Selamat Datang di ENSIKLOPEDIA PRAMUKA
go to my homepage
Go to homepage

Program On Device Portal....

PT.MOLINO PRAMUKA.saat ini sedang mengembangkan sebuah program "on device portal"sebuah layanan informasi pendidikan dan informasi Organisasi Gerakan Pramuka melalui smartphone...

ENSIKLOPEDI PRAMUKA.....

Sejarah Panjang Gerakan Pramuka telah melahirkan banyak peristiwa,tokoh,benda tradisi istilah kependidikan istilah organisasi dan berbagai hal lainya yang pelu di dokumentasikan......

UMROH PRAMUKA...

PT.MOLINO PRAMUKA menyelenggarakan Ibadah Umroh terbuka untuk masyarakat umum periode pemberangkatan mulai bulan Desember 2013 sampai dengan Mei 2014 pemberangkatan setiap akhir bulan (sembilan hari)untuk informasi lebih lanjut hubungi PT.Molino Pramuka JL Jambore No 1 Cibubur Jaktim Tlp 021 8731656

PENANAMAN POHON...

Peserta Rakernas Gerakan Pramuka tahun 2013" seusai menanam pohon buah di "Kebun Buah Bumi Perkemahan Cibubur - Jakarta" yang dikelola dan dikembangkan oleh Divisi Aset Menejemen PT. Molino .......

KA KWARNAS GERAKAN PRAMUKA DARI MASA KE MASA.

Ka Kwarnas Gerakan Pramuka dari masa ke masa : Sri Sultan Hamangkubuwono IX 1961-1974, H.M. Sarbini 1974-1978(meninggal Th 1977), Mashudi 1974-1993, Himawan Sutanto 1993-1998, H.A. Rivai Harahap 1998-2003,Azrul Azwar 2003-2013.

Nov 30, 2012

Sandi dalam Kegiatan Kepramukaan


Pengertian & Fungsi
  • SANDI ialah suatu kode rahasia, yang kerahasiaannya hanya diketahui oleh sekelompok orang saja.  Sandi biasanya digunakan untuk mengirim berita atau informasi yang bersifat rahasia dan tidak boleh diketahui oleh pihak lain selain kelompoknya.
  • Dalam kegiatan pramuka, sandi biasanya dipergunakan pada saat melakukan kegiatan hiking, widegame/permainan besar, bisa juga digunakan dalam kegiatan latihan rutin untuk memberikan perintah-perintah, bisa juga dikombinasikan dengan permaian, pertanyaan tentang ilmu pengatehauan, lingkungan dsb.  
  • Sandi sebagai materi latiha kepramukaan bertujuan untuk  melatih para pramuka menyelesaikan suatu masalah yang sedang dihadapi, memupuk kerjasama, memupuk kreativitas, membangun kegembiraan dan mengajarkan ketelitian.

Jenis-jenis Sandi
  • Banyak sekali jenis sandi yang bisa digunakan untuk materi latihan Pramuka. Bahkan tidak tertutup kemungkinan para Pembina dan para Pramuka membuat sandi-sandi baru berdasar  potensi dan keragaman budaya lokal.

  • Sandi-sandi yang sudah umum dikenal dalam latihan kepramukaan adalah, sandi huruf,  sandi angka, sandi kotak, sandi rumput, sandi kanji

SANDI HURUP

Sandi A - N
Sandi ini menyamarkan atau merahasiakan dengan cara menukar hurup A menjadi hurup N dan sebaliknya.

Rumus atau Kunci
Contoh Penerapan

Soal Latihan

Sandi AND
Sandi AND adalah kode rahasia dengan meletakan kata AND,   di depan dan dibelakang, di depan, atau di belakang sebuah hurup.

Rumus atau Kunci

Contoh Soal dan Jawaban




Soal Latihan






Sandi A - Z
Sandi ini menyamarkan atau merahasiakan dengan cara menukar hurup A menjadi hurup Z dan sebaliknya.

Rumus atau Kunci

 Contoh soal dan jawaban

Soal Latihan



SANDI ANGKA

Konsep
Sandi angka adalah mengubah  hurup dengan kode angka dengan berbagai varisasi angka.

Rumus
Penggunaan angka dapat divariasikan misalnya dari yang paling mudah misalnya  A = 1, B=2, dst. Bisa juga menggunakan angka genap, angka ganjil, anka tengahan, angka keliatan.  

Perintah
Cantumkan perintah dengan rumus yang jelas hingga para Pramuka dapat mengambil kesimpulan dan membuat kuncinya. 

Contoh 1 : rumus  A=1, B=2, C=3, dst, 
Dari rumus contoh 1 maka para Pramuka akan dapat menebak bahwa hurup selanjutnya yaitu D=4, E=5, F=6, F=7, F=8 dst.

Contoh 2 :  rumus   A=5,  D=20, F=30, dst
Dari rumus contoh 2 maka para Pramuka akan dapat menebak bahwa semua hurup di kodekan dengan angka kelipatan 5.

Contoh Rumus
A=1, B=3, C=5 ......................... X=47, Y=49, Z=51
Carilah kode angka untuk hurup-hurup lain, agar bisa menyelesaikan jawaban di bawah ini.

Contoh Soal & Jawaban

 


SANDI JAM

Konsep
Sandi Jam hampir sama dengan sandi angka. Sandi Jam  adalah mengubah  hurup dengan kode jam dengan berbagai varisasi angka.

Rumus
Penggunaan kode dapat divariasikan dengan beragam cara, misalnya  A=1.30,  B=2, C=2.30, D=3, maka tiap hurup merupakan kelipatan 30 menit dari mulai jam 1. 

Contoh Rumus
A= Jam 2.30,  B=Jam 3, C=Jam 3.30 ....................... Z=Jam 15.00
Carilah kode jam untuk hurup-hurup lain agar dapat menyelesaikan soal di bawah ini.

Contoh soal & jawaban 



SANDI   KOTAK

Konsep
Sandi Kotak  adalah kode tulisan yang digantikan dengan bentuk bagian dari kotak dan sudut. Satu kotak atau satu sudut mewakili dua huruf. Antara hurup pertama dan hurup kedua di bedakan dengan titik yang ada di atasnya.

Rumus


Contoh Soal







SANDI   RUMPUT

Konsep
Sandi Rumput  adalah kode tulisan yang diterjemahkan ke dalam morse kemudian dikodekan lagi dengan bentuk benda seperti rumput.

Rumus


Penerapan
Dari contoh rumus di atas maka untuk bisa membaca dan menulis sandi rumput harus hafal morse terlebih dahulu.Contoh penulisan dan membaca  sandi rumput berdasar hurup.

Contoh Latihan


Nov 28, 2012

SKK & TKK Penggalang : Bidang Ketrampilan & Teknik Pembangunan (bagian 5)




Bagian 5 (Habis)  :
SKK Pramuka Penggalang Bidang Ketrampilan dan Teknik Pembangunan :  Berkemah. Penjelajah/Pencari Jejak. Pengembara Evakuasi Medis Dirgantara. Pengenal Pesawat Udara.    Petani Padi. Juru Peta. Navigasi Laut.  Isyarat Bendera. Pelaut. Isyarat Listrik. Isyarat OPtik.  Perencana Kapal.  Perahu Motor.


SKK Berkemah.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seseorang Pramuka Penggalang harus:
  • sedikitnya sudah tiga kali mengikuti perkemahan sehari semalam (misalnya Perkemahan Sabtu Minggu = Persami), dan satu kali perkemahan yang lebih dari dua malam,
  • dapat memperlihatkan cara menyusun isi kantong punggung (rugzak-ransel) dengan baik dan rapi,
  • mengetahui dan dapat mendirikan tenda regu (untuk 6-10orang), dengan rapi dan benar, termasuk pemakaian simpul dan pembuatan paritnya,
  • mengetahui dan dapat mengatur perkemahan regu/sangganya (mengatur barang-barang dalam tenda, isi tenda dapur barang-barang di rak piring, rak sepatu, dan lain-lain),
  • mengetahui dan dapat menjaga kebersihan perkemahan regu/sangganya, termasuk pembuatan tempat sampah basah dan sampah kering, serta membawa pulang ke rumah alat-alat dapur dan barang lainnya dalam keadaan bersih.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi Syarat Kecakapan Khusus Berkemah Tingkat Purwa,
  • tahu keperluan perlengkapan berkemah untuk perorangan dan regu/sangganya,
  • mengetahui dan dapat mengatur perkemahan regu/sangganya, yaitu : (1)    dapat menempatkan letak tenda tidur, tenda dapur, tiang jemuran, rak piring, rak sepatu, tempat sampah dan sebagainya, sesuai dengan keadaan empat, arah angin dan arah sinar matahari, (2)    dapat mengatur aliran air hujan.
  • dapat mendirikan berbagai macam tenda, misalnya tenda tidur, tenda dapur, tenda makan, tenda beratap ganda (double dek), melipat, serta memelihara tenda regu,
  • dapat membuat pagar, tiang jemuran, rak piring, rak sepatu dan lain-lain secara sederhana.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Syarat Kecakapan Khusus Berkemah Tingkat Madya,
  • tahu keperluan perlengkapan berkemah untuk pasukan, dan peraturan serta syarat-syarat perkemahan yang baik,
  • dapat mengatur letak perkemahan regu/sangga dalam pasukan/ambalannya, termasuk menentukan letak lapangan upacara dan tempat berlatih,
  • tahu cara penentuan tempat sanitasi tempat mandi, cuci dan kakus),
  • dapat mendirikan tenda besar dari kain terpal, atau membuat tenda darurat dari bahan yang ada di sekitarnya,
  • tahu syarat-syarat perkemahan yang baik, dan : (1)    dapat mencari tempat berkemah yang memenuhi syarat perkemahan, (2)    dapat mengusahakan air minum yang sehat di perkemahan,  (3)    mengetahui usaha untuk mendapat izin orang tua, kwartir, pemerintah setempat dan pemilik tanah serta tempat-tempat lainnya.
Gambar TKK Berkemah



