Selamat Datang di ENSIKLOPEDIA PRAMUKA
go to my homepage
Go to homepage

Nov 28, 2012

SKK & TKK Penggalang : Bidang Sosial, Perikemanusiaan, Gotong Royong, Ketertiban Masyarakat, Perdamaian Dunia & Lingkungan Hidup (Bagian 1)



Bagian 1 :


SKK Pemadam Kebakaran.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mengetahui cara menolong kebakaran dengan alat dan bahan yang ada,
  • dapat memberitahu dengan cepat kepada yang berwajib kalau terjadi sesuatu kebakaran,
  • mengetahui jenis-jenis alat pemadam kebakaran,
  • mengetahui bahan-bahan untuk memadamkan api,
  • dapat mengambil tindakan untuk menolong orang lain yang menderita kecelakaan karena api.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Pemadam Kebakaran Tingkat Purwa
  • dapat melaksanakan petunjuk-petunjuk dari petugas pemadam kebakaran untuk menyelamatkan orang-orang dan harta benda dari adanya kebakaran,
  • dapat memperkirakan lokasi daerah kebakaran,
  • dapat mengetahui cara-cara mempergunakan alat-alat pemadam kebakaran berikut perlengkapannya,
  • dapat menerapkan kecakapan PPPK untuk menolong orang lain karena akibat dari kebakaran.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Pemadam Kebakaran Tingkat Madya,
  • dapat memadamkan kebakaran kompor, kebakaran listrik, kebakaran mesin mobil, dan lain-lain perabot yang dapat menimbulkan kebakaran,
  • mengetahui tempat dan alamat, nomor telepon (kalau ada), pos-pos Pemadam Kebakaran,
  • pernah mengikuti kursus/latihan pemadam kebakaran yang diadakan oleh Dinas Pemadam Kebakaran,
  • mengetahui organisasi tentang pemadam kebakaran dari pusat sampai jajaran (eselon) terendah hingga tertinggi
Gambar TKK Pemadam Kebakaran.






SKK Pengaman LaIu Lintas.
   
Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • dapat memberi penjelasan kepada orang lain tentang peraturan lalu lintas yang berlaku bagi pengemudi-pengemudi kendaraan bermotor, dan yang berlaku bagi penemudi-pengemudi kendaraan tidak bermotor,
  • menjelaskan azas-azas disiplin dan kesopanan lalu lintas,
  • mengenal dan tahu tentang kegunaan SIM (Surat Ijin Mengemudi).
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Pengaman Lalu-lintas untuk tingkat Purwa,
  • dapat memberi pertolongan pertama pada waktu terjadi kecelakaan lalu lintas,
  • dapat menyeberangkan sekelompok anak-anak atau barisan anak-anak,
  • bertindak pada waktu terjadinya suatu kecelakaan lalu lintas dan tahu, kepada siapa harus melaporkan,
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Pengaman Lalu Lintas Tingkat Purwa,
  • mengerti tentang pengetahuan pokok lalu lintas dan angkutanjalan raya,
  • pernah membantu Polisi Lalu Lintas melakukan pengamanan serta pemeriksaan tempat-tempat terjadinya suatu kecelakaan lalu lintas,
  • mampu menggunakan walky talky,
  • memiliki SIM.
Gambar TKK Pengaman Lalu Lintas


SKK Pengaman Kampung/Desa.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • dapat membuat kentongan dan menerangkan kepada masyarakat sekitarnya tentang pentingnya kentongan sebagai tanda-tanda bahaya, berikut tanda-tandanya,
  • membantu dan sedikitnya tiga kali melakukan ronda malam di kampungnya/desanya.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah menempuh SKK Pengaman Kampung/Desa Tingkat Purwa,
  • telah membuat laporan atau melaporkan suatu peristiwa tindak pidana yang terjadi di kampung/desanya kepada yang berwajib,
  • pernah membantu tugas keamanan dalam upacara, keramaian, pesta, atau di mesjid yang berada di kampungnya/desa,
  • mengamankan tempat atau lokasi kejadian untuk barang-barang bukti.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Keamanan Kampung/Desa Tingkat Madya,
  • pernah menjalankan latihan olahraga bela diri,
  • mengenal pokok-pokok tentang menjalankan penyelidikan dengan sidik jari,
  • mengetahui perbedaan tugas pokok polisi, jaksa dan hakim,
  • pernah membuat sket tentang suatu kejadian/peristiwa tindak pidana.
Gambar TKK Pengaman Kampung/Desa.



