IKLAN PRODUK HUBUNGI ADMIN

Oct 9, 2012

PPPK : Teknik Pembidaian (Splinting)




Pembidaian ( Splinting) adalah Tindakan untuk mempertahankan sebagian/seluruh bagian anggota gerak dalam posisi tertentu dengan alat. Pembidaian lazim di lakukan untuk imobilisasi patah tulang,dislokasi ( sendi yang bergeser) dan juga cedera jaringan lunak di sekitar sendi

Tujuan dari pembidaian itu sendiri adalah :
  1. Mengurangi/menghilangkan nyeri dengan cara mencegah pergerakkan fragmen tulang,sendi yang dislokasi dan jaringan lunak yang rusak.
  2. Mencegah kerusakan lebih lanjut jaringan lunak (otot,medula spinalis,syaraf perifer,pembuluh darah) akibat pergerakan ujung fragmen tulang.
  3. Mencegah laserasi kulit oleh ujung fragmen tulang ( fraktur tertutup jadi terbuka).
  4. Mencegah gangguan aliran darah akibat penekanan ujung fragmen tulang pada pembuluh darah.
  5. Mengurangi/menghentikan perdarahan akibat kerusakan jaringan lunak.
  6. Pembidaian sendiri bisa di lakukan dengan alat alat sederhana yang ada di sekitar kita, seperti kain, selendang, jarik, bantal, kayu atau alat bidai khusus bila berada di fasilitas kesehatan.
  7. Prinsip prinsip pembidaian adalah sebagai berikut :
          a. Buka pakaian yang menutup bagian anggota tubuh yang akan di bidai. 
          b. Lakukan pemeriksaan status vaskular ( denyut nadi dan pengisian kapiler) serta
              status motorik dan sensorik di distal trauma. 
          c. Tutup semua luka dengan kasa steril atau dengan kain yang bersih. 
          d. Jangan memindahkan/menggerakkan anggota gerak sebelum dilakukan pembidaian. 
          e. Pada kasus fraktur,pembidaian harus mencakup 2 sendi di bagian proksimal (atas) 
             dan distal ( bawah) dari fraktur tersebut.
          f. Pada trauma sendi,pembidaian harus mencakup tulang di sebelah proksimal dan 
             distal sendi. 
          g. Semua bidai harus di beri bantalan lunak agar tidak merusak jaringan lunak (otot) 
              sekitarnya. 
         h. Selama pembidaian anggota gerak harus di topang dengan tangan untuk mernghindari
              trauma lebih lanjut.
         g. Jika terjadi deformitas ( berubah bentuk), lakukan traksi ( penarikan) untuk
             memulihkan kesejajaran anggota gerak (realignement). 
         h. Jika terdapat tahanan saat di lakukan traksi,pembidain dilakukan pada posisi apa adanya.
         i.  Pembidaian trauma tulang belakang dilakukan dengan prinsip neutral in-line position.
         j. Jika ragu ragu apakah terjadi patah tulang/fraktur,dislokasi tetap lakukan pembidaian





Lihat entri/topik terkait :
Jenis dan Cara Pembidaian (Splenting)


Sumber :
Buku, Pedoman Kepramukaan, Kedai Kwarnas Gerakan Pramuka, Jakarta 1983



Share:

DAPATKAN APLIKASI ENSIKOPEDIA PRAMUKA DI GOOGLE PLAY FREE

DAPATKAN APLIKASI ENSIKOPEDIA PRAMUKA DI GOOGLE PLAY FREE

FACEBOOK FAN

PENGGUNAAN METODE DISCOVERY UNTUK MENANAMKAN NILAI-NILAI KODE KEHORMATAN PRAMUKA

PENGGUNAAN METODE DISCOVERY UNTUK MENANAMKAN NILAI-NILAI KODE KEHORMATAN PRAMUKA
Meski metode ini awalnya digunakan untuk pelatihan science namun dengan modifikasi dan kreativitas metode ini menarik untuk dijadikan metode pendidikan dan penanaman nilai-nilai yang terkandung dalam kode kehormatan pramuka. (Klik gambar untuk baca artikel selengkapnya)

INFO ENTRY/TOPIK

Hingga hari ini ensiklopediapramuka on line ini telah memuat 680 entry/topik tentang Gerakan Pramuka, Pramuka & Kepramukaan. Semoga dapat memenuhi harapan para pembaca untuk lebih memahami dan dapat menerapkan pendidikan kepramukaan dengan lebih baik. Silakan klik abjad pada daftar isi yang terkait dengan tema yang anda butuhkan, maka anda akan terhubung dengan tulisan lengkap terkait dengan tema dimaksud. Salam.

Blog Archive

JUMLAH PENGUNJUNG

DAFTAR ISTILAH KEPRAMUKAAN INDONESIA - INGGRIS

DAFTAR ISI ENSIKLOPEDI : BERDASAR ABJAD (KLIK "ABJAD" UNTUK MEMILIH TOPIK YANG DIBUTUHKAN)

ENTRI/TOPIK TERPOPULER