SKK Penjelajah/Pencari Jejak.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka harus:
  • mengetahui sedikitnya 8 macam tanda jejak yang biasa digunakan dalam kepramukaan dari berbagai macam bahan yang ada, misalnya tanda dengan kapur, batu, kayu, rumput dan sebagainya,
  • dapat mengikuti jejak yang dibuat pengujinya, dengan tanda jejak yang diketahuinya, sejauh sedikitnya 3 km, tanpa tersesat, dan dilakukan sedikitnya dua kali, serta dapat memperlihatkan catatan tanda-tanda yang ditemukannya, dengan 80% benar,
  • dapat membaca surat sandi yang ditemukannya dalam perjalanan, dengan kesalahan maksimum 25%,
  • dapat menceritakan keadaan yang terjadi di sekitar jalan yang dilaluinya, termasuk menyebut tempat-tempat penting, seperti: Puskesmas, dokter, kantor polisi, sekolah, bengkel, pasar, stasiur/terminal, kantor pos dan telegrap, kantor telepon dan sebagainya,
  • dapat mengenal beberapa macam jejak binatang yang ada di sekitar tempat tinggalnya,
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi Syarat-syarat Kecakapan Khusus Penjelajah Tingkat Purwa,
  • mengetahui berbagai macam tanda jejak yang digunakan dalam kegiatan kepramukaan, yang dibuat dari berbagai macam bahan, misalnya kapur, batu, kayu, rumput, pohon, dan sebagainya,
  • dapat mengikuti jejak yang dibuat oleh pengujinya, sejauh sedikitnya 5 km, dan melalui berbagai macam medan atau rintangan fisik, misalnya tanah lapang, tanah datar, jalan di kampung, jalan di tengah sawah, menyeberang parit, dan sebagainya; kegiatan ini dilakukan sedikitnya dua kali, dan dapat memperlihatkan catatan tanda-tanda yang ditemukannya, dengan 80% benar,
  • dapat mengenal jejak manusia dengan berbagai keadaan, misalnya manusia berjalan dengan bersepatu, bertongkat, lari, pincang, dan sebagainya; atau jejak kuda berjalan, lari, berpacu, dan sebagainya,
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi Syarat Kecakapan Khusus Penjelajah Tingkat Madya,
  • dapat membaca surat sandi dan bahasa sandi,
  • dapat mengikuti jejak yang dibuat oleh pengujinya, dengan melalui rintangan yang memerlukan pemecahan dengan akal (gladi tangguh), yang diselesaikannya secara perorangan atau beregu; kegiatan ini dilakukannya sedikitnya dua kali, dan dapat memperlihatkan catatan tanda-tanda atau terjemahan surat-surat sandi yang ditemukan/diberikan kepadanya dalam perjalanannya,
  • dapat mengenal jejak kendaraan, dan dapat menyebut arah perjalanan kendaraan dan sebagainya,
  • dapat membuat cetakan jejak binatang, atau manusia dengan menggunakan batu tahu (gips), sedikitnya dua buah.
Gambar TKK Penjelajah/Pencari Jejak



SKK Pengembara.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • dapat memperlihatkan perlengkapan kebutuhan pengembaraan secukupnya, mengemasnya dengan baik dalam tas punggungnya,
  • bersama seorang Pramuka lain yang sejenis, telah melakukan sedikitnya dua kali pengembaraan dengan berkemah sehari semalam (24 jam), dengan perjalanan berjalan kaki sejauh -/+ 10 km, atau bersepeda atau ber-perahu sejauh lebih kurang 15 km dari tempat tinggalnya, dan dengan memasak sendiri, serta perencanaan dan persiapan yang sebaik-baiknya,
  • telah mempelajari sejarah atau cerita rakyat (legenda) tentang riwayat desa atau daerahnya, dengan menanyakan kepada tokoh-tokoh masyarakat setempat, mengunjungi museum, perpustakaan atau sumber data lainnya,
  • telah melakukan salah satu di antara kegiatan di bawahseperti : (1)    mempelajari sejarah benda-benda purbakala, tempat-tempat bersejarah, pahlawan-pahlawan di desa atau daerahnya; (2)    mempelajari tanaman atau hewan yang hidup di desa atau daerahnya; (3)    mempelajari tempa-tempat yang memungkinkan untuk kegiatan wisata atau kegiatan kepramukaan, seperti perkemahan, karya bakti, dan sebagainya; 
  • dapat membuat laporan singkat tentang kegiatan yang dilakukannya seperti tersebut nomor di atas.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi Syarat Kecakapan Khusus PengembaraanTingkat Purwa,
  • telah melakukan 4 kali pengembaraan bersama seorang Pramuka lain yang sejenis, dengan berkemah sejauh 40 km dari tempat tinggalnya, dan perencanaan serta persiapan yang sebaik-baiknya,
  • telah melakukan salah satu kegiatan di bawah ini : (1)    telah mempelajari kehidupan masyarakat di tempat yang dituju, di salah satu bidang kehidupannya, misalnya kebudayaannya, agamanya, mata pencahariannya, dansebagainya,  (2)    kehidupan binatang atau tanaman yang ada di daerah yang dituju itu,
  • dapat membuat laporan singkat tentang hasil karyanya seperti tersebut dalam nomor c) di atas, disertai dengan saran atau pendapatnya,
Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi Syarat Kecakapan Khusus Pengembara Tingkat Madya,
  • telah melakukan 8 kali pengembaraan bersama seorang teman Pramuka yang sejenis, dengan berkemah sejauh 60 km dari tempat tinggalnya, dan dengan perencanaan dan persiapan yang sebaik-baiknya,
  • telah melakukan kegiatan penelitian seperti yang tersebut untuk Syarat Kecakapan Khusus Pengembara Tingkat Madya, dengan laporan yang dilengkapi berbagai macam data nyata, misalnya gambar atau foto, angka statistik, dan sebagainya serta pendapatdan saran untuk perbaikan atau penyempurnaan masalah yang ditelitinya,
  • dapat melengkapi laporan pengembaraannya dengan peta pita, peta daerah, dan peta pemandangan,
  • dapat membuat tenda darurat dengan bahan yang ada disekitarnya.
Gambar TKK Pengembara



SKK Evakuasi Medis Dirgantara

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • tahu ketentuan-ketentuan kondisi badan bagaimana yang boleh dan tidak boleh naik pesawat terbang,
  • tahu cara mengatur orang sakit di darat yang akan diangkut dengan pesawat terbang,
  • dapat membedakan pesawat-pesawat yang menggunakan pressurevise dan tidak pressurevise,
  • dapat mengangkut (naik dan turun) orang sakit ke dalam dan keluar pesawat.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Evakuasi Medis Tingkat Purwa,
  • dapat menyiapkan alat medis yang diperlukan untuk evakuasi medis,
  • tahu syarat-syarat pesawat terbang yang baik untuk dipergunakan dalam evakuasi medis,
  • tahu siapa-siapa yang harus mendapat pengawasan khusus dalam evakuasi medis,
  • dapat membagi perioritas terhadap penderita yang memerlukan evakuasi medis.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Evakuasi Medis Tingkat Madya,
  • dapat bertindak cepat apabila ada keadaan darurat di dalam/ketika melaksanakan evakuasi medis,
  • tahu apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilaksanakan/diberikan dalam evakuasi medis,
  • dapat menerangkan bahaya-bahaya penerbangan terhadap human factor (faal tubuh manusia),
  • mempunyai ijazah P3K dari PMl/badan yang sah atau keterangan yang semacam itu dari seorang flight surgeon.
Gambar TKK Evakuasi Medis Dirgantara.



SKK Pengenal Pesawat Terbang.

Untuk mencapai Tingkat Purwa seorang Pramuka Penggalang harus:
  • mempunyai catatan tentang pesawat yang pernah dilihatnya lengkap dengan tanggal dan di mana serta ciri-ciri khusus dari sedikitnya 5 (lima) pesawat,
  • dapat menyebutkan paling sedikit 5 (lima) perusahaan penerbangan dalam/luar negeri salah satu pesawat yang digunakan transport paling sedikit 5 (lima) pesawat,
  • dapat menyebutkan paling sedikit 10 (sepuluh ) pesawat yang bersayap sweep back.
  • Khusus untuk Penegak dan Pandega ditambah dengan:
  • dapat menyebutkan tipe pesawat yang diperlihatkan gambar-gambanya selama 30 detik, paling sedikit 8 (delapan) pesawat,
  • dapat menjelaskan huruf pengenal di pesawat paling sedikit 10 (sepuluh) negara,
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Pengenal Pesawat Tingkat Purwa,
  • dapat menyebutkan dan menggambarkan bagian-bagian pokok pesawat terbang,
  • dapat menyebutkan roda-roda pendarat yang dapat dilipat dan tidak dapat dilipat paling sedikit 5 (lima) pesawat,
  • dapat menyebutkan pesawat yang menggunakan type nosewheel dan tail wheel paling sedikit 5 (lima) pesawat,
  • dapat menyebutkan paling sedikit 5 (lima) pesawat yang bersayap delta.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Pengenal Pesawat Terbang Tingkat Madya,
  • dapat menyebutkan 5 (lima) pabrik pesawat terbang dan pesawat yang dihasilkannya,
  • dapat menyebutkan roda-roda pendarat utama (main wheel ) yang dipasang di sayap dan di badan paling sedikir 5 (lima) pesawat,
  • dapat menyebutkan sayap di atas (high wing) sayap di tengah (midle wing) dan sayap di bawah (low wing).
Gambar TKK Pengenal Pesawat Terbang