SKK Penunjuk Jalan.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • dapat menggambar sketsa daerah kecamatan/kabupaten (tergantung kepadatan penduduknya), serta jalan-jalan menuju ke ibukota kecamatan, kabupaten-kabupaten lain yang berdekatan,
  • tahu dan dapat menjelaskan jalan ke : (1)    rumah RT/RW/Lurah, (2)    Pos Polisi, Hansip, Keamanan Kampung, (3)    Pos Pemadam Kebakaran, (4)    Pos PPPK, rumah sakit, dokter, apotik, PMI, (5)    tempat ibadat, pasar, toko-toko, (6)    stasiun bis, kereta api, taxi, oplet dan route/jamnya, (7)    hotel/losmen, restoran, warung-warung;
  • dapat mengantar orang lain kesalah satu tempat tersebut di atas pada jarak maksimum 5 km untuk daerah yang padat penduduknya, dan 10 km untuk daerah berpenduduk jarang,
  • dapat menunjukkan jalan-jalan (dan bila ada nama baru dan Iama jalan tersebut) sedikitnya di daerah/wilayah kelurahannya.
Untuk mencapai TKK Petunjuk Jalan Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Penunjuk Jalan Tingkat Purwa,
  • dapat menggambar sketsa daerah propinsinya, dengan jalan-jalan kereta api, jalan-jalan raya, tempat-tempat bersejarah, dan lain-lain,
  • tahu dan dapat menjelaskan jalan-jalan ke: (1)    kantor kecamatan/kabupaten, (2)    perusahaan - perusahaan besar, (3)    kantor instansi pemerintah (sipil/militer) tingkat kabupaten, (4)    tem- pat -tempat bersejarah, (5)    bengkel-bengkel sepeda, motor, mobil, dan dapat mengantar orang lain ke tempat-tempat penting, dengan jarak maksimal 20 km,
  • mempunyai catatan tentang alamat dan nomor telpon dari tempat-tempat penting di daerahnya, atau di tempat mencari dalam buku daftar nomor telpon,
  • mengetahui sedikit-sedikitnya tentang sejarah dan peninggalan sejarah di daerahnya.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Penunjuk Jalan Tingkat Madya,
  • dapat menunjukkan gedung-gedung penting, lapangan oIahraga, kolam renang, peristirahatan, tempat-tempat rekeasi, rumah-rumah pejabat, dan sebagainya,
  • mempunyai catatan singkat tentang keadaan daerahnya, perkembangan penduduk, kemajuan produksi pertanian, peternakan, kepariwisataan, keadaan sungai, pantai, gunung, sejarahnya dan sebagainya,
  • dapat mengantarkan orang lain ke tempat-tempat penting di daerahnya dalam jarak maksimal 30 km dari tempat tinggalnya.
Gambar TKK Penunjuk Jalan.








SKK Juru Bahasa.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Juru Bahasa untuk golongan Siaga,
  • dapat menyusun suatu karangan dalam bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Italia, Jepang, Cina, atau Arab,
  • dapat menceritakan suatu peristiwa yang dilihat, didengar atau dirasakannya, dengan menggunakan bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Italia, Jepang, Cina, atau Arab,
  • dapat menterjemahkan dari buku, majalah, atau surat kabar dari bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Italia, Cina, Jepang atau Arab ke bahasa Indonesia, dengan diperkenankan menggunakan kamus.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Juru Bahasa Tingkat Purwa,
  • dapat mengarang surat biasa, surat undangan, surat terimakasih, surat bela sungkawa, surat ucapan selamat, dalam bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Italia, Jepang, Cina, atau Arab,
  • dapat membacakan dan menterjemahkan tanpa menggunakan buku kamus, suatu teks pidato tertulis dalam bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Italia, Jepang, Cina, atau Arab ke bahasa Indonesia, dan sebaliknya dari bahasa Indonesia ke bahasa asing tersebut.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Juru Bahasa Tingkat Madya,
  • dapat memberi ceramah dalam bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Italia, Jepang, Cina, atau Arab termasuk memberi jawaban atau pertanyaan-pertanyaan pendengar ceramah,
  • mempelajari sebuah buku berbahasa Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Italia, Jepang, Cina, atau Arab, dan membicarakan isi buku itu dengan Penguji dalam bahasa asing itu,
  • pernah menjadi juru bahasa menterjemahkan pembicaraan seorang dalam bahasa Inggris, Jerman, Spanyol, Italia, Jepang, Cina, atau Arab ke bahasa Indonesia, dan sebaliknya dari bahasa Indonesia ke bahasa asing itu.
Gambar TKK Juru Bahasa.








SKK Perawat Anak.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • dapat menyiapkan tempat dan alat-alat untuk memandikan anak/bayi, misalnya alas perlak, handuk, lap air (waslap), sabun, bedak talk, pakaian bersih, dan tahu cara/mengetahui hangatnya air,
  • dapat membuat dan menyiapkan minuman/makanan untuk anak/bayi, menyuapinya, serta tahu cara dan waktu pemberiannya,
  • dapat menjaga, menghibur, merawat, mengganti pakaian, menidurkan anak/bayi.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai SKK Perawatan Anak Tingkat Purwa,
  • tahu cara dan dapat memegang dan memandikan anak/bayi, membersihkan dubur/alat kelamin, serta memelihara kuku, dan kulit bayi,
  • tahu syarat-syarat gizi dan memelihrara makanan/minuman anak/bayi,
  • tahu cara dan dapat memelihara kesehatan anak/bayi, misalnya: mencegah jangan sampai masuk angin, panas, tergeliat, terkilir, stuip/kejang, cacingan, dan sebagainya.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Perawatan Anak Tingkat Madya,
  • tahu cara dan dapat mencegah dan menolong anak yangmengalami kesulitan buang air besar, yang mengalami kejang, stuip, demam dan merawat luka-luka kecil,
  • dapat melatih anak kebersihan, kerapian, sopan santun, suka kerja dan disiplin diri sendiri,
  • tahu dan dapat mencarikan permainan alat-alat bermain, yang cocok dengan pribadi dan watak anak, dan berguna bagi perkembangan jasmani dan rokhani anaknya.
Gambar TKK Perawatan Anak.





