 4 ekor kelinci betina,
  • dapat mengawinkan dan memelihara sedikitnya seekor kelinci betina sampai melahirkan dan menyusui anak-anaknya hingga mencapai umur 2 bulan.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Peternak Kelinci Tingkat Purwa,
  • dapat melaksanakan ketentuan-ketentuan kebersihan dan kesehatan yang diperlukan untuk Peternakan kelinci,
  • dapat menyembelih, menguliti, dan memasak kelinci,
Gambar TKK Peternak Kelinci.



SKK Peternak Lebah.
Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Peternak Lebah untuk Siaga,
  • dapat mengenal isi sarang dan tata cara kehidupan lebah madu,
  • tahu cara dan dapat membuat kotak lebah madu,
  • tahu cara memindahkan keluarga lebah madu dari gelodog/satu tempat lain ke dalam kotak lebah madu,
  • dapat mengenal manfaat lebah madu bagi produksi pertanian.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Peternak Lebah Tingkat Purwa,
  • tahu cara dan dapat membersihkan kotak lebah madu,
  • tahu cara dan dapat menggunakan berbagai alat peternakanlebah madu,
  • tahu cara dan dapat mengambil madu dari sarang lebah madu,
  • telah memelihara satu keluarga lebah madu sedikitnya selama 6 bulan,
  • dapat menerangkan faktor-faktor penting yang mempengaruhi hasil produksi madu.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Peternak Lebah Tingkat Madya,
  • tahu cara dan dapat mengirim paket lebah dan ratu lebah,
  • tahu cara dan dapat menternakkan ratu lebah madu,
  • dapat menyelenggarakan suatu usaha petemakan lebah, disertai penata-bukuan teknis dan komersial seperlunya.
Gambar TKK Peternak Lebah.


SKK Juru Kebun.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • mengenal sedikitnya 5 jenis tanaman hias, 5 jenis tanaman buah-buahan, dan 5 jenis tanaman sayur-sayuran,
  • dapat membuat dan menggunakan pupuk kompos,
  • mengenal sedikitnya 3 macam hama dan penyakit tanaman, dan tahu cara pencegahan dan pemberantasannya,
  • telah menanam dan memelihara sedikitnya 1 jenis tanaman hias, 1 jenis tanaman buah-buahan, atau 1 jenis tanaman sayur-sayuran, sampai berbunga, sampai berbuah, sampai dipanen, atau sampai sedikitnya selama 3 bulan.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Juru Kebun Tingkat Purwa,
  • mengenal berbagai macam obat-obatan pencegah dan pemberantas hama, dan dapat menggunakannya,
  • mengenal berbagai macam pupuk dan dapat menggunakannya.
  • dapat menyemaikan, mencangkok, dan mengokulasi tanaman,
  • dapat memangkas tanaman supaya menghasilkan buah lebih banyak.K
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Juru Kebun Tingkat Madya,
  • tahu arti dan pentingnya bibit unggul, dan tahu di mana dapat memperolehnya,
  • tahu cara memperoleh kredit untuk produksi pertanian,
  • dapat menyelenggarakan sekedar usaha perkebunan, disertai penata-bukuan teknis dan komersial seperlunya.
Gambar TKK Juru Kebun.



SKK Penenun.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, soerang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Penenun untuk Siaga,
  • dapat mengkelos dan mempalet,
  • menenun dengan ATBM dengan benang yang berwarna-warni.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Penenun Tingkat Purwa,
  • dapat mencocok,
  • dapat mencelup benang tenun dengan berbagai warna,
  • dapat menenun dengan ATBM kain yang bercorak sedikitnya 6 meter.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Penenun Tingkat Madya,
  • dapat memetani dan meng-boom,
  • dapat menenun dengan ATBM yang ditambah dengan dobi sehingga menghasilkan kain "kruisweving" sedikitnya 6 meter,
  • dapat mencelup dan memberi warna pada kain blacu,
  • telah memiliki sebuah ATBM, dapat memelihara dan memperbaiki kerusakan-kerusakannya,
  • dapat menyelenggarakan suatu usaha pertenunan tangan, disertai penata-bukuan teknis dan komersial seperlunya.
Gambar TKK Penenun.