SKK Petani Padi.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Petani Padi untuk Pramuka golongan Siaga,
  • tahu dan dapat : (1)    memilih/memisahkan benih padi yang baik untuk ditanam, (2)    memilih bibit padi yang baik dan sehat di persemaian, (3)    menanam padi dengan teratur (tandur jajar), (4)    menyiangi padi (dengan tangan atau alat), (5)    melakukan penanaman padi dengan baik;
  • tahu dan dapat mencampur obat (dosis) dan menggunakan sedikitnya satu macam obat/alat pemberantas hama/penyakit padi.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Petani Padi Tingkat Purwa,
  • tahu dan mengerti tentang : (1)    fase-fase pertumbuhan padi, (2)    waktu dan cara penggunaan pupuk (buatan/alam) dan cara penyimpanan pupuk itu, (3)    waktu dan cara pengaturan air untuk persemaian dan untuk sawah, (4)    waktu dan cara penyiangan padi, (5)    waktu cara panenan padi;
  • tahu dan mengerti cara penggunaan obat pemberantas hama/penyakit dan cara penyimpanan obat itu.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Petani Padi Tingkat Madya,
  • tahu dan mengerti tentang : (1)    waktu dan cara pengolahan tanah, (2)    waktu dan cara pembuatan pesemaian, (3)    penggunaan alat pengolah tanah dan pemeliharaan alat itu, (4)    penggunaan alat pemberantasan hama/serta pemeliharaan alat itu, (5)    cara pembuatan garis tandur jajar;
  • tahu dan mengerti masalah penyimpanan, pengangkatan, dan pemasaran hasil panenan,
Gambar TKK Petani Padi.


SKK Juru Peta.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus dapat:
  • menggunakan kompas atau alat lain untuk mencari arah kiblat,
  • membuat denah bangunan tempat tinggalnya atau bangunan lain (satu tingkat), termasuk halamannya, dengan skala tertentu,
  • mengerti beberapa macam tanda-tanda di peta, misalnya gunung, sungai, kota, batas wilayah, dan sebagainya,
  • membuat sketsa peta wilayah sekitar tempat tinggalnya dengan jari-jari sedikitnya 1 km dan menunjukkan letak tempat tempat penting, misalnya pasar, mesjid/gereja, sekolah, lapangan olahraga, puskesmas dan sebagainya.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Juru Peta Tingkat Purwa,
  • dapat menggunakan kompas bidik (vizier compass),
  • dapat membuat peta lapangan dengan skala tertentu, dengan memasukkan segala sesuatu yang ada dalam lapangan itu,misalnya, pohon, tenda, bangunan, dll,
  • dapat membuat peta pita dari perjalanannya sejauh 3 km dengan mencatat semua tempat penting yang ada di kiri kanan jalan yang dilaluinya,
  • dapat menaksir jarak/jauh dengan beberapa cara.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Juru Peta Tingkat Madya,
  • dapat membuat peta lapangan secara triangulasi (dengan segitiga-segitiga) dengan menggunakan kompas prisma atau kompas bidik,
  • dapat mengubah peta pita menjadi peta daerah dengan skala tertentu, dan menggunakan tanda-tanda peta yang umum dipakai di peta topografi,
  • dapat menggunakan peta topografi untuk jalan menuju suatu tempat dengan koordinat yang ditentukan oleh penguji dengan memilih sendiri jalan yang akan ditempuhnya berdasar tanda-tanda dalam peta itu,
Gambar TKK Juru Peta.




SKK. Navigasi Laut


Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • mempunyai/telah mencapai TKK Pelaut Tingkat Purwa,
  • mengerti abjad Morse dan dapat menerima dengan alat optik, dalam kecepatan 25 huruf tiap rnenit,
  • mengerti perbedaan kompas magnit dan kompas giro dan mengerti apa yang disebut Utara Sejati dan Utara Magnit,
  • mengetahui 3 buah alat navigasi dan mengerti gunanya.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Navigasi Pelaut Tingkat Purwa dan TKK Pelaut Tingkat Madya,
  • dapat menghitung arah suatu benda di laut/di lapangan dengan mempergunakan kompas,
  • dapat menunjukkan 3 buah gugusan bintang di langit, dan tahu saat-saat terbitnya, misalnya: bintang Waluku (Orion), bintang Salib Selatan (Zuiderkruis, Gubug Penceng), bintang Biduk/Perahu (Grote Beer),
  • mengerti dan dapat menghitung perbedean Utara Magnetis dan Utara Sejati serta vonasi dan deviasi.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Navigasi Laut Tingkat Madya,
  • mengetahui bentuk dan warna-warna rambu di daerahnya serta tahu maksudnya,
  • mengerti peraturan dan pelanggaran laut,
  • dapat membaca peta laut daerahnya, dan dapat menunjukkan di peta itu gunung-gunung rambu, teluk-teluk di daerahnya,
  • dapat menentukan di peta daerahnya posisi sebuah benda dengan menggunakan alat pembaring.
Gambar TKK Navigasi Laut.



SKK Juru Isyarat Bendera.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • memahami abjad Semaphore dan Morse,
  • dapat membuat menara isyarat sederhana,
  • memahami isyarat peluit pelaut,
  • dapat menerima isyarat dengan bendera,
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Juru Isyarat Bendera Tingkat Purwa,
  • dapat mengirim dan menerima isyarat-isyarat/tanda-tanda dengan bendera,
  • dapat membuat peralatan isyarat bendera.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Juru Isyarat Bendera Tingkat Madya,
  • mengetahui hubungap komunikasi nasional/internasional,
  • memahami isyarat bendera internasional.
Gambar TKK Juru Isyarat Bendera.



SKK Pelaut.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • memahami bagian-bagian kapal dan mempunyai koleksi cap/tanda tangan nakhoda,
  • memahami perahu layar rakyat, dan dapat mengendalikan/mengemudikan dengan baik,
  • mengetahui dan dapat menggunakan alat-alat keselamatan,
  • memahami tanda-tanda peluit, misalnya: tanda panggilan/appel, tanda penghormatan dan lain-lain,
  • memahami tali-menali dan kualitas dari kapal-kapal untuk mempelajari peralatan dan perbaikan ringan setelah latihan/penggunaan.
Untuk mencapai tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Pelaut Tingkat Purwa,
  • aktif dalam pelayarannya masing-masing dalam latihan maupun mengikuti pelayaran rakyat (dengan sepengetahuan pembina/coachnya), dan memiliki catatan kunjungan-kunjungan/buku pelaut,
  • memahami peta/membaca peta, terutama daerahnya sendiri dan tanda-tanda bahaya/rambu yang dipasang syahbandar, dengan tambahan navigasi sedang, penggunaan kompas, stopwatch danIain-lain,
  • memahami lalu-lintas pelayaran dalam pelabuhan (kesyahbandaran).
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Pelaut Tingkat Madya,
  • memahami bentuk-bentuk perahu layar olahraga yang ada di lndonesia dan peraturan-peraturan pertandingan olahraga layar dan dayung dari Peropi,
  • mendalami perawatan dan perbaikan sebuah perahu/kapal untuk kepelautan/dok, termasuk perawatan layar,
  • memahami arus lalu-lintas pelayaran niaga yang menuju daerahnya masing-masing, pelayaran rakyat maupun nasional/internasional.
Gambar TKK Pelaut



SKK Juru Isyarat Listrik.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • faham abjad Morse,
  • faham etiket penyiaran radio komunikasi,
  • mengerti isyarat-isyarat peluit pelaut,
  • dapat menerima isyarat-isyarat listrik.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Juru Isyarat Listrik Tingkat Purwa,
  • dapat mengirim dan menerima isyarat listrik,
  • faham service dari pesawat pemancar/penerima,
  • dapat membuat alat pemancar/penerima secara sederhana.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Juru Isyarat Listrik Tingkat Madya,
  • mengetahui perawatan pemancar/penerima, baik kepunyaan sendiri atau kepunyaan orang lain/instansi,
  • memahami rencana komunikasi yang sudah dilakukan dan yang akan datang,
  • dapat membimbing seorang Pramuka sehingga dapat. Membuat pesawat pemancar/penerima secara sederhana, untuk isyarat listrik,
  • memahami isyarat-isyarat internasional.
Gambar TKK Juru Isyarat Listrik


SKK Juru Isyarat Optik.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • memahami abjad Morse,
  • memahami isyarat peluit pelaut,
  • dapat menerima isyarat-isyarat dengan optik.
Untuk mencapai tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Juru Isyarat Optik Tingkat Purwa,
  • dapat mengirim dan menerima tanda-tanda/isyarat-isyarat optik,
  • dapat membuat alat optik sederhana untuk memberikan isyarat-isyarat.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Juru Isyarat Optik Tingkat Madya,
  • memahami jalur hubungan komunikasi,
  • memahami tulisan-tulisan mengenai komunikasi,
  • memahami peralatan komunikasi dan tahu cara penggunaannya,
  • memahami isyarat internasional.
Gambar TKK Juru Isyarat Optik.


SKK Perencana Kapal.
 

Untuk mencapai Trngkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • memahami setiap gambar dari perahu, kapal niaga, dan kapal perang Indonesia/asing,
  • dapat membuat maket dari beberapa jenis perahu layar khas Indonesia,
  • memahami setiap bagian dari kapal/perahu dan penggunaannya,
  • memahami jenis-jenis kapal yang ada di Indonesia mengenai tenaga dorongnya, misalnya kapal uap, mesin/motor, layar dan lain-lain.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Perencana Kapal Tingkat Purwa,
  • memahami peralatan sederhana maupun modern untuk bekerja,
  • memahami gambar-gambar tulang pembuatan kapal dengan perhitungan ilmu pasti dan ilmu gaya,
  • menyebarluaskan hasil penelitian perhitungan-perhitungan pembuatan kapal modern dalam media tertentu.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Perencana Kapal Tingkat Madya,
  • telah menghasilkan sedikitnya sebuah perahu yang direncanakan dan dibuatnya sendiri, dan telah dicoba untuk dipakainya sendiri,
  • dapat memberikan latihan dan penjelasan mengenai salah satu pokok/nomor dan Syarat-syarat Kecakapan Khusus Perencana Kapal Tingkat Purwa, kepada sekelompok Pramuka,
  • prestasi yang dihasilkan mempunyai taraf nilai nasional.
Gambar TKK Perencana Kapal.



