Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Usaha Dana Pramuka (3) : Tata Organisasi Tim Sponsorship Kegiatan Pramuka

Gambar
Pengantar Pada tulisan bagian 2 tentang Tahapan Kerja Tim Sponsoorship Kegiatan Pramuka telah dijelaskan tahap-tahap yang harus dilakukan dalam menyukseskan upaya mencari sponsor kegiatan. Tata organisasi adalah cara membagi pekerjaan pada masing-masing tahap dalam sebuah model organisasi. Organisasi yang baik harus mampu mewadahi seluruh tahapan kerja, membagi seluruh pekerjaan dan mengatur hubungan kordinasi, pelaporan dan tanggungjawab masing-masing personal yang diserahi tugas. Tidak ada bentuk baku organisasi tim sponsorship kegiatan pramuka. Yang harus diperhatikan, bentuk organisasi yang disusun harus mampu membagi habis tugas  perencanaan, penjualan dan negosiasi,  produksi dan implementasi, pertanggungjawaban dan laporan, serta tugas-tugas evaluasi. Masing-masing pekerjaan bisa disatukan namun bisa dibedakan dalam struktur/kotak organisasi yang berbeda, tergantung besar kecilnya kegiatan atau juga tergantung besar kecilnya target sponsor yang harus didapatkan. Keduduk

Usaha Dana Pramuka (2) : Tahapan Kerja Tim Sponsorship Kegiatan Pramuka

Gambar
Pengantar Sukses tidaknya meraih kerjasama atau dukungan sponsor terhadap program dan kegiatan pramuka tergantung bagaimana cara mengelola kerjasama tersebut. Pihak mitra sponsor umumnya mensaratkan kerja yang tertata dan terencana rapi, dilaksanakan sesuai komitmen, dipertanggungjawabkan dengan bukti-bukti yang transparan dan apa adanya serta dilaporkan sesuai fakta, waktu dan standar yang ditetapkan. Hal itu karena pihak mitra sponsor harus mempertanggungjawabkan seberapa  besar “manfaat” yang diperoleh atas “dana atau dukungan” yang telah diberikan kepada kegiatan dimaksud. Agar pekerjaan kerjasama sponsorship dapat terlaksana dengan baik, berkelanjutan dan harmonis, maka pelaksanaan kegiatan sponsorship harus dikelola dengan menejemen yang baik dan berdasarkan tahapan yang baik dan tertata. Tanpa upaya itu maka kerjasama sponsorship akan berpotensi gagal dan  mengecewakan mitra sehingga kerjasama tidak berkelanjutan. Tahapan-tahapan menjalin kerjasama sponsorship terdiri dar

Usaha Dana Pramuka (1) : Jenis Sponsorship Kegiatan Pramuka

Gambar
Pengantar Undang-undang No 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, Bab VII tentang Keuangan, Pasal 43 ayat 1 menyatakan : Keuangan Gerakan Pramuka diperoleh dari (a) iuran anggota sesuai dengan kemampuan, (b) sumbangan masyarakat yang tidak mengikat, dan (c) sumber lain yang tidak lain yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Gerakan Pramuka dalam melaksanakan program dan kegiatannya dapat menjalin kerjasama sponsorship dengan berbagai pihak seperti perusahaan, yayasan, dan beragam jenis lembaga lainnya. Kerjasama sponsorship   merupakan salah satu bentuk usaha dana yang sejalan dengan Undang-undang No 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka dimaksud. Sponsorship sering diartikan sebagai dukungan dana oleh sebuah perusahaan atau lembaga  kepada suatu organisasi, orang, atau aktivitas yang dipertukarkan dengan publisitas merek dan merupakan suatu upaya kerjasama  untuk memban g un citra dan memperluas pasar (konsumen).  Potensi Kegiatan Pramuka sebagai M

Hiking : Jelajah Kota (Urban Wide games)

Gambar
Pengantar Jelajah Kota/Urban Widegames, adalah  sebuah model widegames atau permainan besar yang dilaksanakan dengan mengggunakan "lingkungan kota" sebagai arena permainan,  dan "kehidupan kota" sebagai materi dan media permainan. Jelajah Kota/Urban Wide games dapat berisi 1 tema dalam 1 kegiatan atau beberapa tema yang dikemas dalam 1 kegiatan atau dikemas dalam bentuk "variety games" yang menarik, menantang dan mengandung pendidikan. Jelajah Kota/Urban Wide games juga bisa memadukan antara kegiatan bakti (lingkungan dan sosial), kegiatan rekreasi (berkunjung ke tempat2 rekreasi) dan kegiatan pendidikan (sejarah kota, problem kota, penduduk kota, kehidupan kota, dll). Peserta Pramuka Penggalang Pramuka Penegak Pramuka Pandega Tujuan Meningkatkan pemahaman pemahaman para anggota Pramuka terhadap situasi, kondisi, dan potensi lingkungan sbuah kota. Meningkatkan kecintaan para anggota Pramuka terhadap lingkungan kota Meningkatkan partisip

Sistim Administrasi Kwartir Gerakan Pramuka : Tulisan yang Bersifat Mengatur dalam bentuk "Juknis, SPK &Surat Tugas"