SKK Juru Bambu.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus :
  • dapat mengenal tiga macam bambu, sifat-sifat dan pemakaiannya,
  • dapat mengasah, memelihara dan menggunakan alat-alat yang biasa dipakai untuk menebang, membersihkan dan mengerjakan bambu,
  • dapat membuat pelupuh, saluran air, tali bambu, dan barang-barang hasta karya sederhana dari bambu.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi Juru Bambu Tingkat Purwa,
  • tahu dan dapat mengenal 5 macam bambu, sifat-sifat dan penggunaannya,
  • dapat membuat sambungan-sambungan bambu untuk mendirikan bangunan, misalnya: (1)    sambungan memanjang, (2)    sambungan bersilang, (3)    sambungan berbentak huruf T dengan penguat miring (dengan pasak dan lubang),
  • dapat membuat hasta karya bambu, memasang dinding, pintu, timba sumur (senggot, Jawa), untuk pagar, dan membuat alat-alat perkemahan sederhana, rak, dapur, menara semboyan (seintoren) dan lain-lain.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus :
  • telah mencapai TKK juru Bambu Tingkat Madya,
  • dapat membuat sambungan-sambungan bambu dan lain-lain, untuk bangunan, misalnya: (1)    sambungan berbentuk sudut miring (tidak siku-siku), (2)    sambungan 3 batang bambu yang masing-masing membuat sudut siku-siku, dengan penguat miring (pasak dan lubang), (3)    sambungan kait untuk ujung hubungan, (4)    tahu bagaimana cara memasang bambu yang dikerjakan untuk bangunan, sehingga tidak patah dan tahu sebab-sebabnya;
  • dapat membuat barang-barang dari bambu. misalnya bilik/gedeg, kursi bambu, hiasan-hiasan bambu, dan lain-lainnya, dan sedapat mungkin membuat kreasi sendiri,
  • dapat merencanakan dan membuat alat-alat perkemahan dari bambu, misalnya gapura (pintu gerbang), meja perkemahan, gubug penjagaan, dan lain-lain.
Gambar TKK Juru Bambu.


SKK Juru Anyam.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus :
  • tahu tempat didapatnya bahan-bahan dan dapat menyiapkannya untuk dikerjakan,
  • dapat membuat sedikitnya lima macam, barang anyaman sederhana, dari bahan-bahan seperti janur, jerami, kertas, rumput, pandan, dan sebagainya, untuk bermacam-macam benda, misalnya kantong ketupat, keranjang, tikar, Bleketepe, tepas, keranjang untuk membawa ayam, dan sebagainya,
  • dapat memperlhatkan hasil anyamannya.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus :
  • telah mencapai TKK Juru Anyam Tingkat Purwa,
  • dapat membuat sedikitnya tujuh macam barang anyaman, baik yang sederhana, maupun yang sulit, misalnya tikar yang ditenun/lampit, besek, tas, anyaman kurai dan lain-lain, dari bahan-bahan alam atau tiruan, misalnya dari plastik, rafia dan lain-lain,
  • dapat memperlihatkan hasil anyaman yang diberi anyaman hias, sehingga mungkin untuk dijual.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus :
  • telah mencapai TKK Juru Anyam Tingkat Madya,
  • dapat membuat barang-barang anyaman halus, misalnya kursi rotan, kereta anak-anak, keranjang bayi, kap lampu, tudung saji, dan lain-lain, dan bahan-bahan bmbu, rotan (pitrit, ataun kulit) plastik, rami, dan lain-lain,
  • dapat menunjukkan hasil karya yang dapat dijual.
Gambar TKK Juru Anyam.