SKK Perahu Motor.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • mengenal tipe-tipe out boat,
  • mengenal perlengkapan dari out boat, dan tahu cara penggunaannya,
  • mempunyai keberanian untuk ikut berlayar.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi Syarat-syarat Kecakapan Khusus Perahu Motor Tingkat Purwa,
  • dapat mendayung atau mengemudikan perahu/motor boat,
  • dapat mengolah gerak perahu untuk merapat,
  • mengenal waktu-waktu pasang surut, dan keadaan cuaca.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Kecakapan Khusus Perahu Motor Tingkat Madya,
  • dapat mengerjakan pemeliharaan perahu motor,
  • dapat mengerjakan perbaikan-perbaikan ringan pada mesin/motornya,
  • mengenal peraturan/pelanggaran laut (misalnya: garis pelayaran yang ditentukan syahbandar),
  • dapat membantu perahu motor berlayar dengan pedoman yang ada pada out boat.
Gambar TKK Perahu Motor Boating



Selamat Berlatih. Salam Pramuka.


Lihat  entri/topik terkait :
Tanda Kecakapan Pramuka Penggalang (Umum, Khusus, Garuda),
Cara Menguji Tanda Kecakapan Pramuka

Sumber 
Petunjuk Pelaksanaan Syarat-syarat & Gambar Tanda Kecakapan Khusus, Kwarnas Gerakan Pramuka, Jakarta 2001

SKK & TKK Penggalang : Bidang Ketrampilan & Teknik Pembangunan (bagian 4)




Bagian 4  :
SKK Pramuka Penggalang Bidang Ketrampilan dan Teknik Pembangunan : Pengendara Sepeda. Juru Masak. Pecinta Dirgantara. Pembuat Pesawat Model. Pengenal Cuaca. Komunikasi. Konstruksi Pesawat Udara.  Juru Motor Pesawat Terbang. Navigasi Udara.

 
SKK Pengendara Sepeda.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus :
  • (1) mengerti nama, guna dan pentingnya bagian-bagian dari sebuah sepeda, (2)    mempunyai dan telah memelihara dengan baik sebuah sepeda, sehingga dapat dipergunakan sewaktu-waktu tanpa mengalami kesulitan, selama sedikitnya enam bulan
  • mngerti peraturan dan tanda-tanda lalu-lintas, yang banyak dipergunakan di jalan di daerahnya,
  • pernah bersepeda sejauh sedikitnya 20 km untuk putera dan 15 km untuk puteri, dan dilakukan dua kali atau lebih,
  • (1) dapat membawa benda dengan salah satu tangannya sambil mengendarai sepedanya,  (2) dapat naik dan turun dari sepeda, dari sisi kanan atau kiri, (3) khusus untuk putera: dapat memperbaiki kerusakan-kerusakan ringan, misalnya ban bocor, dan lain-lain.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Pengendara Sepeda Tingkat Purwa,
  • mengerti peraturan lalu-lintas dan semua tanda-tanda  unter m tangan di lalu-lintas,
  • pernah bersepeda sejauh sedikitnya 30 km untuk putera dan 25 km untuk puteri;
  • (1) dapat mengendarai sepeda dengan memakai kain/sarung, (2)    dapat mengendarai sepeda dengan membimbing sepeda lain.Khusus untuk putra ditambah: (3) bersama seorang kawan lain dapat mengendarai dua buah sepeda sambil membawa sebilah  unter atau sebuah tangga, (4) dapat mengganti ban sepeda, memperbaiki pedal, bel, berko, atau rantai yang mudah lepas.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi Syarat-syarat Kecakapan Khusus Pengendara Tingkat Madya,
  • mempunyai dan memelihara sepedanya dengan baik, sehingga sewaktu-waktu dapat dipergunakan tanpa kesulitan, selama sedikitnya satu tahun,
  • pernah bersepeda sedikitnya sejauh 60 km untuk putera dan 35 km untuk puteri, dan dilakukan dua kali,
  • bersama seorang kawan dapat membuat dan mengendarai dua sepeda yang membawa sebuah tandu (draagbaar) di tengahnya,
  • khusus untuk putera, dapat membongkar dan memasang kembali bagian-bagian dari sepeda, membersihkan dan  unter  unter m/minyak.
Gambar TKK Pengendara Sepeda.


SKK Juru Masak.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • dapat membuat dapur dan tahu syarat-syaratnya,
  • mengetahui cara dan dapat membuat api terbuka dengan kayu-tanpa minyak,
  • dapat menghidangkan masakan untuk orang, yang terdiri dari : nasi, satu jenis lauk kering ( unter atau bakar, tanpa kuah ), satu jenis hidangan pencuci mulut, minuman the atau kopi panas;
  • mengetahui cara menyimpan makanan menurut peraturan kesehatan,
  • pernah membantu juru masak di suatu perkemahan 24 jam.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Juru Masak Tingkat Purwa,
  • tahu cara dan telah menyusun beberapa menu beserta bahan-bahan keperluannya, untuk satu regu yang berkemah selama maksimal 3x24 jam, dengan mengingat 4 sehat 5 sempurna,
  • tahu cara dan dapat mengawetkan satu jenis makanan/bahan makanan,
  • dapat menghidangkan masakan untuk satu regu, yang terdiri dari: nasi, atu jenis lauk kering (tanpa kuah,  unter, rebus, bakar,kukus, dan lain-lain), satu jenis lauk dengan kuah (sayur), satu jenis hidangan pencuci mulut, minuman.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi Syarat-syarat Kecakapan Khusus Juru Masak Tingkat Madya,
  • mengetahui cara dan telah menyusun menu untuk keperluan perkemahan satu regu selama 6x24 jam (lengkap dengan keperluan peralatan dan bahan) dengan mengingat 4 sehat 5 sempurna,
  • mengetahui nilai gizi beberapa jenis bahan makanan,
  • mengetahui cara dan dapat mengawetkan paling sedikit dua jenis makanan/bahan makanan supaya tahan selama 1 minggu.
Gambar TKK Juru Masak.



SKK Pecinta Dirgantara.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • tahu nama-nama perusahaan penerbangan dalam negeri dan luar negeri masing-masing paling sedikit 5 perusahaan,
  • tahu nama-nama pejabat/pimpinan yang berhubungan dengan kedirgantaraan misalnya: Kepala Staf TNI-AU, Dirjen Perhubungan Udara, Dirut PT GIA,
  • tahu nama-nama pahlawan perintis kedirgantaraan (bangsa kita sendiri) paling sedikit 5 pahlawan,
  • dapat menyebutkan nama-nama lapangan terbang di seluruh Indonesia paling sedikit 5 lapangan terbang,
  • tahu nama-nama bagian pokok pesawat terbang dan kegunaannya,
  • tahu macam-macam motor pesawat model dan dapat menjalankan motor dengan bahan bakarnya serta tahu ukuran cc nya.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Pecinta Dirgantara Tingkat Purwa,
  • tahu yang disebut IFH dan VFR,
  • dapat menjelaskan 6 dasar atmosfer yang diperhatikan dalam penerbangan,
  • dapat membuat triangular course pada peta udara,
  • dapat menjelaskan kegunaan kompas dalam penerbangan dan mengerti tentang True Air Speed (TAS) dan Indicator Air Speed (IAS),
  • dapat menunjukkan apa yang disebut: cabin, cockpit, landing gear, propeller, leading edge, trailing edge, aileron, fin, rudder, elevator dan engine,
  • dapat membantu di pangkalan udara sebagai parking master.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Pecinta Dirgantara Tingkat Madya,
  • tahu ketentuan-ketentuan keamanan terbang berdasarkan aeronautika,
  • dapat menerangkan kegunaan dari fuselage, wheels, brakes, skin, wings, flaps,  unter ma, stabilizier,
  • dapat membedakan prinsip: piston engine, jet engine dan roket engine,
  • dapat menerangkan gaya-gaya pada pesawat: weight, lipt, drag,
  • dapat menjelaskan  unter mag pesawat terbang paling sedikit  unter mag-instrumen pokok (flight instrument dan engine instrument),
  • tahu apa yang disebut: sea plane, flying boat, land plane amphibian, antogyro dan helicopter.
Gambar TKK Pecinta Dirgantara.


SKK Pembuat Pesawat Model

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • dapat membuat sedikitnya 1 (satu) pesawat terbang menurut skala,
  • dapat membuat 1 (satu) pesawat peluncur (chuck glider) dan menerbangkannya minimum 30 detik dan pernah mengikuti lomba,
  • dapat menyebutkan jenis-jenis pengendalian pesawat model,
  • dapat menyebutkan bahan-bahan untuk pesawat model,
  • dapat menjelaskan prinsip kerja dari pesawat model,
  • dapat membuat pesawat terbang glider model dan dapat terbang minimum 60 detik.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Pembuat pesawat Model Tingkat purwa,
  • dapat menggambar bagian dari motor pesawat secara sederhana dan menyebutkan bagian-bagiannya serta jenis engine pesawat model,
  • dapat menjelaskan jumlah bahan-bahan untuk pembuatan pesawat model dengan melihat gambar kerjanya dan langsung membuatnya,
  • dapat membuat sedikitnya 1 (satu) propeller pesawat model dan menghasilkan daya dorong,
  • dapat membuat 1 (satu) pesawat terbang glider model dan dapat mengatasi/mengirim pesawat tersebut sehingga dapat terbang dengan baik minimum 9 detik.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Pembuat Pesawat Model Tingkat Madya,
  • dapat menyebutkan jenis-jenis pesawat model yang terbangnbebas (free flight),
  • mengetahui jenis-jenis penutup pesawat model dan cara mengerjakannya,
  • dapat dan pernah membuat salah satu dari glider model prestasi, free flight, u-control, radio control dan pernah mengikuti lomba jenis pesawat model tersebut minimum tingkat daerah,
  • dapat menerangkan apa sebab-sebab stall, spin, spiral dive dan flutter dan cara-cara mengatasinya,
  • dapat mengatasi/mengirim pesawat model jenis glider/free flight (FAI power) sehingga dapar terbang dengan baik minimum 90 detik.
GambarTKK Pembuat Pesawat Model.


