IKLAN PRODUK HUBUNGI ADMIN

ENSIKLOPEDI PRAMUKA.....

Sejarah Panjang Gerakan Pramuka telah melahirkan banyak peristiwa,tokoh,benda tradisi istilah kependidikan istilah organisasi dan berbagai hal lainya yang pelu di dokumentasikan......

KA MABINAS GERAKAN PRAMUKA DARI MASA KE MASA

KA.Mabinas Gerakan Pramuka Dari Masa ke Masa:Diawali oleh Ir Soekarno, Soeharto,Baharudin Jusup Habibie,K.H.Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarno Putri dan Soesilo Bambang Yudhoyono...

PANJI GERAKAN PRAMUKA...

ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Sri Sultan Hamengku Buwono IX menerima Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Pramuka dari Presiden Soekarno pada tanggal 14 Agustus 1961 di Istana Merdeka

APEL BESAR...

Para penggalang Putra dan Putri mengikuti Apel Besar Hari Pramuka yang Diselenggarakan tanggal 18 Agustus 1986 di Istana Merdeka Jakarta.......

KA KWARNAS GERAKAN PRAMUKA DARI MASA KE MASA.

Ka Kwarnas Gerakan Pramuka dari masa ke masa : Sri Sultan Hamangkubuwono IX 1961-1974, H.M. Sarbini 1974-1978(meninggal Th 1977), Mashudi 1974-1993, Himawan Sutanto 1993-1998, H.A. Rivai Harahap 1998-2003,Azrul Azwar 2003-2013,Adhyaksa Dault 2013-2018.

Jan 31, 2015

Peraturan Baris Berbaris (PBB) - Bagian 2





Gerakan Perorangan – Gerakan Dasar

Sikap sempurna
  • Aba-aba : Siap - GERAK. Pelaksanaanya : pada aba-aba pelaksanaan badan/tubuh berdiri tegap, ke dua tumit rapat, ke dua telapak kaki membentuk sudut 60…, lutut lurus paha dirapatkan, berat badan di atas ke dua kaki, perut ditarik sedikit, dada dibusungkan, pundak ditarik sedikit ke belakang dan tidak dinaikkan, lengan rapat pada badan, pergelangan tangan lurus, jari-jari tangan menggenggam tidak terpaksa rapat pada paha, ibu jari segaris dengan jahitan celana, leher lurus, dagu ditarik, mulut ditutup, gigi dirapatkan, mata memandang tajam ke depan, benafas sewajarnya.

Istirahat
Aba-aba istirahat ditempat – GERAK
  • Pada aba-aba pelaksanaan, kaki kiri dipindahkan ke samping kiri dengan jarak sepanjang telapak kaki (30cm)
  • Ke dua belah tangan dibawa ke belakang dan dibawah pinggang, punggung tangan kanan di atas telapak tangan kiri, tangan kanan dikepalkan dengan dilemaskan, tangan kiri memegang pergelangan tangan kanan di antara ibu jari dan telunjuk, ke dua tangan dilemaskan, badan dapat bergerak.
Catatan:
  • Pasukan dalam keadaan istirahat di tempat, pemimpin atau atasan lainnya datang untuk memberikan perhatian atau petunjuk-petunjuk, maka atas ucapan pemimpin/atasan dengan menggunakan kata Perhatian pasukan segera mengambil sikap sempurna tanpa mengucapkan kata siap, kemudian mengambil sikap istirahat.
  • Pada kata perhatian, selesai atau sekian, pasukan mengambil sikap sempurna tanpa didahului aba-aba kemudian kembali ke sikap istirahat di tempat.
  • Maksud dari sikap siap terakhir ini adalah sebagai jawaban tanpa suara, bahwa petunjuk-petunjuk yang diberikan akan dijalankan
Lencang kanan/kiri : (hanya dalam bentuk bersaf)
Aba-aba : Lencang kanan/kiri - GERAK

