Selamat Datang di ENSIKLOPEDIA PRAMUKA
go to my homepage
Go to homepage

Oct 21, 2012

Tali temali : Simpul Erat, Simpul Kembar, Simpul Kursi, Simpul Pangkal & Simpul Tiang




Simpul Erat
Gunanya untuk memendekkan tali.


Cara mebuat : pertama tekuklah tali dengan dua lengkungan (A dan B), dan perhatikan kedua ujung tali  (a dan b)




Kedua, ujung tali (a)  lingkarkanlah pada lengkungan (B) kemudian buatlah simpul dengan arah tali seperti pada gambar. Demikian pula  ujung tali (b) lingkarkan pada lengkungan (A) dengan simpul yang sama.

Perhatikanlah gambar di atas  agar  mudah membuatnya dan baik hasilnya, seringlah berlatih karena semakin sering berlatih akan semakin terampil.


Simpul Kembar
Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besar dan basah.

Caranya : tali pertama (A dan B) buatlah dengan ujung tali simpul yang melilit tali kedua  (a dan b).

Kemudian tali kedua (a dan b)  belitkan  dengan simpul pada tali (A dan B), tariklah ujung a dan b agar sambungan ikatannya menjadi kuat dan rapi.


Simpul Kursi
Gunanya untuk mengangkat orang yang pingsan dari bawah ke atas atau  sebaliknya.




Caranya : pertama buatlah dua buah sosok (A dan B) dengan arah tali satu di atas satu di bawah (a dan b).






Kedua,  sosok A dan B  saling dimasukan kemudian tarik hingga membentuk seperti gambar 2 di samping ini.



 Ketiga, setelah ditarik seperti gambar dua maka dengan ujung tali (a) buatlah simpul yang membelit lingkaran tali A dan B, demikian juga diujung sebelahnya (b) lakukan dengan cara yang sama sehingga tampak seperti gambar di samping ini.

 

Contoh kegunaan simpul kursi untuk mengangkat orang dari bawah atau menurunkan orang dari ketinggian karena menderita kecelakaan, sesegera mungkin. Perhatikan gambar, khususnya posisi ujung tali (a dan b).







Simpul Pangkal
Gunanya untuk mengikatkan tali kepada tiang.





Pertama,  belitkan tali itu pada tian, kemudian buatlah simpul, lihat posisi ujung tali a kecil  dan ujung tali A besar.






 Kemudian ujung a kecil belitkan pada tiang sehingga membentuk belitan baru seperti B. Belitan B  dipegang dulu agar mudah memasukan ujung tali a kecil.






 
 
Setelah unung tali a kecil masuk ke B, maka tariklah ujung tali A besar dan a kecil berlawanan arah kuat-kuat, maka hasilnya akan seperti gambar di samping ini.





Simpul Tiang
Gunanya untuk mengikat leher binatang supaya tidak terjerat.






Pertama, buatlah sebuah sosok pada tali yang akan digunakan untuk mengikat binatang, perhataikan posisi tali pada sosok yang dibuat di ujung tali A besar.




Kedua :  Masukkan ujung tali  a kecil  ke dalam sosok  di dekat ujung tali A besar. Kemudian belitkan sesuai dengan arah panah seperti gambar di samping ini.





Ketiga : perhatikan arah belitan ujung tali a kecil, setelah yakin benar tariklah dengan kuat dan leher binatang tetap akan aman karena tidak terjerat.

Yang harus diperhatikan jika pembuatan sosok dan belitan salah memasukkan maka simpul itu tidak akan jadi atau salah dan tidak bisa digunakan.



Selamat berlatih. Salam Pramuka




Sumber :
Buku,  Pedoman Kepramukaan, Kedai Kwarnas Gerakan Pramuka, Jakarta,  1983
Buku, Tali Temali Seri Teknik Kepramukaan, Ki Samsu, Saltu Raya, Bandung, 1994



 
PT.MOLINO PRAMUKA Menyelenggarakan Umroh Pramuka tahun 2013/2014 mulai bulan Desember 2013 Informasi lebih lanjut hubungi PT.Molino Pramuka 021-8731656