SKK Pengenal Cuaca.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • mempunyai perhatian terhadap cuaca dengan jalan membuat catatan-catatan tentang cuaca,
  • tahu nama-nama 4 macam awan dan tahu daerah ketinggian,
  • dapat meramalkan/memperkirakan hari akan hujan atau tidak dengan melihat keadaan cuaca,
  • dapat menjelaskan terjadinya hujan,
  • pernah mengunjungi stasiun cuaca atau jawatan/bagian  unter magn untuk mendapat penerangan-penerangan/pelajaran-pelajaran,
  • tahu arti: titik embun, titik beku,  unter magn.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Pengenal Cuaca Tingkat Purwa,
  • tahu cuaca yang baik untuk penerbangan,
  • dapat mengenal dengan melihat ke udara, awan tinggi, awan rendah,
  • tahu apa yang disebut atmosfer dan tahu fungsinya bagi kehidupan dunia,
  • dapat menjelaskan hubungan ketinggian dan  unter magn,
  • paling sedikit 3 kaii mengunjungi stasiun cuaca atau jawatan/bagian  unter magn (sipil atau militer) untuk mendapatkan penerangan-penerangan/pelajaran-pelajaran,
  • tahu tanda-tanda daerah/tempat terjadinya thennic dan dapat menjelaskan kepada orang lain.
Untuk mencapai tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • memenuhi SKK Pengenal Cuaca Tingkat Madya,
  • menjelaskan mengapa pilot selalu memperhatikan keadaan cuaca,
  • mengenal di udara atau di foto-foto atau gambar-gambar 10 bentuk awan (tinggi, sedang, rendah, vertical),
  • dapat membaca dan membuat laporan cuaca dengan kode-kode menurut C.A.A. (Civil Aeronautical Administration) dan mengajarkan kode-kode itu kepada paling sedikit 2 orang temannya,
  • dapat menjelaskan kode warna yang dipakai untuk membedakan macam-macam presipitasi pada peta cuaca,
  • tahu pengaruh hujan, hujan es, kilat, kabut, terhadap pesawat dan angin pada waktu terbang,
  • mengunjungi stasiun cuaca (militer atau sipil) dan dapat menjelaskan alat yang bagaimana digunakan untuk mendapatkan data-data cuaca,
  • menjelaskan wind direction, wind velocity, visibility, VFR, IFR, radio weath er code. Khusus untuk Penegak dan Pandega ditambah dengan:
  • dapat menggambar peta, menggambar daerah kabut dan daerah arus panas di Indonesia,
Gambar TKK Pengenal Cuaca.



SKK Komunikasi.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Pramuka harus:
  • hafal fonetic alphabet (A=Alpha, B=Bravo, C=Charli, dan seterusnya) dapat menerangkan mengapa dipakai itu,
  • tahu arti alat-alat komunikasi sebagai berikut: telegraf, telefon, teletype (telex), faxcimile,  unter m (semua ini adalah alat-alat telekomunikasi dengan kawat radio),
  • tahu abjad Morse dan tahu sejarah penciptanya yaitu Samuel Finley Morse,
  • dapat menyampaikan berita dengan lisan secara cepat dan tepat,
  • dapat mengirim berita dengan telefon.

Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Komunikasi Tingkat Purwa,
  • tahu kegunaan  unter magnet di alat: radio, telefon, bel listrik,
  • tahu apa yang dimaksud, dengan: (1)    taxiing dan take off instruction, (2)    take offclearance, (3)    landing instruction, (4)    position report.
  • tahu kode-kode yang dipakai untuk laporan cuaca,
  • dapat mengirim dan menerima semboyan Morse dengan peluit atau alat lain,
  • dapat  unter keterangan dan memanggil dokter dengan jelas memakai telefon atau alat lain.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • memenuhi SKK Komunikasi Tingkat Madya,
  • dapat mengirim dan menerima telegram (dengan kode-kode Morse),
  • menunjukkan kecakapannya dalam mengirim dan menerima kode Morse paling sedikit 5 kata tiap menit, selama paling sedikit 5 menit. Tiap kata paling sedikit 5 huruf,
  • dapat membuat atau mengetik surat-surat telegram atau teleks.
Gambar TKK Komunikasi.



SKK Konstruksi Pesawat Udara.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • dapat menggambar pesawat terbang dari 3 pandangan,
  • mengetahui macam bahan yang dipakai membuat rangka pesawat terbang,
  • mengerti prinsip-prinsip membuat pesawat terbang,
  • dapat menyebutkan wing rib, wing spor dan kegunaannya,
  • dapat menerangkan bentuk badan pesawat terbang yang disebut menoqoqus dan frame work.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • sudah memenuhi SKK Konstruksi Pesawat Udara Tingkat Purwa,
  • membuat catatan-catatan tentang pengetahuan konstruksi pesawat terbang dalanr buku catatannya,
  • membuat pesawat terbang solid (padat) dengan bagian-bagian pokok yang serasi,
  • dapat menggamharkan dan rnenyebutkan macam-macam bentuk bagian-bagian pokok pesawat terbang,
  • dapat menyebutkan pada umumnya alat-alat yang dipakai untuk merepair (memperbaiki) pesawat terbang,
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Pengglang harus:
  • telah memenuhi SKK Konstruksi Pesawat Udara Tingkat Madya,
  • dapat menerangkan bagian-bagian dari pesawat terbang secara keseluruhan (wing span, chord line, akar sayap, ujung pesawat, trailing edge, Ieading edge, wing flap, spoiler, nose, cockpit, alat pendarat, pemantap tegak dan pemantap darat),
  • dapat menyebutkan lampu-lampu yang ada di pesawat dan kegunaannya,
  • dapat menyebutkan alat-alat untuk menggerakkan kemudi-kemudi pesawat terbang.
Gambar TKK Konstruksi Pesawat Udara.



SKK Juru Motor Pesawat Terbang.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • tahu prinsip-prinsip engine 2 takt dan 4 takt,
  • mengerti cara kerja engine pesawat model dan macarn-macam engine pesawat model,
  • mengerti kegunaan engine pada pesawat terbang,
  • dapat menjelaskan instrument engine yang harus ada di pesawat terbang,
  • dapat menerangkan sistem yang harus ada di suatu engine,b aik engine mobil maupun engine pesawat terbang.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SKK Juru Motor Pesawat Terbang Tingkat Purwa,
  • tahu prinsip-prinsip engine pada umumnya dan tahu prinsip piston engine, jet engine, dan rocket engine,
  • dapat menjelaskan pengaruh ketinggian terhadap engine, piston engine, jet engine, dan rocket engine,
  • mengerti fungsi propeller dari engine pesawat terbang,
  • dapat menjelaskan sistem pendingin, sistem penyalaan, system peredaran bahan bakar dan sistem pelumas bagi piston engine pesawat terbang,
  • tahu perbedaan antara engine pendingin dengan udara dan pendingin dengan zat cair.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi SK Juru Motor Pesawat Terbang Tingkat Madya,
  • dapat menerangkan keuntungan maupun kerugian jika pesawat menggunakan jet engine, dan piston engine,
  • tahu bagian-bagian utama dari suatu jet engine dan kegunaan dari bagian-bagian itu,
  • dapat menerangkan tentang turbo jet, turbo prop dan fan,
  • dapat menjelaskan bahan bakar yang digunakan untuk piston engine, jet engine dan rocket engine,
  • dapat menjelaskan perhitungan power dari piston engine.
Gambar TKK Juru Motor Pesawat Terbang.

  
SKK Navigasi Udara.

Untuk mencapai Tingkat Purwa seorang Pramuka Penggalang harus:
  • tahu tiga cara bernavigasi,
  • tahu yang disebut true north, compas north,
  • dapat mengerti arah angin di tanah dengan melihat tanda-tanda yang ditunjukkan kepadanya,
  • dapat membaca peta jalan/biasa,
  • tahu alat-alat yang digunakan untuk mengetahui arah angin ditanah.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • memenuhi SKK Navigasi Udara Tingkat Purwa,
  • tahu 16 arah mata angin dan dapat menunjukkan arah dengan derajad dan dapat menggunakan kompas,
  • tahu apa yang disebut true course, compas course, air speed, ground speed, wind direction,
  • tahu tanda-tanda peta udara,
  • pernah mengadakan/mengikuti cross-country dengan kompas.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • memenuhi SKK Navigasi Udara Tingkat Madya,
  • tahu arti pelotage, dead rechesing, celestial, navigation,
  • dapat membaca peta topografi dan peta air,
  • tahu akan arti magnetic-bearing, wind velocity, latitude, longitude, variasi dan deviasi,
  • membuat peta pangkalan atau lapangan yang digunakan sebagai landasan darurat,
  • dapat membaca tanda-tanda/simbol-simbol di peta udara dan dapat memberikan paling sedikit 5 macam tanda di tanah yang dapat dilihat deh pilot untuk menentukan wind direction ditanah.
Gambar TKK Navigasi Udara




Bersambung ke Bagian  5  (terakhir)


Lihat  entri/topik terkait :
Tanda Kecakapan Pramuka Penggalang (Umum, Khusus, Garuda),
Cara Menguji Tanda Kecakapan Pramuka

Sumber 
Petunjuk Pelaksanaan Syarat-syarat & Gambar Tanda Kecakapan Khusus, Kwarnas Gerakan Pramuka, Jakarta 2001


SKK & TKK Penggalang : Bidang Ketrampilan & Teknik Pembangunan (bagian 3)





Bagian 3 :
SKK Pramuka Penggalang Bidang Ketrampilan dan Teknik Pembangunan : Pengumpul Tanaman Kering, Pengumpul Tanaman Hidup, Pengumpul Benda, Pengumpul Hewan, Juru Semboyan, Menjahit.   