SKK Juru Kayu.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • tahu dan dapat menggunakan alat-alat tukang kayu, misalnya gergaji, palu, catut, paku, sekrup, boor, pahat (beitel) dan ketam,
  • dapat membuat alat-alat rumah tangga sederhana dari kayu-kayu lunak, misalnya rak handuk, dingklik (tempat duduk jongkok), bingkai gambar, bak sampah, kotak surat, dansebagainya,
  • dapat menggunakan paku atau skrup sedalam 1½" pada kayu setebal ½" tanpa merusak kayu, paku atau sekerupnya,
  • mengenal macam, sifat, kualitas dan penggunaan kayu yang ada di daerahnya.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Juru Kayu Tingkat Purwa,
  • dapat memelihara alat-alat tukang kayu, mengasah pahat, ketam, dan gergaji,
  • tahu dan dapat menggunakan sambungan-sambungan papan melebar (takikan separuh-separuh atau laki bini), sambunganekor burung, dan sambungan purus lubang, dalam pembuatan barang-barang, misalnya papan tulis, kursi/dingklik panjang dan lain-lain,
  • tahu dan dapat menggunakan dempul (lilin penutup lubang), cat, dan perekat (lem kayu),
  • dapat membaca gambar rencana pekerjaan dan tahu ukuran-ukuran kayu dan penggunaannya.
Untuk dapat mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Juru Kayu Tingkat Madya,
  • dapat membuat lekul/sponning untuk memasang panel/kaca/hardboard pada bingkainya,
  • dapat membuat sketsa rencana pekerjaan kayu, dengan ukuran-ukurannya,
  • tahu dan dapat membuat barang-barang/bagian bangunan, dengan sambungan-sambungan kayu,
  • dapat menggunakan vernis dan plitur dengan baik dan tahu cara pemeliharaan barang-barang yang diplitur.
Gambar TKK Juru Kayu.



SKK Juru Batu.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • tahu cara dan dapat menyusun lapisan-lapisan batu merah/bata untuk tembok setengah batu dan satu batu, dengan beberapa macam/variasi susunan, di: (1)    bagian ujung/tengah tembok, (2)    pertemuan dua tembok bersudut siku-siku, (3)    pertemuan tiga tembok berbentuk huruf T, (4)    pertemuan silang (empat tembok masing-masing bersudut siku-siku), (5)    perkuatan di tempat-tempat tersebut di atas;
  • tahu perbandingan bahan-bahan dan dapat membuat adukan mortel untuk macam-macam keperluan,
  • tahu dan dapat menggunakan alat-alat tukang batu, seperti mistar, penyiku, batu duga (schietlood), waterpas, serok/sendok tukang batu, dan sebagainya,
  • dapat membaca gambar rencana bangunan.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Juru Batu Tingkat Purwa,
  • tahu cara dan dapat menyusun lapisan-lapisan batu merah untuk tembok setengah dan satu batu, di bagian-bagian tembok melengkung misalnya tembok sumur/perigi, bagian atas pintu dengan/tanpa lengkung dan sebagainya,
  • dapat memasang pondasi rumah biasa, dan menempatkan gawang pintu/jendela (kozijn) di tempatnya.
  • dapat membuat lantai pleister semen.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus :
  • telah mencapai TKK Juru Batu Tingkat Madya,
  • tahu cara dan dapat menyusun lapisan-lapisan batu merah/batu kali untuk tembok satu setengah batu, atau lebih untuk bermacam-macam keperluan, misalnya dinding, pilar (pijler), bak/kolam air, dan sebagainya,
  • dapat membuat sketsa rencana pondasi, atau bagian bangunan lain yang berhubungan dengan tukang batu, dengan member ukuran-ukuran pokoknya,
  • tahu cara dan dapat memasang lantai tegel, atau batu-batu hiasan (klai, granit dan sebagainya) di dinding tembok.
Gambar TKK Juru Batu.