Pelaksanaannya: Gerakan ini dijalankan dalam sikap sempurna.
  • Pada aba-aba pelaksanaan, saf depan mengangkat lengan kanan/kiri ke samping, jari-jari kanan/kiri menggenggam menyentuh bahu kanan/kiri orang yang berada di sebelah kana/kirinya, punggung tangan menghadap ke atas, bersamaan dengan ini kepala dipalingkan ke kanan/kiri tidak berubah tempat masing-masing meluruskan diri
  • Saf tengah dan saf belakang kecuali penjuru, setelah meluruskan ke depan dengan pandangan mata, ikut pula memalingkan muka ke samping dengan tidak mengangkat tangan.
  • Penjuru saf tengan dan belakang mengambil antar ke depan 1 (satu) lengan kanan/kiri ditambah 2 (dua)  kepalan tangan dan setelah lurus menurunkan tangan kanan/kiri tanpa menunggu aba-aba.
  • Pada aba-aba tegak-GERAK semua dengan serentak menurunkan lengan dan memalingkan muka ke depan dan berdiri dalam sikap sempurna.
  • Pada waktu pemimpin pasukan memberikan aba-aba lencang kanan/kiri dan barisan sedang meluruskan safnya, Pemimpin pasukan yang berada dalam barisan itu memberikan kelurusan saf dari sebelah kanan/kiri pasukan dengan menitikberatkan pada kelurusan tumit (bukan ujung depan sepatu).
Catatan:
  • Untuk menghindarkan keributan pada waktu mengangkat lengan kanan/kiri, hendaknya lengan diluruskan melalui belakang punggung orang yang berada di samping, kalau jarak 1 (satu) lengan tidak cukup. Dengan demikian dihindarkan gerakan seolah-olah meninju rekannya yang berada di smaping.
  • Kelurusan barisan dilihat dari tumit.
Setengah lencang kanan/kiri
Aba-aba : Setengah lencang kanan/kiri - GERAK

Pelaksanaannya:
  • Seperti pada waktu lencang kanan/kiri, tetapi tangan kanan/kiri di pinggang (bertolak pinggang) dengan siku menyentuh lengan orang yang berdiri disebelahnya, pergelangan tangan lurus, ibu jari di sebelah belakang pinggang, empat jari lainnya rapat pada pinggang sebelah depan (khusus saf depan). Pada aba-aba tegak GERAK dengan serentak menurunkan lengan sambil memalingkan muka ke depan dan berdiri dalam sikap sempurna.
Lencang depan  (hanya dalam bentuk berbanjar)Aba-aba : Lencang depan - GERAK

Pelaksanaannya:
  • Penjuru tetap sikap sempurna : nomor dua dan seterusnya meluruskan ke depan dengan mengangkat tangan dengan jarak satu lengan ditambah dua kepalan tangan.
  • Saf depan banjar tengah dan kiri mengambil antara satu lengan ke samping kanan, setelah lurus menurunkan tangan dan memalingkan kepala kembali ke depan dengan serentak tanpa menunggu aba-aba.
  • Banjar tengah/kiri tanpa mengangkat tangan
Cara berhitung
Aba-aba : Hitung – MULAI

Pelaksanaannya:
  • Jika bersaf, pada aba-aba peringatan penjuru tetap melihat ke depan, saf terdepan memalingkan mukanya ke kanan.
  • Pada aba-aba pelaksanaan, berturut-turut di mulai dari penjuru menyebutkan nomornya sambil memalingkan muka ke depan.
  • Pengucapan nomor secara tegas dan tepat.
  • Jika berbanjar, pada aba-aba peringatan semua anggota tetap dalam sikap sempurna.
  • Pada aba-aba pelaksanaan mulai dari penjuru kanan berturut-turut ke belakang menyebutkan nomornya masing-masing.
  • Jika pasukan berbanjar/bersaf tiga, maka yang berada paling kiri mengucapkan : LENGKAP atau KURANG SATU/KURANG DUA.

Perubahan Arah
(dalam keadaan berhenti)

Hadap kanan/kiri
Aba-aba : Hadap kanan/kiri – GERAK

Pelaksanaaan:
  • Kaki kiri/kanan diajukan melintang di depan kaki kanan/kiri lekukan kaki kanan/kiri berada di ujung kaki kanan/kiri, berat badan berpindah ke kaki kiri/kanan.
  • Tumit kaki kanan/kiri dengan badan diputar ke kanan/kiri 90°
  • Kaki kiri/kanan dirapatkan kembali ke kaki kanan/kiri.
Hadap serong kanan/kiri
Aba-aba : Hadap serong kanan/kiri – GERAK

Pelaksanaan:

  • Kaki kiri/kanan diajukan ke muka sejajar dengan kaki kanan/kiri
  • Berputarlah arah 45° ke kanan/kiri
  • Kaki kiri/kanan dirapatkan kembali ke kaki kanan/kiri
Balik kanan

Aba-aba : Balik kanan/kiri – GERAK

Pelaksanaan :

  • Pada aba-aba pelaksanaan kaki kiri diajukan melintang (lebih dalam dari hadap kanan) di depan kaki kanan.
  • Tumit kaki kanan beserta badan diputar ke kanan 180°
  • Kaki kanan/kiri dirapatkan kembali ke kaki kanan/kiri.

Catatan:
  • Dalam keadaan berhenti pada hitungan ke tiga, kaki dirapatkan dan kembali ke sikap sempurna
  • Dalam keadaan berhenti berjalan pada hitungan ketiga, kaki kanan/kiri tidak dirapatkan melainkan dilangkahkan 0,5 langkah dengan cara dihentikan.

Cara berkumpul

Aba-aba : 3 bersaf/ 3 berbanjar kumpul - MULAI

Pelaksanan:

  • Pelatih menunjuk seorang anggota sebagai penjuru dan orang yang ditunjuk mengulangi perintah yang diberikan oleh pelatih. Contoh:  Sdr.Gatot sebagai penjuru. Aba-aba pelatih : Gatot sebagai penjuru. Oleh orang yang ditunjuk (dalam sikap sempurna) aba-aba diulangi : Gatot sebagai penjuru.
  • Orang yang ditunjuk tadi lari dan berdiri di depan pelatih ± 4 langkah
  • Setelah aba-aba pelaksanaan MULAI diberikan pelatih, maka orang-orang lainnya berlari dan berdiri disamping kiri penjuru serta meluruskan diri seperti pada waktu lencang kanan.
  • Pada waktu berkumpul, penjuru melihat ke kiri setelah lurus, penjuru memberikan isyarat dengan perkataan LURUS, pada isyarat ini penjuru nelihat ke depan, yang lainnya (saf depan) menurunkan lengannya dan kembali ke sikap sempurna.
Cara latihan memberi hormat

Aba-aba : Hormat - GERAK

Pelaksanaan (dengan tutup kepala, keadaan berhenti) :
  • Pada aba-aba pelaksanaan, dengan gerakan cepat tangan kanan diangkat ke arah pelipis kanan, siku-siku 15° serong ke depan, kelima jari rapat dan lurus, telapak tangan serong ke bawah dan kiri ujung, jari tengah dan telunjuk mengenai pinggir bawah dari tutup kepala setinggi pelipis.
  • Pergelangan tangan lurus, bahu tetap seperti dalam sikap sempurna, pandangan mata tertuju kepada yang diberi hormat.
  • Jika tutup kepala mempunyai klep, maka jari tengah mengenai pinggir klep.
  • Jika selesai menghormat, maka lengan kanan lurus diturunkan secara cepat ke sikap sempurna.

Selamat berlatih. Salam Pramuka

Lihat entry/topik terkait :

Sumber/ Referensi :
  • Pedoman Penyelenggaraan Paskibraka - Depdiknas.
  • Peraturan Baris Berbaris - Pusdiklat TNI-AD.
  • Pramuka.Net


Share:

Jan 23, 2015

Kerajinan Tangan Pramuka : Membuat Lampion dengan Pita Anyaman untuk Menghias Tenda Perkemahan



Bahan :
  • lembar pita anyaman berukuran 20 x 2 cm
Cara membuat:
  • Membuat model baling-baling lebih dulu (lihat link  Kerajinan Tangan Pramuka : Jam Tangan dan Baling-baling dengan Pita Anyaman)
  • Keempat ujung baling-baling dibawa ke atas, direkat satu dengan yang lain.
  • Keempat ujung lainnya dimasukkan ke dalam lipatan (arah bawah).
  • Titik tengah atas lampion diberi benang sebagai penggantung.
  •   Lampion sudah jadi.



Catatan :
  • Dengan melatakkan lampu ditengah-tengah lingkaran maka dimalam hari lampion ini akan kelihatan sangat cantik.
  • Jenis lampion sederhana ini dapat menjadi bagian untuk menghias tenda perkemahan untuk membangun suasana tenda yang artistik, sederhana, alami dan kreatif.
Lihat entry/topik terkait :
Sumber :
"Menganyam",  Ibue Lies Basir, Intan Pariwara, Edisi Pertama, 1989, Klaten.