SKK Pengumpul Tanaman Kering (Herbarium).

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mengumpulkan, mengatur dan memelihara baik-baik tanaman/daun-daun/bunga-bungaan yang sudah dikeringkan dengan baik, sebanyak 25 buah atau lebih, selama sedikitnya tiga bulan,
  • mengerti dan dapat menerangkan segaia tentang tanaman yang dikumpulkannya misalnya tempat, suku/jenis, berkembang-biaknya, tanda-tanda, ciri-cirinya dan lain-lain,
  • mempunyai catatan tentang tempat dan tanggal penemuan, lama pengeringan, nama tanaman, jenis/suku tanda-tanda, sifat-sifat, masa tumbuh dan lain-lain.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang€ Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Pengumpul Tanamarn Kering Tingkat Purwa,
  • telah mengumpulkan, mengatur dan memelihara baik-baik, tanaman/daun-daunan/bunga-bungaan yang sudah dikeringkan dengan baik, sebanyak 50 buah atau lebih selama sedikitnya 6 bulan,
  • mengerti tentang nama, sifat, tanda-tanda/keistimewaan dan lain-lain dari bermacam-macam tanaman/bagian tanaman (daun, batang, akar dan sebagainya) yang sama jenis/sukunya dengan tanaman/bagian tanaman yang disimpannya,
  • mengerti dan dapat menjeiaskan cara mengeringkan bermacam-macam tanaman secara sederhana.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Pengumpul Tanaman Kering Tingkat Madya,
  • telah mengumpulkan, mengatur dan melihara baik-baik, tanaman/daun-daunan/bunga-bungaan yang sudah dikerjakan dengan baik, sebanyak 100 buah atau lebih selama sedikitnya satu tahun,
  • dapat memberikan penjelasan dan demonstrasi tentang cara pengambilan tanaman, pengeringan dan pemeliharaan tanaman kering,
  • dapat menjelaskan dan memperlihatkan cara pembuatan alat-alat pengeringan tanaman.
Gambar TKK Pengumpul Tanaman Kering.


SKK Pengumpul Tanaman Hidup.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mengumpulkan, mengatur dan memelihara dengan baik selama tiga bulan, sedikitnya 10 batang macam tanaman hidup. Misalnya macam-macam anggrek, macam-macam kaktus, macam-macam tanaman bunga, macam-macam tanaman daun telinga gajah, dan lain-lain,
  • tahu cara pemeliharaannya, misalnya kebutuhan air, sinar matahari suhu udara, hama/kelemahannya, pemupukannya dan lain-lain,
  • tahu cara mengembang-biakkannya.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi Syarat-syarat Kecakapan Khusus Pengumpul Tanaman Hidup Tingkat Purwa,
  • telah mengumpulkan, mengatur dan memelihara dengan baik selama minimum 6 bulan, sedikitnya 15 batang tanaman dari 7 macam tanaman hidup,
  • mempunyai catatan perkembangan/pemeliharaan tanamannya itu, dan mengetahui termasuk suku, keluarga, dan jenis tanaman apa,
  • tahu apa dan dapat mengembang-biakkan dengan tunas setek, menempel, menyerbukkan, biji benih, persemaian dan sebagainya.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Pengumpul Tanaman Hidup Tingkat Madya,
  • telah mengumpulkan, mengatur dan memelihara dengan baik selama satu tahun, sedikitnya 20 buah tanaman dari berbagai jenis/suku tanaman,
  • telah mempelajari tanaman itu, dengan membaca, menyelidiki di tempatnya sendiri/di tempat lain, dan mengetahui macam-- macam jenisnya tanda-tanda spesifiknya, dan sebagainya.
Gambar TKK Pengumpul Tanaman Hidup.


SKK Pengumpul Benda.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mengumpulkan suatu jenis benda (misalnya: bungkus/etiket rokok, kotak korek api foto-foto, gambar-gambar, teka-teki, guntingan koran, batu-batuan, bulu-bulu burung, motif-motif batik/bahan pakaian, dan lain-lain sebanyak 25 macam atau lebih, selama sedikitnya tiga bulan,
  • telah menyusun dan mengatur benda-benda itu dengan baik dan rapi, dan memberikan catatan tentang benda-benda itu, misalnya tanggal penemuan, nama benda, nama pemberi asal, jenis, keistimewaan dan lain-lain,
  • dapat menjelaskan segala sesuatu tentang benda-benda kumpulannya.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenuhi Syarat-syarat Kecakapan Khusus Pengumpul Benda Tingkat Purwa,
  • telah mengumpulkan, mengatur dan memelihara dengan baik selama minimum 6 bulan, sedikitnya 50 buah benda,
  • mempunyai catatan perkembangan, kegunaan dan perawatan benda-benda tersebut,
  • mengetahui tempat benda itu didapat, sejarah benda tersebut dan menata bukunya.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Pengumpul Benda Tingkat Madya,
  • sama dengan nomor 2 untuk Tanda Tingkat Madya, tetapi sebanyak 50 macam atau lebih, selama sedikitnya 1 tahun, dan bila mungkin sebagian dari benda itu dari daerah lain atau luar negeri,
  • dapat menggambarkan rencana (disain) etiket rokok, gambar-gambar, motif-motif batik/bahan pakaian, atau membuat foto,tulisan-tulisan, advertensi dan lain-lain, atau tahu asal, cara mendapat dan mengasah batu-batu permata.
Gambar TKK Pengumpul Benda


SKK Pengumpul Hewan (Kering/Basah).
Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mengumpulkan, mengatur dan memelihara dengan baik, salah satu di antara bermacam-macam hewan, misalnya kupu atau serangga lain (insecta), binatang melata (reptilia), atau ikan sebanyak 5 ekor atau lebih, (dari berbagai jenis) selama sedikitnya 3 bulan,
  • tahu dan mempunyai catatan tentang tanggal dan tempat penemuan nama jenis, tanda-tanda/sifat/keistimewaan kumpulannya,
  • tahu cara dan dapat mengawetkan hewan-hewan itu secara basah atau kering.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Pengumpul Hewan (Basah/Kering) Tingkat Purwa,
  • sama dengan nomor 1 untuk Tanda Tingkat Purwa tersebut diatas tetapi sebanyak 10 ekor atau lebih, dari berbagai jenis selama sedikitnya 6 bulan,
  • dapat menjelaskan kegunaan binatang itu bagi manusia, atau bila merusak/hama, tahu pencegahannya dan pemberantasannya.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Pengumpul Hewan (Basah/Kering) Tingkat Madya.
  • sama dengan nomor 1 untuk Tingkat Purwa, tetapi sebanyak 20 ekor atau lebih dari berbagai jenis selama tidak kurang dari 1 tahun,
  • tahu cara-cara jenis hewan yang dipeliharanya melindungi diri dari bahaya serangan musuhnya
  • pernah memperhatikan cara hidup salah satu jenis hewan itu.
Gambar TKK Pengumpul Hewan (Kering/Basah).


SKK Juru Semboyan.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • mengerti dan dapat mengirim tanda-tanda dengan semboyan tangan dan semboyan sempritan (peluit), serta hafal abjad Morse dan Semaphore,
  • mengetahui ukuran, warna tempat, waktu sikap dan cara penggunaan bendera-bendera Semaphore dan Morse beserta tongkatnya,
  • dapat mengirimkan dan menerima berita dengan peluit dan huruf abjad Morse, serta dengan bendera semua huruf Semaphore yang terdiri dari sekurang-kurangnya 50 huruf, dan kesalahan max. 20%.
Untuk dapat mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Juru Semboyan Tingkat Purwa,
  • tahu cara dan dapat mengirim dan menerima berita yang terdiri atas sekurang-kurangnya 75 huruf dengan bendera Semaphore dan peluit Morse berkecepatan 20 huruf tiap menit dan kesalahan max. 15%,
  • tahu tanda-tanda yang digunakan oleh internasional.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Juru Semboyan Tingkat Madya,
  • dapat mengirim berita yang terdiri atas 100 huruf dengan: (1)    pesawat telegrap (kunci Morse) 30 huruf/menit, (2)    dengan lampu sinar matahari (heliograph) 20 huruf/menit, dan kesalahan max. 15%,
  • dapat membuat salah satu dari alat-alat Morse, misalnya kunci Morse dengan listrik, heliograph dan lain-lain,
Gambar TKK Juru Semboyan.



SKK Menjahit.
Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • dapat menisik kain yang robek memanjang, berlubang (kena rokok), sobek menyudut (seperti mulut katak) dan menambal kain koyak,
  • dapat menjahit pakaian anak-anak/bayi, atau dapat menjahit pakaian dalam/olahraga/renang untuk sendiri,
  • mengerti bagian-bagian mesin jahit (tangan/kaki) dan pemeliharaannya dan atau   mengambil ukuran badan.
  • mengerti dan dapat membuat zoom biasa dan zoom pinggiran (openzoom).
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Menjahit Tingkat Purwa,
  • dapat menjahit hernd/rok uniformnya sendiri,
  • mengerti dan dapat memperbaiki kerusakan-kerusakan ringan/kecil mesin jahit (tangan/kaki) dan atau membuat Pola dasar;
  • mengerti dan dapat membuat jahitan sarung dan setik balik.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Menjahit Tingkat Madya,
  • dapat menjahit celana panjang ( unter ma, slack, dan lain-lain) untuk sendiri,
  • dapat membuat hiasan di kain pakaian, misalnya: aplikasi, lipatan hias (smock) dan lain-lain,
  • dapat memotong dan menjahit pakaian untuk wanita/pria/anak.
Gambar TKK Menjahit.