SKK Perawatan Keluarga (Home Nursing).

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • mengerti dan telah melaksanakan peraturan kesehatan di rumahnya, misalnya: kebersihan rumah, dan halaman, tempat sampah, hubungan air, kamar mandi, kakus, sumur dan sebagainya,
  • mengerti dan dapat melakukan: (1)    pengukuran suhu badan (dengan thermometer), (2)    meraba dan menghitung denyut nadi dan pernafasan, (3)    penggunaan steekpan, pispot, botol air kencing,  (4)    penyediaan ruang dan tempat untuk orang sakit, misalnya tempat tidur, meja, bel, dan lain-lain.
  • mengetahui cara perawatan penderita sebelum/sesudah pemeriksaan dokter, dan tahu hal-hal yang perlu dicatat/diperhatikan/dilaporkan kepada dokter.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Perawatan Keluarga Tingkat Purwa,
  • mengerti dan dapat melakukan perawatan bagi orang sakit, yaitu:  (1)    membaringkan, mendudukkan, membalikkan badan penderita, (2)    menyiapkan dan menyuapi makanan minuman pada penderita, (4)    dapat mengganti alas tempat tidur (sprei), perlak dan selimut yang sedang dipakai oleh penderita, (5)    menggunakan kompres panas/dingin secara basah/kering secara tepat dan baik;
  • mengerti cara pencegahan dan penularan beberapa jenis penyakit.

Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Tingkat Madya,
  • mengerti dan dapat melakukan perawatan bayi, misalnya: menyiapkan alat dan tempat memandikan, mengganti pakaian, cara memegang/mendukung, membungkus dengan selimut dan sebagainya.
  • mengerti dan dapat melakukan perawatan penderita (atas nasehat/petunjuk dokter), (1)    me- nyeka/memandikan penderita, (2)    memberikan obat-obat tertentu, (3)    memberikan uap panas, (4)    memindahkan, menurunkan penderita dari tempat tidur dan mendudukkan di kursi, (5)    membantu penderita berjalan;
  • mengerti dan dapat menggunakan pesediaan obat-obatan dan alat-alat perawatan keluarga di rumah.
Gambar TKK Perawatan Keluarga (Home Nursing).





SKK Penerima Tamu.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • dapat menulis surat undangan, menjawab dapat/tidak dapat menerima undangan dan menulis surat ucapan terima kasih,
  • tahu cara menerima, duduk, berbicara, memperkenalkan, dan mengantar tamu,
  • dapat mengatur tempat dan meja tamu, memilih, menyusun dan mengatur makanan dan minuman untuk tamu, serta membuat acara “Jamuan minum teh” (bertandang/berkunjung).
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Penerima Tamu Tingkat Purwa,
  • tahu dan dapat melaksanakan kewajiban sebagai tuan/nyonya rumah mempersiapkan dan menerima tamu yang bermalam atau lebih,
  • tahu dan dapat bertindak sebagai tamu yang baik di mana-mana,
  • tahu waktu-waktu untuk berkunjung/bertandang, dan saat harus mengakhiri kunjungannya ke rumah orang lain, dan mengakhiri kunjungan orang lain di rumahnya,
  • dapat mengatur meja makan, menyusun menu, memilih makanan dan mengajak makan bersama tamunya.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Penerima Tamu Tingkat Madya,
  • tahu cara dan dapat mengatur segala sesuatu untuk acara selamatan bayi lahir, ulang tahun, perkawinan, kematian, dan lain-lain sesuai dengan adat-istiadat setempat di daerahnya,
  • tahu cara dan dapat membuatkan acara untuk tamu yang bermalam beberapa hari di rumahnya, agar si tamu tidak bosan dan merasa serasi (krasan),
  • dapat menghibur tamu selama 15 menit dengan beberapa macam acara (percakapan, nyanyian, permainan, sandiwara, lelucon, dan lain-lain).
Gambar TKK Penerima Tamu.




Bersambung ke Bagian 2



Lihat  entri/topik terkait :
Tanda Kecakapan Pramuka Penggalang (Umum, Khusus, Garuda),
Cara Menguji Tanda Kecakapan Pramuka

Sumber 
Petunjuk Pelaksanaan Syarat-syarat & Gambar Tanka Kecakapak Khusus, Kwarnas Gerakan Pramuka, Jakarta 2001

 
Situs ini merupakan layanan informasi pendidikan kepramukaan yang merujuk ke berbagai sumber yang bisa di pertanggung jawabkan.... Semoga Bermanfaat