Gambar
I. PENGERTIAN DAN JENIS Tulisan dinas yang bersifat mengatur adalah naskah dinas yang berisi informasi mengenai apa dan bagaimana melakukan suatu kegiatan. Naskah dinas dimaksud berupa produk hukum yang bersifat pengaturan dan penetapan, naskah yang bersifat bimbingan, dan naskah yang bersifat perintah melaksanakan tuga s. Keputusan & Surat Keputusan Petunjuk Penyelenggaraan. & Petunjuk Pelaksanaan (Jukran & Juklak) Petunjuk Teknis, Surat Perintah Kerja & Surat Tugas. Kesepakatan Bersama. Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) Perjanjian Kerjasama. II. PETUNJUK TEKNIS (JUKNIS) a. Pengertian . Petunjuk Teknis disingkat Juknis adalah tulisan dinas pengaturan yang memuat  hal-hal yang berkaitan dengan teknis kegiatan, tidak menyangkut wewenang dan  prosedur. Pengesahan juknis dilampirkan dalam surat keputusan (SK). b. Wewenang penetapan dan penandatanganan. Pejabat yang berwenang menetapkan dan menandatangani juknis adalah ketu

Sistim Administrasi Kwartir Gerakan Pramuka : Tulisan yang Bersifat Mengatur dalam bentuk "Jukran & Juklak"

Gambar
A. Pengertian dan Jenis Tulisan dinas yang bersifat mengatur adalah naskah dinas yang berisi informasi mengenai apa dan bagaimana melakukan suatu kegiatan. Naskah dinas dimaksud berupa produk hukum yang bersifat pengaturan dan penetapan, naskah yang bersifat bimbingan, dan naskah yang bersifat perintah melaksanakan tuga s. Keputusan. Petunjuk Penyelenggaraan. & Petunjuk Pelaksanaan (Jukran & Juklak) Surat Keputusan. Petunjuk Teknis. Surat Perintah Kerja. Surat Tugas. Kesepakatan Bersama. Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) Perjanjian Kerjasama. B. Petunjuk Penyelenggaraan (Jukran) a. Pengertian Petunjuk penyelenggaraan disingkat Jukran adalah tulisan dinas yang memuat tata  cara secara umum dalam persoalan tertentu dan bermaksud mengatur/sebagai pedoman  urutan penyelenggaraan suatu kegiatan. Dalam rangka penyederhanaan jenis/bentuk tulisan dinas yang bersifat mengatur maka pengesahan jukran dilampirkan dalam keputusan, dengan demikian j

Sistim Administrasi Kwartir Gerakan Pramuka : Tulisan yang Bersifat Mengatur dalam bentuk "Keputusan & Surat Keputusan"

Gambar
A. PENGERTIAN DAN JENIS Tulisan dinas yang bersifat mengatur adalah naskah dinas yang berisi informasi mengenai apa dan bagaimana melakukan suatu kegiatan. Naskah dinas dimaksud berupa produk hukum yang bersifat pengaturan dan penetapan, naskah yang bersifat bimbingan, dan naskah yang bersifat perintah melaksanakan tuga s. Keputusan & Surat Keputusan Petunjuk Penyelenggaraan. Petunjuk Pelaksanaan. Petunjuk Teknis. Surat Perintah Kerja. Surat Tugas. Kesepakatan Bersama. Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) Perjanjian Kerjasama. I. KEPUTUSAN  a. Pengertian. Keputusan disingkat Kep adalah tulisan dinas yang memuat kebijakan pokok (basic  policy) organisasi Gerakan Pramuka, bersifat umum berlaku untuk seluruh atau  sebagian anggota/badan dalam lingkungan Gerakan Pramuka dan merupakan dasar  bagi tulisan dinas lainnya yang mempunyai persoalan yang sama. Keputusan digunakan untuk mengesahkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah  Tangga Gerakan Pra

Sistim Administrasi Kwartir Gerakan Pramuka : Pembuatan dan Pemasangan Papan Nama

Gambar
Papan Nama Kwartir dan Satuan membuat dan memasang papan nama masing-masing dengan ketentuan: a. Bentuk Papan nama berbentuk segi panjang, dengan bahan kayu, besi, seng atau bahan lainnya. b. Ukuran    Papan Nama Kwartir Kwartir Nasional 5,00 x 1,66 m Kwartir Daerah 3,90 x 1,20 m Kwartir Cabang 3,30 x 1,00 m Kwartir Ranting 2,80 x 0,80 m Gugus Depan 2,00 x 0,60 m      Papan Nama Pimpinan Saka Jika Pimpinan Satuan Karya Pramuka, karena terpisahnya tempat dengan kwartir  bersangkutan, membuat dan memasang papan nama, maka ukuran yang dipakai  adalah ukuran kwartir dibawahnya tanpa menggunakan lambang WOSM. Contoh : Pimpinan  Saka Tingkat Nasional menggunakan ukuran kwarda, dst.  Besarnya gambar dan huruf disesuaikan dengan ukuran papan nama. c. Bidang & Warna. Kwartir Nasional dan badan lain di tingkat nasional. Bidang lambang  dasar : kuning (warna tingkat nasional) dan ungu (warna dasar WOSM)  lambang : hitam (lambang pramuka) dan putih (lambang W