Bersambung ke Bagian  4 


Lihat  entri/topik terkait :
Tanda Kecakapan Pramuka Penggalang (Umum, Khusus, Garuda),
Cara Menguji Tanda Kecakapan Pramuka

Sumber 
Petunjuk Pelaksanaan Syarat-syarat & Gambar Tanda Kecakapan Khusus, Kwarnas Gerakan Pramuka, Jakarta 2001


SKK & TKK Penggalang : Bidang Ketrampilan & Teknik Pembangunan (bagian 2)




Bagian 2 :
SKK Pramuka Penggalang Bidang Ketrampilan dan Teknik Pembangunan :  Penjilid Buku, Juru Potret, Penangkap Ikan, Peternak Itik/Unggas/Menthok/dsb, Peternak Ayam, Pemelihara Ternak, Pemelihara Merpati, Pengumpul Perangko, Pengumpul Lencana, Pengumpul Mata Uang.



SKK Penjilid Buku.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • tahu nama dan mengenal jenis-jenis kertas dan bahan-bahan untuk menjilid buku seperti kertas HVS, doorslag, posrcard, linen, pualam, jenis lem dan sebagainya,
  • dapat membuat album foto, album perangko, atau notes/bloknote,
  • dapat menyusun lembaran-lembaran kertas menjadi satu berkas (bendel), dengan memperhatikan urutan halaman dan sisi-sisi yang akan dipotong, membuat kulit luar dari kertas manila/postcard, memasang kertas penumpu dan menjilidnya menjadi berkas terjilid.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memenahi SKK Penjilid Buku Tingkat Purwa,
  • dapat menyusun beberapa buah buku tulis atau majalah atau yang semacam itu dengan memperhatikan nomor dan urutan halaman, serta sisi yang akan dipotong, memasang pita dengan jahitan, membuat kulit luar dari karton dan kertas marmer, memasang lembaran, memasang sudut linen, dan menggabungkan menjadi sebuah berkas,
  • mengerti cara menyimpan buku agar tidak rusak karena cuaca atau binatang.
Untuk mencapai tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Penjilid Buku Tingkat Madya,
  • dapat menyusun berkas-berkas dan menjilidnya menjadi buku tebal, seperti kamus, ensiklopedi dan sebagainya, dengan menggunakan kain strimien, kertas linen, balok pembentuk punggung buku, dan lainnya,
  • dapat membuat tulisan, monogram dan lain-lain, secara timbul di kulit luar buku, dan pada menjilid surat kabar atau selebaran semacam itu,
  • dapat memperbaiki buku-buku yang rusak jahitan/jilidnya.
Gambar TKK Penjilid Buku.



SKK Juru Potret.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • dapat memelihara alat pemotret, dan tahu merk, ASA/DIN, masa laku dan penggunaan beberapa jenis film,
  • dapat menggunakan alat pemotret, dan tahu cara bekerja bagian-bagiannya, misalnya penggunaan diafragma sesuai dengan cuaca, dan lain-lain,
  • telah memotret dengan film hitam-putih dan berhasil baik benda-benda diam, misalnya pemandangan alam, keadaan perkemahan, bangunan-bangunan monumen, dan sebagainya masing-masing sedikitnya 3 buah.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Juru Potret Tingkat Purwa,
  • dapat menggunakan alat pemotret dengan lampu blitz/filter,
  • dapat menggunakan film benwarna untuk memotret bermacam-macam keadaan misalnya keadaan dalam ruangan (indoor), alam di luar (outdoor) siang dan malam, foto bersama orang banyak (group foto) dan lain-lain, masing-masing sedikitnya 3 buah dengan hasil baik,
  • dapat menyusun dan menyiapkan dengan baik foto-foto dan klise/negatifnya.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Juru Potret Tingkat Madya,
  • dapat menggunakan alat pemotret dengan telelens, dan film untuk slide,
  • dapat memotret obyek yang bergerak, binatang-binatang, pemandangan di danau/laut, dan permainan awan (wdkenspel), orang tanpa disadari oleh yang bersangkutan, masing-msing sedikitnya 3 buah,
  • dapat menjelaskan kebaikan dan kekurangan-kekurangan karyanya, akibat pengaturannya, diafragma, cahaya, kecepatan, kesalahan mencuci atau afdruk (mencetak) pemilihan jenis film, komposisi dan lain-lain.
Gambar TKK Juru Potret.



SKK Penangkap lkan.
Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • dapat mempergunakan 2 macam alat penangkap ikan, tahu ukuran-ukuran dan gunanya,
  • mempunyai pengetahuan tentang macam-macam ikan yang hidup di daerahnya, dan tahu umpan/alat untuk menangkapnya,
  • dapat membuat salah satu alat penangkap ikan, pelampung, serangga buatan,
  • dapat memperlihatkan hasil usahanya menangkap ikan, membersihkan dan memasaknya.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Penangkap lkan Tingkat Purwa,
  • tahu dan dapat mempergunakan beberapa macam alat penangkap ikan,
  • tahu peraturan dan kesopanan menangkap ikan, tahu waktunya dan besarnya ikan yang ditangkap,
  • tahu dan dapat memperbaiki kerusakan kecil pada alat penangkap ikan, misalnya joran yang patah, tali kail putus, jala robek, mengasah mata kail, dan sebagainya, dan dapat menggunakan simpul-simpul yang berhubungan dengan itu,
  • mempunyai catatan tentang pengalamannya menangkap ikan, misalnya cuaca, jenis dan berat ikan, dan hasil penangkapannya selama satu musim (Ik. 3 bulan).
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Penangkap Ikan Tingkat Madya,
  • mengetahui perairan di sekitar tempat tingalnya dengan jari-jari 25 km,
  • tahu dan telah ikut serta dalam penangkapan ikan laut dengan salah satu cara menangkap ikan, misalnya dengan jaring seret, jaring-jaring biasa, jala, dan lain-lain dan penangkapan tiram,
  • dapat menerangkan bentuk, guna dan cara memakai jarring biasa, atau jaring serat, serta memperbaiki kerusakan-kerusakan kecil,
  • tahu tempat berbahaya, tanda-tanda akan ada taufan, hujan, ombak besar dan lain-lain, cara menghindarkan diri dari bahaya, dan tanda-tanda minta pertolongan.
Gambar TKK Penangkap lkan.



SKK Peternak Itik/Angsa/Mentok/dsb.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memelihara itik sebanyak 10 ekor atau lebih, selama sedikitnya 3 bulan,
  • dapat memperlihatkan usahanya memelihara kandang, membersihkan dan mencegah kemungkinan adanya penyakit, gangguan lain,
  • dapat membuat ramuan makanan, dan mengatur waktu pemberian makan atau minuman,
  • dapat menggembalakan itik, dan tahu waktu dan tempat bertelurnya.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Peternak Itik Tingkat Purwa,
  • telah memelihara itik, sebanyak 20 ekor atau lebih selama sedikitnya 6 bulan,
  • mengerti dan dapat menjelaskan manfaat daging dan telur itik untuk kesehatan manusia,
  • dapat menjelaskan tanda-tanda, sifat kelemahan itik, penyakit dan pengobatannya,
  • tahu cara dan dapat memilih telur, dan menetaskannya dengan induk ayam atau alat penetas telur.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai syarat-syarat kecakapan khusus Peternak Itik Tingkat Madya,
  • tahu cara dan telah memelihara itik dari umur sehari sampai umur 3 bulan,
  • tahu cara dan telah membuat telur asin dengan baik,
  • mempunyai catatan tentang perkembangan dari itik-itiknya, produksinya, kemajuan dan keuntungan yang diperoleh, dari pemeliharaan itik.
Catatan: 
Untuk Peternakan unggas lainnya, misalnya angsa, entok, dan lain-lain dapat digunakan syarat-syarat yang sama dan mirip dengan ketentuan tersebut di atas, dengan perubahan-perubahan seperlunya. Misalnya: Peternak Angsa, jumlahnya cukup sedikit saja dan sebagainya.

Gambar TKK Peternak Itik.




SKK Peternak Ayam.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memelihara ayam sebanyak 10 ekor atau lebih, selama 3 bulan,
  • mengerti dan dapat membuat ramuan makanan ayam (termasuk untuk anak ayam, dan ayam yang sedang bertelor), serta dapat mengatur waktu pemberian makan/minum,
  • tahu dan dapat mengusahakan kebersihan kandang untuk pencegahan serangan penyakit/gangguan terhadap ayam,
  • mengerti dan dapat menjelaskan manfaat daging dan telur ayam untuk kesehatan manusia dan dapat memilih serta menyimpan telur.
Untuk dapat mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Peternak Ayam Tingkat Purwa,
  • telah memelihara ayam, sebanyak 15 ekor atau lebih selama sedikitnya 6 bulan,
  • mengerti dan dapat menjelaskan tanda-tanda, sifat-sifat, kelemahan dan kebaikan dari beberapa jenis/ras ayam,
  • tahu cara dan dapat mengeramkan telur dengan induk ayam atau dengan alat penetas telur.
Untuk dapat mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Peternak Ayam Tingkat Madya,
  • tahu cara dan telah memelihara ayam mulai dari umur sehari sampai umur 3 bulan atau lebih, sedikitnya 20 ekor,
  • tahu tanda-tanda, cara pencegahan, penyuntikan, dan pengobatan beberapa jenis penyakit ayam,
  • mempunyai catatan tentang perkembangan dari ayam-ayamnya, pengobatan dan produksinya, serta dapat memperlihatkan kemajuan atau hubungan dari usaha peternakan ayamnya.
Gambar TKK Peternak Ayam.