Share:

Kerajinan Tangan Pramuka : Membuat Jam Tangan dan Baling-baling dengan Pita Anyaman




Membuat Jam Tangan dengan Pita Anyaman

Bahan:
  • 1 pita anyaman panjang berukuran 30 x 2 m
  • 1 pita anyaman pendek berukuran 6 x 2 m
Cara membuat:
  • Pita pendek diletakkan di bawah pita panjang. Ujung kanan dan kiri pita pendek dan ujung atas pita berjarak 2 cm.
  • Ujung kanan dan kiri pita pendek dilipat kedalam, kemudian ujung atas.
  • Ujung pita panjang yang lain, dimasukkan ke dalam, dan melewati ujung lipatan. Usahakan agar lipatan terakhir cukup kuat.
  • Jam tangan sudah jadi. Guru dapat membantu memberi angka/jarum jam.

Gambar cara pembuatan




Membuat Baling-baling dengan Pita Anyaman


Bahan: 
  • 4 lembar pita anyaman berukuran 20 x 2cm

Cara membuat:
  • Tiap lembar pita dilipat menjadi 2 bagian sama panjang.
  • Ambil pita 1, peganglah dengan tangan kiri. Lipatan berada di bawah bagian terbuka di atas.
  • Ambil pita 2, peganglah juga dengan tangan kiri. Lipatan di atas, bagian terbuka dibawah.
  • Ambil pita 3, peganglah dengan tangan kanan pada bagian lipatan.
  • Dari arah kanan, masukkan pita 2 ke dalam pita 3, dan masukkan pita 3 ke dalam pita 1.
  •  Baliklah model tersebut, yang kanan menjadi kiri dan yang kiri menjadi kanan.
  • Ambil pita 4, peganglah dengan tangan kanan pada bagian lipatan.
  • Dari arah kanan, masukkan pita 1 ke dalam pita 4, dan masukkan pita 4 ke dalam pita 2.

  • Tarik berlawanan arah tiap ujung yang terbuka.
  • Guntinglah runcing keempat ujungnya. Baling-baling sudah jadi.


Selamat berlatih. Salam Pramuka

Sumber :
"Menganyam",  Ibue Lies Basir, Intan Pariwara, Edisi Pertama, 1989, Klaten.




Share:

DAPATKAN APLIKASI ENSIKOPEDIA PRAMUKA DI GOOGLE PLAY FREE

DAPATKAN APLIKASI ENSIKOPEDIA PRAMUKA DI GOOGLE PLAY FREE

FACEBOOK FAN

PENGGUNAAN METODE DISCOVERY UNTUK MENANAMKAN NILAI-NILAI KODE KEHORMATAN PRAMUKA

PENGGUNAAN METODE DISCOVERY UNTUK MENANAMKAN NILAI-NILAI KODE KEHORMATAN PRAMUKA
Meski metode ini awalnya digunakan untuk pelatihan science namun dengan modifikasi dan kreativitas metode ini menarik untuk dijadikan metode pendidikan dan penanaman nilai-nilai yang terkandung dalam kode kehormatan pramuka. (Klik gambar untuk baca artikel selengkapnya)

INFO ENTRY/TOPIK

Hingga hari ini ensiklopediapramuka on line ini telah memuat 680 entry/topik tentang Gerakan Pramuka, Pramuka & Kepramukaan. Semoga dapat memenuhi harapan para pembaca untuk lebih memahami dan dapat menerapkan pendidikan kepramukaan dengan lebih baik. Silakan klik abjad pada daftar isi yang terkait dengan tema yang anda butuhkan, maka anda akan terhubung dengan tulisan lengkap terkait dengan tema dimaksud. Salam.

JUMLAH PENGUNJUNG

DAFTAR ISTILAH KEPRAMUKAAN INDONESIA - INGGRIS

DAFTAR ISI ENSIKLOPEDI : BERDASAR ABJAD (KLIK "ABJAD" UNTUK MEMILIH TOPIK YANG DIBUTUHKAN)

ENTRI/TOPIK TERPOPULER