SKK Juru Logam.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • tahu cara dan dapat membersihkan dan memelihara alat-alat dari logam, misalnya barang-barang dan tembaga, kuningan,perak, kaleng dan lain-lain,
  • dapat memperbaiki kerusakan-kerusakan kecil di barang-barang dari kaleng,
  • dapat memelihara dan menggunakan alat-alat ringan untuk logam, misalnya: gunting seng, palu, tang dan sebagainya,
  • dapat menggunakan barang-barang bekas dari logam untuk membuat: mainan, alat rumah tangga, dan sebagainya, misalnya membuat lampu minyak, pigura cermin, dan sebagainya.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang  harus:
  • telah mencapai TKK Juru Logam Tingkat Purwa,
  • dapat membuat barang-barang sederhana dari bahan-bahan seng, aluminium, perak, tembaga atau lainnya, yang diperlukan dalam rumah tangga, misalnya serok, kukur kelapa (parut, Jawa), lampu ting, sendok dan lain-lain,
  • dapat menggunakan kikir, tatah (beitel), jangka, alat-alat untuk penghalus dan pembuat pengkilat (glasur), bubut, alat-alat tempa dan lain-lain.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Juru Logam Tingkat Madya,
  • mengetahui campuran dan sifat-sifat dari logam solder dan Iogam tuagan,
  • tahu cara dan dapat melaksanakan salah satu dari pekerjaan-pekerjaan sebagai berikut: (1)    mencairkan logam, (2)    membuat barang tuangan, (3)    membuat barang yang ditempa, (4)    membuat barang yang dibubut, (5)    dan lain-lain;
  • dapat membuat rencana gambar benda, atau hiasan di benda-benda logam, dan lain-lain.
Gambar TKK Juru Logam.


 SKK Juru Kulit.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • tahu jenis-jenis, tanda-tanda, kualitas dan penggunaan macam-macam kulit, dan tahu cara, bahan, dan dapat memelihara barang-barang dari kulit,
  • dapat mengerjakan pekerjaan-pekerjaan ringan, misalnya menggunting kulit sesuai dengan pola, membuat lubang, membuat tali/string, mengelem kulit, dan sebagainya, atau:
  • dapat membuat barang-barang sederhana dari kulit kelinci kulit marmut, kulit kambing, kulit sapi, atau hewan lain, misalnya membuat pici, dompet, tas, dan lain-lain,
  • tahu cara dan dapat memelihara dan menggunakan beberapa alat tukang kulit.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Juru Kulit Tingkat Purwa,
  • tahu cara menguliti hewan, mengerjakan secara sederhana supaya kulitnya dapat dimanfaatkan, dan tahu kerusakan kulit akibat salah mengerjakannya,
  • dapat menggunakan dan memelihara alat-alat untuk membuat gambar hiasan pada kulit, misalnya pahat, alat pelubang, holder, penghangus, stempel, cat, dan lain-lain,atau
  • dapat memperbaiki kerusakan barang-barang dari kulit, misalnya menjahit tas sobek, memperbaiki sol/hak sepatu, dan lain-lain.Khusus untuk Penegak dan Pandega ditambah dengan:
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Juru Kulit Tingkat Madya,
  • telah mempelajari dan mempraktekkan cara menyamak, mengobati dan mengerjakan kulit, sehingga dapat digunakan untuk membuat barang-barang,
  • dapat membuat barang-barang dari kulit sapi/kerbau, kambing/lainnya, misalnya tas, sepatu, dan lain-lain, dengan menggunakan bermacam-macam alat,
  • mempunyai catatan tentang kemajuan usahanya mencari penghasilan dengan hasil karya Juru Kulit.
Gambar TKK Juru Kulit.



Bersambung ke Bagian 2


Lihat  entri/topik terkait :
Tanda Kecakapan Pramuka Penggalang (Umum, Khusus, Garuda),
Cara Menguji Tanda Kecakapan Pramuka

Sumber 
Petunjuk Pelaksanaan Syarat-syarat & Gambar Tanka Kecakapak Khusus, Kwarnas Gerakan Pramuka, Jakarta 2001


 
Situs ini merupakan layanan informasi pendidikan kepramukaan yang merujuk ke berbagai sumber yang bisa di pertanggung jawabkan.... Semoga Bermanfaat