Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Pidato Pak Harto : Pramuka Wadah Pembinaan Manusia Indonesia yang Pancasilais

Gambar
SAMBUTAN PADA PEMBUKAAN MUSYAWARAH KERJA KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA DENGAN KWARTIR DAERAH SE INDONESIA PADA TANGGAL 12 APRIL 1976, DI ISTANA NEGARA. Saudara-saudara; Selama empat hari yang akan datang ini akan berlangsung Musyawarah Kerja Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dengan Kwartir Daerah se Indonesia. Dalam Musyawarah Kerja ini yang saya anggap sangat penting adalah yang menyangkut program kegiatan pendidikan Kepramukaan. Dan pendidikan Kepramukaan tidak dapat lain harus berarti pendidikan yang bertujuan membangun manusia pembangunan. Tugas pokok daripada Gerakan Pramuka adalah menumbuhkan tunas-tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik, yang sanggup bertanggung jawab dan mampu membina serta mengisi kemerdekaan nasional kita. Untuk itu maka pembinaannya harus dapat menserasikan antara ketinggian moral dan ketajaman akal, antara tanggung jawabnya kepada diri sendiri dan tanggung jawabnya terhadap masyarakat, antara usaha untuk mengejar kemajuan lahi

SKK & TKK Kencana Krida Bina Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga

Gambar
Jenis SKK & TKK Kencana : Krida Bina Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga SKK & TKK Bina Keluarga SKK & TKK Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS)  SKK & TKK Bina Lingkungan Keluarga Tujuan Umum Meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku dan ketrampilan anggota Gerakan Pramuka untuk mendukung kegiatan Pembangunan Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga dalam upaya mewujudkan "Keluarga Berkualitas 2015". Tujuan Khusus Secara khusus tujuan Krida Bina Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga adalah agar anggota Gerakan Pramuka dapat : Memahami arti, tujuan dan kegiatan Pembangunan Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga. Mampu membantu dan berperan serta dalam pelaksanaan kegiatan Pembangunan Keluarga Sejahtera Pemberdayaan Keluarga. Mampu memahami delapan Fungsi Keluarga. Mampu memotivasi keluarga untuk melaksanakan delapan fungsi keluarga. Mampu memahami dan melaksanakan upaya peningkatan ketahanan

SKK & TKK Kencana Krida Bina Keluarga Berencana & Kesehatan Reproduksi

Gambar
Jenis SKK & TKK Krida Bina Keluarga Berencana & Kesehatan Reproduksi SKK & TKK Pelayanan KB SKK & TKK Maslah Kesehatan Reproduksi SKK & TKK Kelangsungan Hidup Ibu, Bayi dan Anak Balita SKK & TKK Kesehatan Reproduksi Remaja Tujuan Umun  Membekali anggota Gerakan Pramuka dengan pengetahuan, sikap, perilaku, kernampuan dan keterampilan untuk mendukung upaya peningkatan akses dan kualitas pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB dan KR) dalam rangka mewujudkan "Keluarga Berkualitas 2015". Tujuan Khusus : Mengetahui dan mampu menjelaskan kembali arti dan tujuan kebijakan-kebijakan teknis pelaksanaan prograrn KB dan KR. Mengetahui dan mampu menjelaskan kembali pentingnya kemudahan akses dan upaya peningkatan kualitas dalam pelayanan KB dan KR. Mengetahui dan memahami pentingnya Kesehatan Reproduksi dan masalah-masalah Kesehatan Reproduksi. Mengetahui dan memahami pentingnya kesetaraan dan keadilan gender dalam pelayan

Permainan Penggalang : "Seven Booms"

Gambar
Konsep Permainan "seven booms" sangat baik untuk melatih konsentrasi dan kemampuan berhitung para pramuka penggalang. Permainan ini sangat sederhana karana hanya membutuhkan kemampuan berhitung dan berkonsentrasi. Namun demikian terampil berhitung saja tanpa bisa berkonsentrasi bisa mengakibatkan gagal dalam bermain, sebaliknya meski sudah konsentrasi penuh namun kurang cermar berhitung juga akan mengalami kegagalan pula. Permainan ini menjadi menarik dan meriah, jika dikombinasikan dengan  tepuk tangan, nyanyi, menari dan berbagai atraksi lainnya. Permainan ini semakin lama akan semakin menegangkan jika pilihan angkanya makin tinggi dan makin sulit. Alur pemainan Pembina atau Pb Pembina mengatur pasukan penggalang kedalam sebuah lingkaran besar dan dalam posisi duduk, Kakak Pembina atau Pb Pembina berada di tengah lingkaran. Sebelum bermain Pembina atau Pb Pembina bisa mengantarkan permainan ini dengan menjelaskan arti penting konsentrasi dan pentingnya kemampuan

SKK & TKK Kebhayangkaraan Krida Pengetahuan Tempat Kejadian Perkara (TKP)

Gambar
SKK & TKK Kebhayangkaraan Krida Pengetahuan Tempat Kejadian Perkara, terdiri dari :   SKK & TKK Pengetahuan Sidik Jari  SKK & TKK Pengetahuan Tulisan Tangan dan Tanda Tangan  SKK & TKK Pengetahuan Tempat Kejadian Perkara (TKP)  SKK & TKK Pengetahuan bahaya Narkoba SKK & TKK Pengetahuan Sidik Jari   Untuk golongan Siaga  ditiadakan.   Untuk golongan Penggalang SKK Pegetahuan Sidik Jari utuk golongan Penggalang, adalah  : Mengetahui bahwa setiap orang mempunyai ciri-ciri sidik jari yang tidak sama dengan orang lain.   Gambar TKK Pengetahuan Sidik Jari untuk Penggalang ,  adalah : Untuk golongan Penegak SKK Pengetahuan Sidik Jari untuk golongan Penegak, adalah : Selain mempunyai SKK golongan Penggalang ditambah dengan : (1) Mengetahui apa kegunaan sidik jari.  (2) Mengenal jenis lukisan sidik jari. Gambar TKK Pengetahuan Sidik Jari untuk golongan Penegak, adalah  : Untuk golongan Pandega  SKK Pengetahuan Sidik Jari untuk golo

SKK & TKK Kebhayangkaraan Krida Pencegahan dan Penanggulangan Bencana

Gambar
SKK & TKK Kebhayangkaraan Krida Pencegahan dan Penanggulanan Bencana,          terdiri dari : SKK & TKK Pencegahan Kebakaran SKK & TKK Pemadam Kebakaran SKK & TKK Rehabilitasi Korban Kebakaran SKK & TKK Pengetahuan Kerawanan Bencana SKK & TKK Pencarian Korban SKK & TKK Penyelamatan Korban SKK & TKK Pengetahuan Satwa SKK & TKK Pencegahan Kebakaran Untuk golongan Siaga : SKK Pencegahan Kebakaran untuk golongan siaga, adalah :  (1) d apat memanfaatkan api/panas  (2) Menyalakan api. (3) memadamkan api  (3) menggunakan api  (4) mengetahui bahaya api. Gambar TKK Pencegahan Kebakaran, untuk golongan Siaga, adalah :     Untuk golongan Penggalang : SKK Pencegahan  Kebakaran untuk golongan Penggalang, adalah : (1) Dapat meletakkan dengan baik peralatan rumah tangga yang rawan/dapat menyebabkan kebakaran. (2) Seperti : Kompor, lilin, lampu petromak, setrika, tungku dan sebagainya. (3) Memiliki pengetahuan dasar ten