SKK Pemelihara Ternak.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memelihara selama sedikitnya 3 bulan salah satu jenis ternak sebagai berikut: (1)    kambing/domba/babi sebanyak 4 ekor atau lebih, atau (2)    kerbau/sapi sebanyak 2 ekor atau lebih, atau (3)    kuda sebanyak seekor atau lebih;
  • dapat menunjukkan usaha pemeliharaan kebersihan kandang ternaknya,
  • tahu cara dan dapat merawat dan memberi makan/minum ternaknya,
  • tahu jenis dan menyusun rumput, daun-daunan, dan bahan-bahan ramuan lain yang lebih baik untuk makanan ternak.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Pemeliharaan Ternak Tingkat Purwa,
  • telah memelihara ternaknya dengan baik selama sedikitnya 6 bulan,
  • mengetahui jenis-jenis ternak (misalnya: jenis-jenis kambing, jenis lembu dan sebagainya) sifat-sifat, tanda-tanda baiknya,
  • mengenal beberapa jenis penyakit ternak, yang dapat/tidak dapat menular, tanda-tanda, sebab-sebab, pencegahan dan pengobatannya,
  • mengebubui penggunaan ternaknya dengan baik, dan tahu manfaat bulunya, dagingnya, kulitnya, air susunya dan sebagainya.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Pemelihara Ternak Tingkat Madya,
  • tahu cara dan dapat memilih jenis bibit ternak unggul atau pejantan yang baik,
  • tahu beberapa cara memperbaiki mutu ternak, termasuk seleksi kastrasi efisiensi penggunaan tenaganya, perbaikan makanannya, dan sebagainya dan telah mengusahakan penyediaan makanan hijau, misalnya penanaman lamtoro, turi, nangka, dan sebagainya di sekitar rumahnya,
  • telah mengusahakan mendapatkan hasil dari pemeliharaan ternak ini, misalnya dengan, menggunakan tenaga, menjual susu, bulu, kulit, daging, dan sebagainya dan mencatat perkembangan dari pemeliharaan ternaknya.
Gambar TKK Pemelihara Ternak.


SKK Pemelihara Merpati.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah memelihara merpati 3 pasang atau lebih selama sedikitnya 3 bulan,
  • tahu cara dan dapat mengatur dan memberi makanan serta membersihkan kandang merpati (lebih-lebih pada musimhujan),
  • tahu cara dan dapat menangkap, memegang, menerbangkan dan mengibaskan sayap burung merpati,
  • dapat mencegah penyakit dan pengobatannya dan menghindarkan dari gangguan lain terhadap merpati dan mencegah gangguan merpati terhadap keluarganya atau tetangganya.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Pemelihara Merpati Tingkat Purwa,
  • telah memelihara merpati 5 pasang atau lebih, selama sedikitnya 6 bulan,
  • dapat membuat kandang merpati sederhana, dengan memperhatikan cahaya lubang angin/ventilasi tempat berteduhdan bertengger,
  • tahu warna, jenis, dan memilih burung merpati yang baik ,misalnya untuk petelur, pengirim berita, perlombaan, dansebagainya,
  • dapat memasang peluit/bunyi-bunyian (sawangan, Jawa) di merpati.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus pemelihara Merpati Tingkat Madya,
  • telah memelihara merpati selama satu tahun dan telah melatih merpati terbang jauh, menyampaikan berita/surat dengan jarak lebih kurang 10 km, dan memberikan tanda (penning) pada kaki burung,
  • tahu cara dan dapat menyembelih, membersihkan danmemasak burung merpati atau tahu pemasaran hasil pemeliharaan burung merpati,
  • tahu cara dan telah mengadakan/mengikuti lomba merpati terbang di daerahnya,
  • mempunyai catatan tentang perkembangan, kemajuan, dan hasil pemeliharaan burung merpatinya.
GambarTKK Pemelihara Merpati.



SKK Pengumpul Prangko.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah sedikitnya 3 bulan membuat kumpulan prangko sebanyak 200 helai atau lebih, dari berbagai jenis,
  • telah menyusun dan mengatur kumpulannya dengan rapi dan sistematis, dan menuliskan keterangan-keterangan sekedarnya (misalnya tanggal penerbitannya, masa lakunya, dan sebagainya),
  • mengetahui beberapa istilah yang banyak digunakan di kalangan pengumpul prangko (philatelist), misalnya: sampul hari pertama, perforasi roltanding, dan sebagainya.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Pengumpul Prangko Tingkat Purwa,
  • sedikitnya telah 6 bulan membuat kumpulan prangko sebanyak 300 helai atau lebih dari berbagai jenis,
  • telah menyusun dengan rapi, sistematis dan benar dalam album, memberikan keterangan-keterangan dan membuat daftar isi,
  • dapat memperlihatkan bahwa ia mengenal prangko dari macamnya, cat air (water merk)nya, cara mencetak dan susunan warnanya.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai TKK Pengumpul Prangko Tingkat Madya,
  • sedikitnya telah satu tahun membuat kumpulan prangko sebanyak 500 helai atau lebih dari berbagai jenis,
  • mempunyai pengetahuan yang cukup tentang prangko misalnya sejarah prangko, type/jenis, kualitas, cara mengirim, dan lain-lain,
  • mengetahui dan dapat menggunakan alat-alat, seperti kaca pembesar/loupe, pinset, katalogus, lidah prangko dan lain-lain.
Gambar TKK Pengumpul Prangko.


SKK Pengumpul Lencana.

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah sedikitnya tiga bulan mengumpulkan dan merawat dengan baik bermacam-macam lencana, sejumlah 15 buah atau lebih,
  • telah menyusun dan mengatur lencana-lencana itu dengan baik dan rapi, dan memberikan catatan tentang nama pemberi, tanggal penerimaan, tanda/lencana apa, dan sebagainya,
  • mengerti gambar-gambar/warna-warna di lencana, dan tahu penggunaan lencana/tanda itu.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Pengumpul Lencana Tingkat Purwa,
  • telah sedikitnya enam bulan mengumpulkan dan merawat bermacam-macam lencana, sejumlah 30 buah atau lebih dan beberapa buah di antaranya didapat dari daerah lain,
  • telah menyusun dan mengatur lencana-lencana itu dengan baik dan rapi, memberikan catatan-catatan tentang lencana-lencana, dengan mengingat komposisi bentuk dan warna,
  • mengerti arti-arti warna yang biasa digunakan dalam lambang-lambang.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Pengumpul LencanaTingkat Madya,
  • telah sedikitnya satu tahun mengumpulkan dan merawat bermacam-macam lencana sejumlah 50 buah dan beberapa diantaranya didapat dari luar negeri,
  • memiliki tanda/gambar lambang ABRI, atau lambing daerahnya/daerah lain/negara lain, dan mengerti serta dapat menerangkan arti gambar/warna pada tanda, lambang itu,
  • dapat membuat disain lencana untuk suatu badan/lembaga/organisasi/panitia tertentu.
Gambar TKK Pengumpul Lencana.



SKK Pengumpul Mata Uang.
   
Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mengumpulkan dan memelihara dengan baik beberapa jenis mata uang logam/kertas, yang masih/pernah berlaku di Indonesia, sedikitnya sejumlah 20 buah/helai, selama tiga bulanberturut-turut,
  • tahu tanggal tahun terbitnya, masa laku, tanda-tanda/kode, dan bila mungkin nama pencetak/pembuat/penerbit dan penandatangan mata uang tersebut,
  • mempunyai catatan tentang segala sesuatu mengenai mata uang itu, misalnya: ukuran, berat, warna, tanda-tanda, masa laku dan sebagainya,
  • telah mengatur mata uang tersebut dengan baik dan memberikan catatan/etiket didekatnya.
Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Pengumpul Mata Uang Tingkat Purwa,
  • telah mengumpulkan, mengatur keterangan/jenis mata uang logam/kertas, yang masih/pernah berlaku di Indonesia/luar negeri, sedikitnya sejumlah 40 buah/helai, selama enam bulan berturut-turut,
  • mempunyai catatan tentang segala sesuatu mengenai mata uang itu, misalnya: tanggal/tahun terbit, masa laku, tempat/negara yang mengeluarkan ukuran berat, warna, designer penggambar, tanda-tanda, seri-serinya, dan lain-lain,
  • dapat menggambar kasar (sketsa) berdasarkan ingatannya kedua sisi dari sedikitnya dua jenis mata uang dalam/luar negeri dengan bagian-bagian pokoknya, misalnya: huruf-huruf, angka-angka, tanda-tangan, nomor seri, dan lain-lain.
Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka Penggalang harus:
  • telah mencapai Tanda, Kecakapan Khusus pengumpul Mata Uang Tingkat Madya,
  • sama dengan nomor 2 Tanda Kecakapan Khusus Pengumpul Mata Uang Tingkat Madya, hanya sedikitnya 75 buah/helai selama satu tahun berturut-turut,
  • mengetahui sejarah uang, macam-macam yang pernah berlaku di Indonesia dengan masa lakunya dan sebagainya,
  • mengetahui kurs rupiah kita sekarang dengan mata uang luar negeri serta istilah-istilah keuangan lainnya, misalnya inflasi dan sebagainya.
Gambar TKK Pengumpul Mata Uang.



Bersambung ke Bagian 3


Lihat  entri/topik terkait :
Tanda Kecakapan Pramuka Penggalang (Umum, Khusus, Garuda),
Cara Menguji Tanda Kecakapan Pramuka

Sumber 
Petunjuk Pelaksanaan Syarat-syarat & Gambar Tanka Kecakapak Khusus, Kwarnas Gerakan Pramuka, Jakarta 2001


 
PT.MOLINO PRAMUKA Menyelenggarakan Umroh Pramuka tahun 2013/2014 mulai bulan Desember 2013 Informasi lebih lanjut hubungi PT.Molino Pramuka 021-8731656